You are here:

KAA KE-60 TAHUN 2015: MOMENTUM STRATEGIS

Noval

BANDUNG (MaI.com) Deklarasi dukungan kemerdekaan bagi negara Palestina mencapai kesepakatan pada pertemuan para pejabat tinggi (Senior Official Meeting/SOM)" Konferensi Asia-Afrika (KAA) tahun 2015, untuk kemudian diputuskan saat Pertemuan kepala negara atau kepala pemerintahan.

Hal ini mendapat sorotan khusus dari Mantan Aktivis 1998 yang juga Ketua Lembaga Kajian Strategis dan Analisis Nasional (Leknas) Jawa Barat, Aam Abdul Salam, S.Ag. Menurutnya, peringatan KAA ke-60 di Jakarta dan Bandung tahun 2015 harus memiliki makna yang mendalam.

“Momentum peringatan Kongres Asia Afrika yang ke-60 jangan hanya menjadi acara rutinitas seremonial saja, tetapi harus menjadi momentum peran strtegis Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia serta membangkitkan kembali semangat Negara Negara Asia Afrika yang memiliki posisi tawar dihadapan Negara Negara maju.” Paparnya.

Masih menurut Kang Aam, panggilan akrabnya, KAA yang ke-60 adalah saat yang sangat penting untuk membuktikan bahwa Indonesia merupakan negara yang memberikan inpirasi dan pelopor dalam mewujudkan tatanan global yang menjungjung rasa keadilan saling menghargai dan menghormati dalam pergaulan negara-negara di dunia.

“Mengingat KAA yang ke-60 merupakan momentum yang sangat  penting untuk Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia, kesuksesannya akan menjadi catatan sejarah bahwa Indonesia melakukan peran penting. Untuk kesuksesan pelaksanaan KAA itu harus didukung semua lapisan masyarakat tidak hanya tugas pemerintah semata tetapi kesuksesan akan terwujud apabila ada dukungan masyarakat Indonesia.” Pungkasnya saat diwawancarai kontributor MaI.com, Selasa malam (21/04/2015) di Sebuah Café di Bandung. (RED)