You are here:

PERTUMBUHAN EKONOMI UNTUK RAKYAT ATAU ELIT TERTENTU

PDFCetakEmail

itb

Bandung, Himpitan ekonomi yang mendera bangsa ini kian hari kian mengkhawatirkan. Kemiskinan menjadi alasan orang untuk bunuh diri atau membunuh anggota keluarga yang menjadi tanggungannya, kemiskinan juga memicu tindak  kriminalitas, pelacuran, pencopetan,perampasan dan sebagainya. Rakyat Indonesia semakin bingung dengen harga bahan sembako yang selangit ditambah dengan tidak adanya lapangan pekerjaan yang memadai.

Menurunya angka orang miskin di Indonesia yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2012 lalu dari 30,02 juta orang menjadi 29,13 juta orang dan angka pengangguran tinggal 6,3%  dari jumlah  pengangguran usia muda yg mencapai 4,2 juta jiwa merupakan hasil survey yang tidak realistis. Menurut BPS angka itu adalah perhitungan makro dengan sampel hanya sekitar 68.000 rumah tangga dari sekitar 61 juta rumah tangga di Indonesia (http://bimakab.bps.go.id/files/miskin.pdf). Ini berarti BPS hanya menggunakan sampel sekitar 0,1115% saja.

Menyoroti masalah kemiskinan di Indonesia, Kementrian Kebijakan Nasional Kabinet KM–ITB mengadakan diskusi publik dengan tema “Pertumbuhan Ekonomi Untuk Siapa?” yang dilaksanakan di R 26 CC Barat ITB Jl. Ganesha – Bandung (28/9). KM – ITB  menghadirkan  Dr. Rizal Ramli selaku Mantan Mentri Perekonomian dan Ichsanuddin Noorsy selaku pakar ekonomi.

Pakar ekonomi, Ichsanuddin Noorsy mengatakan bahwa berdasarkan sejarah Indonesia pada Perjanjian Konfresi Meja Bundar (KMB) 27 Desember 1949 dimana Benlanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia dengan syarat, yaitu : mempertahankan keberadaan perusahaan- perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia, harus mematuhi ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh IMF dan menerima warisan serta melunasi utang pemerintah Hindia Belanda 4,3 miliar gulden.“Indonesia sebenarnya dieksploitasi oleh asing, Freeport, exon, pertambangan dan lain-lain yang menguasai adalah orang asing”, tegasnya.

Sementara itu, mantan Mentri Perekonomian, Rizal Ramli mengungkapkan bahwa jika tidak ada perubahan fundamental maka bisa terjadi 5% kelas atas dan 95% kelas bawah. Jika ini terjadi, maka kesenjangan semakin besar di Indonesia dan pertumbuhan ekonomi hanya berpihak pada para penguasa yang memiliki 5% itu.

Rizal menambahkan, angka 7% orang yang menganggur di Indonesia itu mustahil karena Indonesia adalah negara yang mendefinisikan orang bekerja selama 1 jam dalam seminggu, sedangkan menurut standar nasional orang dikatakan bekerja jika ia bekerja selama 35 jam dalam seminggu. Indikator dunia dalam menilai makmur atau tidak dilihat dari bekerja atau tidaknya seseorang. “Ekonomi Indonesia sekarang meningkat 6%, tapi hanya orang-orang tertentu saja. Indonesia tidak pantas menjadi miskin karena Indonesia itu kaya dengan sumber daya alamnya”, tambahnya.

Menurut Rizal, pertumbuhan ekonomi itu harus mencapai double digit, di atas 10% dan Indonesia harus memperbaiki sistem pendidikan, kesehatan, dan aspek lainnya. “Vietnam yang sama miskinnya dengan Indonesia saja sekolah gratis, mengapa di Indonesia biaya pendidikan mahal.?,” tegasnya. (Novie/MaI)

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com