You are here:

JADWAL PENGATURAN JALUR SELAMA KAA KE-60

JALAN ASIA AFRIKA

BANDUNG (MaI.com) Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 melibatkan 170 ribu orang mulai dari 19-26 April 2015 di Jakarta dan Bandung. Acara tersebut membuat sejumlah ruas jalan di sekitar Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat ditutup.  

Kepala Museum Konferensi Asia Afrika, Thomas Ardian Siregar, mengatakan, beberapa ruas jalan yang ditutup mulai 23-26 April 2015.

Sejumlah ruas jalan yang akan ditutup dalam rangka event Asian African Carnival di Kota Bandung, sebagai berikut.

1. Pada 23 April 2015, sekitar Stadion Siliwangi, karena ada acara Angklung for the World dengan partisipasi 20.000 orang.  

2. Pada 24 April 2015, Jalan Asia Afrika, karena ada kedatangan para kepala negara. Kemudian Jalan Otista ditutup serta pertokoan Pasar Baru ditutup juga.

3. Pada 25 April 2015, Jalan Asia Afrika, karena akan ada parade kostum dan musik negara-negara Asia Afrika. 

4. Pada 26 April 2015, Area Car Free Day Dago, karena ada acara Festival of Nations dari negara Asia Afrika sampai tengah malam.

"Selain itu, panitia juga menyediakan lokasi parkir di eks Palaguna dan lokasi parkir di Cikapundung Barat," terang Thomas. (RED)

 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

AGENDA KAA KE-60 DI BANDUNG DAN JAKARTA

Museum KAA

BANDUNG (MaI.com) – Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 diperkirakan akan menyedot perhatian dunia. Hingga Kamis (16/4/2015), tercatat sebanyak 34 kepala negara dan pemerintahan dari 77 negara telah mengonfirmasi kedatangannya di event internasional itu.

Informasi dari Panitia Nasional KAA ke-60 menyebutkan bahwa KAA akan digelar di Bandung dan Jakarta pada 19 hingga 24 April 2015. KAA akan menampilkan sejumlah rangkaian acara. Pada hari pertama, 19 April, akan diadakan pertemuan tingkat pejabat tinggi (Senior Official Meeting) di Jakarta Convention Center (JCC). Kemudian pada esok harinya, 20 April, dilanjutkan dengan pertemuan tingkat menteri (Ministerial Meeting) di tempat yang sama.

Sementara pada tanggal 22-23 April, berlangsung pertemuan tingkat kepala negara (Leaders Meeting). Pada hari inilah, sejumlah kepala negara dan pemerintahan negara di Asia Afrika akan membahas sejumlah permasalahan dengan tema, “Penguatan Kerja Sama Selatan-Selatan dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan dan Perdamaian Dunia”.

Dalam pertemuan tersebut, cara dan solusi mengatasi tantangan global akan dibahas para kepala negara. Selain itu, para partisipan juga akan berbagi pengalaman untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di negara Asia dan Afrika.

Di samping tiga pertemuan tadi, terdapat pula event Asian-African Business Summit yang digelar 21-22 April 2015 di Jakarta sebagai acara pendamping. Event tersebut akan membahas kerjasama ekonomi dan bisnis di antara negara Asia dan Afrika.

Sementara di Bandung, event KAA yang ditawarkan pun tak kalah menarik. Salah satunya Asian African Carnival yang digelar 21-27 April 2015. Pada gelaran tersebut akan digelar Solidarity Day: Tribute to Soekarno & Mandela, Asian Agrican Meet & Greet, Bandung 1955 Photo Exhibition of 1955 Asian African Conference, Asian African Parade, Angklung for the world 20.000 Angklung Performers, dan Festival of Nations: Asian and African Cultural Performances.

Khusus untuk acara Angklung for the World, acara itu merupakan konser angklung terbesar di dunia yang akan tercatat di Guiness Book of The Record. Digelar di Stadion Siliwangi, Bandung, 25 April, sekitar 20.000 orang akan memainkan angklung bersama-sama. Rekor main angklung tersebut akan melewati rekor yang dipegang New York dan Beijing.

Selain itu, bidang kemaritiman pun tak luput dari perhatian. Pada 21 April 2015, digelar Maritime Policies Experiences and Challenges in Implementing SDG di  Merak Room, JCC, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, akan diadakan diskusi bidang kemaritiman dengan kementerian dan negara terkait, salah satunya Fiji dan Maldives.

Peringatan KAA ini sendiri bertujuan menyimpulkan tiga dokumen, yakni Bandung Message, dokumen tentang penghidupan kembali Kemitraan Strategis Baru Asia Afrika (NAASP), dan deklarasi dukungan negara Asia Afrika untuk Palestina.

Sejumlah media diperkirakan akan berlomba-lomba meliput KAA. Bahkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan lebih dari seribu media telah mendaftar untuk meliput peringatan KAA. (RED)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

GMM KAB. BANDUNG USULKAN PENDIRIAN MUSEUM DI TII

DI TII

BANDUNG (MaI.com) Generasi Muda Majalaya (GMM) Kab. Bandung berkeinginan untuk mendirikan sebuah monumen gerakan menumpas DI/TII di lokasi penangkapan pimpinan DI/TII di Gunung Geber Kamojang (Danau Ciharus), Kec. Ibun, Kab. Bandung.

"Kami dari GMM ada keinginan untuk membuat monumen sejarah di kawasan Gunung Geber, sebagai tempat penangkapan pentolan DI/TII. Sampai saat ini, belum ada monumennya," kata Wakil Ketua Yayasan GMM Kab. Bandung Deden Asrul di Majalaya, Minggu (28/12/2014).

Menurutnya, pentingnya dibangun sebuah monumen itu, guna mengingatkan sejarah masa lalu saat TNI bersama rakyat menumpas kaum pemberontak yang mengganggu keutuhan NKRI.

"Sangat bagus kalau di daerah penangkapan dibangun sebuah monumen perjuangan dalam menumpas DI/TII," harap Deden.

Ia mengatakan, di lokasi penangkapan tokoh DI/TII tersebut merupakan kawasan hutan yang jarang terjamah oleh manusia. Tetapi yang dinamakan taman makam pahlawan di kawasan Kamojang itu ada. "Letaknya pun di pinggir jalan," katanya. (RED)

 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

ANAK PENGUSAHA MATI DI KAMAR MANDI

MATI DI BAK MANDI

DEPOK (SAKSIMATA.CO/MaI.com) Di tinggal kerja, anak seorang pengusaha tewas dibunuh dengan cara dibenamkan di dalam bak mandi, korban bernama Hadi Nurmansyah Nazmi (33) tewas mengenaskan di lantai dua rumahnya di Jalan Kembang Beji Kota Depok (31/10/2014).

Orang tua korban Nasril (66) tahun dan istrinya Ny Nurmiatu Amin (60) shock melihat jenazah anaknya yang sudah terbujur kaku di dalam bak mandi yang terletak dilantai dua rumahnya.

Informasi yang berhasil dihimpun tim saksimata.co pembunuhan yang membuat warga sekitar geger itu diketahui sekitar pukul 17.30 hal ini di ungkapkan oleh salah seorang warga yang sempat mendengar teriakan histeris dari dalam rumah tersebut.

Nasril orang tua korban mengetahui anaknya menjadi korban pembunuhan setelah dirinya berserta istrinya pulang dari tempat aktifitas di kawasan Sukmajaya Depok,saat itu dirinya mendapati rumah dalam keadaan sepi dan berantakan, kemudian Nasril mencoba untuk mencari anaknya yang kemudian ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi sangat mengenaskan kaki terikat dan mulut dilakban kemudian dibenamkan didalam bak mandi.

Kapolsek Beji Kompol Ni Gusti Ayu mengungkapkan bahwa kasus ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib.

"Saat ini kami meminta keterangan saksi-saksi dalam mendalami kasus ini,"ungkap Kapolsek Beji, Kompol Ni Gusti Ayu saat di mintai keterangan di lokasi kejadian. (RED)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

PAUD DAN RA MENJAMUR DI DESA KECIL PANGALENGAN

PANGALENGAN (MaI.com) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kini menjamur di setiap wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan. Sebelum menginjak sekolah dasar, anak usia dini diharuskan mampu membaca dan menulis. Tuntutan itulah yang akhirnya membuat PAUD harus mampu mendidik anak untuk pandai membaca dan berhitung. Hal ini berlangsung pula di Desa Margamulya Kec. Pangalengan, Kab. Bandung.

"Sebenarnya anak usia dini itu belum ada paksaan untuk belajar karena masih masa bermain, tapi sekarang masuk SD  harus bisa membaca, ya jadi tuntutan untuk PAUD dan Raudhatul Athfal (RA/TK)" ujar Rita, Kepala Sekolah RA Babussalam, saat ditemui Kontributor MaI.com di tempatnya bekerja (29/8/14).

Dalam perbincangan, Rita pun menuturkan jika di RA tempat ia mengajar hanya terdapat satu guru tetap dan sat guru bantu. Peserta didik yang di bina di RA ini ada 20 peserta didik yang usianya beragam.

Untuk mencapai target bisa membaca, menulis dan berhitung sebelum masuk sekolah dasar, RA Babussalam menambah waktu pembelajaran dari pukul 08.00 hingga pukul 11.00 WIB.

Selain pembelajaran pengetahuan umum, peserta didikpun diberikan pengetahuan keagamaan dan beragam praktik ibadah yang diselenggarakan setiap hari Jumat. (Desti/MaI.com).

 
 

Halaman 3 dari 22

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com