You are here:

LKI Gelar Diskusi Tentang Praktik Politik Identitas Jelang Pilgub Jabar 2018

Bandung, (maklumat-independen.com) - Lembaga Kajian Independen (LKI) bekerjasama dengan Aliran Kebatinan Perjalanan (AKP) menggelar diskusi terbatas dengan tema “Upaya Mewaspadai dan Mengantisipasi Praktik Politik Identitas Menjelang Pilgub Jabar 2018” di di Pasewakan AKP DMD Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, [24/10].

 

Baca selengkapnya...

 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

KASBI: OUTSOURCING AKAL-AKALAN PERUSAHAAN

kasbi

Medang Deras (MaI). Hingga kini, sejumlah organisasi yang mewadahi aspirasi kaum buruh masih terus memperjuangkan penghapusan tenaga kerja alih daya atau outsourcing yang dinilai hanya menyengsarakan dan merugikan nasib para pekerja. Begitupun sikap yang diambil oleh Konfederasi Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, turut memperjuangkan hak-hak ribuan tenaga kerja outsourcing yang bekerja di sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di Kabupaten Batubara.

Ditemui di sekretariatnya, Koordinator Konfederasi KASBI Kabupaten Batubara, Rizky Harahap menilai bahwa kebijakan menggunakan tenaga kerja outsourcing di perusahaan banyak yang salah kaprah.

Outsourcing hanyalah akal-akalan perusahaan saja. Jadi apa bedanya perusahaan dengan penjajah kompeni dulu? Yang mereka kejar adalah keuntungan sebesar-besarnya, namun mengabaikan kesejahteraan pekerjanya? ujar Rizky, seraya menjelaskan betapa pintarnya perusahaan-perusahaan sekarang menggunakan sistem outsourcing untuk menghindari kewajiban membayar pesangon dan tunjangan kesejahteraan karyawan.

Mereka licik, dengan sistem outsourcing maka ketika masa kontrak habis dengan seenaknya memberhentikan pekerja. Dan itu kemudian menjadi tanggungjawab perusahaan penyedia tenaga kerjanya, kata Rizky.

Menurut Rizky, yang juga merangkap jabatan sebagai Koordinator Wilayah Konfederasi KASBI Provinsi Sumatera Utara, bahwa sebetulnya diluar pekerjaan manajemen dan proses produksi maka ada beberapa jenis pekerjaan yang ditoleransi untuk diserahkan kepada perusahaan penyedia tenaga kerja outsourcing, seperti yang disyaratkan di perusahaan milik negara.

Dalam ketentuan bagi BUMN, ada lima golongan pekerjaan yang dapat di-outsourcing-kan yaitu cleaning service/office boy, security, catering, driver, dan pekerjaan jasa penunjang sektor migas, terang Rizky.

Namun faktanya, lanjut Rizky, ternyata banyak perusahaan swasta yang hanya mau untung sendiri, sehingga pekerjaan yang terkait dengan alur proses produksi pun kemudian diserahkan kepada pekerja outsourcing. Di PT Multimas Nabati Asahan, tenaga kerja yang melakukan pekerjaan pengolahan minyak sawit adalah tenaga kerja outsourcing, padahal seharusnya pekerjaan itu ditangani oleh pekerja yang berstatus karyawan tetap, tutur Rizky yang mengaku juga pernah bekerja di pabrik PT Multimas Nabati Asahan (MNA).

Rizky menuturkan, di tahun, 2012 Konfederasi KASBI Kabupaten Batubara pernah memperjuangkan nasib pekerja outsourcing yang bekerja di proses produksi perusahaan kelapa sawit PT MNA hingga ke tingkat pusat, karena penerapan outsourscingnya dinilai menyalahi ketentuan UU Tenaga Kerja. Namun, Rizky menyesalkan, karena meskipun akhirnya pihak Kementerian Tenaga Kerja menyatakan PT MNA bersalah, dan selanjutnya memberikan rekomendasi kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Batubara untuk menindaklanjutinya, namun hingga kini tak ada kejelasannya.

Jangankan memberi sanksi, sekedar surat teguran pun dari Dinas Tenaga Kerja pun tak ada yang dilayangkan kepada PT MNA, kata Rizky kecewa. Diduganya, sejumlah oknum di instansi pemerintah sudah menerima kompensasi tertentu sehingga terkesan sengaja pura-pura tidak tahu atau mengabaikan permasalahan yang ada. Ya, kalau perusahaan itu dikenai sanksi dan ditutup kan yang rugi juga masyarakat. Mereka akan kehilangan pekerjaan, kata Rizky menirukan jawaban dari oknum pejabat di Dinas setempat.

Persoalan buruh tidak melulu soal outsourcing, besaran pendapatan atau gaji para pekerja pun harus diperjuangkan karena tingkat UMR yang berlaku di Kabupaten Batubara sebesar RP 1.730.000,- dinilai sudah tidak mencukupi. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan kondisi harga-harga yang melambung tinggi saja mereka sudah susah. Bagaimana pula untuk membiayai sekolah anak-anak mereka, kata Rizky. Meskipun perjuangan kaum buruh untuk memperoleh hak penghidupan yang lebih layak tidak mudah, namun Rizky tetap berharap itu dapat diwujudkan. Tidak hanya di lingkungan perusahaan swasta saja namun di perusahaan BUMN sendiri pun masih ada pekerja outsourcing. (Ando/MaI.com)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Festival mahakam Sukses

SAMARINDA (kaltimpost) - Kemeriahan Festival Mahakam ke-11 tahun ini tak hanya menjadi pujian warga dan para peserta kegiatan, Wali Kota Samarinda H Syaharie Jaang pun mengacungi jempol atas penyelenggaraan di tahun ini.

Baca selengkapnya...

 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Warga Cibodas Korban Limbah Debu Batu Bara Kini Dapat Pengobatan Gratis

Cimahi (MaI. com) - Warga cibodas cempaka, leuwi gajah, cimahi selatan, kota cimahi korban limbah batu bara yang menyebabkan pulahan anak tidak bisa masuk sekolah akibat terserang penyakit gatal-gatl, kini mendapatkan pengobatan gratis dari pusat kesehatan masyarakat (puskesma) setempat, setelah sebelumnya pihak kepolisian dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), kota Cimahi melakukan sidak langsung di tempat warga terkena dampak debu batu bara.

Toni sala satu anak yang tanganya melepuh akibat gatal-gatal dari dampak debu batu bara, kini sudah merasa lebih baik dari sebelumnya setelah mendapat perawatan gratis dari puskesmas setempat.

Alhamdulilah dari puskesma sudah dikasi salep dan anti biotik, gratis ini juga udah pada keering gatal-gatalnya, kata Toni saat ditemui dirumahnya, Jalan Industri II, Kelurahan Leuwi Gajah, Kota Cimahi, Sabtu, (29/7/17).

Saat ditanya apa harapanya, remaja yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP ini, hanya berharap kesembuhan, dan berharap debu batu bara tidak ada lagi bertebaran sehingga bisa terbebas dari berbagai macam penyakit.
Pingin sembuh dan jangan ada baatu bara lagi lah kalau bisa, pinta Toni.

Sementara ketua RT 02, Pada Rosadi membenarkan adanya pengobatan gratis pasca adanya sidak dari pihak Kepolisian dan DPRD Kota cimahi Kewarga terkena dampak limbah debu batu bara.

Alhamdulilah sudah ada pengobatan gratis dari pihak puskesmas, bahkan pihak puskesmasnya datang kerumah-rumah yang terdampak debu batu bara, tutur Pada Rosadi.

Selain melakukan pengobatan gratis, diakui ketua RT 02 ini, pihak puskesmas telah melakukan sosialisasi terkait bahaya batu bara terhadap kesehatan masyarakat.

Selain itu diadakan juga penyuluhan terkait bahaya batu baraa yang akan berdampak pada kesehatan masyarakat, begitupun cara pencegahanya, tuturnya.

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

INALUM BANTU BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR

INALUM

KUALA INDAH (MaI). Masyarakat Desa Kuala Indah, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara boleh merasa senang atas program bantuan Corporate Social Responsibilty (CSR) PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) untuk mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar, yang telah digagas oleh masyarakat sejak dua tahun lalu.

Dalam keterangannya, Ketua Kelompok Tani Binaan Sejahtera, Komaruddin mengatakan bahwa PT Inalum merupakan salah satu perusahaan yang telah dikenal masyarakat dan telah beroperasi di daerah Kabupaten Batubara sejak lebih 30 tahun lalu. Selama ini, PT Inalum dinilai cukup memberikan perhatian kepada masyarakat setempat melalui program bantuan CSR nya. Bantuan CSR PT Inalum beragam, dan salah satunya yang kini kami rasakan sekarang adalah membantu dalam pengembangan usaha budidaya ikan air tawar yang sudah kami rintis sejak dua tahun lalu, kata Komaruddin.

Adanya bantuan CSR PT Inalum dinilai meringankan beban masyarakat yang menghadapi kendala terbatasnya permodalan yang mereka miliki. Menurut Komaruddin, realisasi bantuan dari PT Inalum tidak diwujudkan dalam bentuk dana tunai, melainkan dalam bentuk bibit dan peralatan yang dibutuhkan bagi budidaya ikan air tawar. Namun demikian, Komaruddin menerangkan, bantuan itu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. PT Inalum memberikan bantuan berupa bibit ikan, mesin air, jaring keramba, pakan ikan dan bahkan kami pun diberi kesempatan melakukan studi banding untuk menyerap pengalaman dari usaha budidaya yang sudah maju di daerah Pematangsiantar, jelas Komaruddin, seraya menambahkan, bahwa dari studi banding itu masyarakat dapat menyerap pengalaman dari mereka yang sudah lebih dahulu mengenyam keberhasilan dalam budidaya ikan air tawar, sehingga dapat diterapkan di desa mereka.

Disebutkan, bantuan yang diberikan PT Inalum dilakukan dua tahap, dimana pada awalnya bulan Desember 2013, masyarakat menerima 700 ekor bibit ikan mas, nila dan gurame, kemudian satu unit mesin air, 2 unit jaring keramba dan 1 karung goni pakan ikan. Sedangkan pada tahap kedua, bulan Maret 2014, disalurkan bantuan berupa 1.000 ekor bibit ikan jenis Nila Gresik dan 1.000 ekor bibit ikan jenis Gurame, berikut 2 karung goni pakan ikan. Dalam program bantuan CSR ini, terang Komaruddin, PT Inalum tidak melepas begitu saja namun secara rutin setiap bulan melakukan peninjauan. Kami optimis, usaha budidaya ikan ini akan berhasil, dan jika dihitung maka pada bulan Agustus 2014, kami sudah bisa memanen ikan Mas dan Ikan Nila, ujar Komaruddin.

Menutup wawancara, Komaruddin berharap bantuan CSR seperti yang dilakukan oleh PT Inalum tidak berhenti sampai disini, dan kedepannya dharapkan tidak hanya PT Inalum saja yang memberikan perhatian kepada masyarakat, melainkan juga seluruh perusahaan yang kni beroperasi di kabupaten Batubara. (ANDO/MaI.com)

 
 

Halaman 1 dari 22

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) InformasitaksedapmunculdaripertandinganAseanGames2014,laranganmenggunakanjilbabmenyebabkanbeberapaatletmengundurkandiridaricabangolahragayangmerekageluti.SalahsatunyatimputribolabasketasalQataryangresmimengundurkandirikarenabeberapapemainnyamenggunakanjilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com