You are here:

Ujung Genteng: Rawan Penyelundupan Narkotika

Sukabumi (MaI)

Wilayah Pesisir Pantai Selatan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, khususnya Kawasan Pantai Ujung Genteng, merupakan daerah rawan menjadi lokasi transaksi narkotika internasional. Pasalnya, kawasan tersebut berada dekat dengan laut lepas jalur internasional serta perbatasan Australia.

Pihak Polres Sukabumi dan Satuan Polairud Polda Jawa Barat berencana akan semakin memperketat penjagaan kawasan pesisir pantai  tersebut dengan menempatkan puluhan anggota Polsek dan Polisi Perairan (Polair) di Ujunggenteng dan menambah jumlah pos penjagaan serta peningkatan frekuensi kegiatan patroli yang didukung oleh alutsista.

Hal itu dikuatkan dengan terungkapnya jaringan narkotika internasional di kawasan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jumat (20/1). Dalam peristiwa itu polisi berhasil menembak hingga mati tiga anggota jaringan yang merupakan warga negera asing (WNA) asal Iran.

“Lokasi penangkapan sindikat memang berada dekat dengan laut lepas,’’ ujar Kapolres Sukabumi, AKBP M Firman, kepada MaI.com melalui sambung telepon, Jumat  (20/1). Terlebih, kawasan Ujunggenteng masih sepi dari keramaian karena berada jauh dari pusat kota Kabupaten Sukabumi dan sepi dari aktivitas pariwisata.

Sejumlah  warga setempat menuturkan bahwa lokasi transaksi narkotika memang terbilang sepi. Hal itu mungkin dimanfaatkan jaringan narkotika untuk menjalankan aksinya.

“Warga baru mengetahui adanya jaringan narkotika setelah adanya pemberitaan di media massa..” Pungkas mereka.

(Wahyu Ramdhani/MaI.com)Pantai

 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Bendungan Katulampa Bogor, Siap Siaga

Katulampa

Bogor (MaI)

Penjaga Bendungan Katulampa, Kota Bogor, telah memberlakukan siaga 24 jam dalam menghadapi musim hujan yang diprediksikan berlangsung hingga Februari mendatang.

Kepala Pelaksanaan Bendung Katulampa Andi Sudirman baru-bau ini mengatakan terdapat tujuh petugas yang bekerja sebagai penjaga bendungan tersebut. "Memasuki musim hujan ini, selain melakukan pemeliharaan alat kami juga memberlakukan penjagaan dan pengawasan selama 24 jam," kata Andi.

Ia mengatakan sistem kerja di Bendungan Katulampa menginformasikan ketinggian air kepada sejumlah pihak terkait, mulai kepolisian hingga aparat kewilayahan. Petugas juga memiliki kewajiban menjaga pintu air, agar ketinggian stabil dan memelihara kondisi perairan di sekitar bendungan.

Dalam satu hari, sistem kerja petugas dibagi kedalam tiga shift. Pagi hari sebanyak empat orang yang dikomandoi oleh seorang kepala pelaksana harian. Pada siang hari, petugas berjaga tiga orang hingga sore hari. Kemudian dilanjutkan malam hari mulai dari pukul 19.00 WIB hingga 00.00 WIB. Penjaga harian masih menjaga bendung bersama dua petugas lainnya. "Dari pukul 00.00 hingga pagi harinya kita menyiapkan dua orang petugas jaga yang akan memantau ketinggian air setiap satu jam dan melaporkannya," kata Andi.

Jika kondisi normal, ujarnya, petugas bekerja hingga pukul 00.00. Namun bila situasi seperti saat ini, yang sering terjadi hujan, petugas diminta waspada dan melaporkan ketinggian air setiap jamnya selama 24 jam. “Jumlah petugas yang ada masih dinilai sedikit karena kesiapsiagaan mutlak diperlukan, mengingat arus air yang keluar dari Katulampa berdampak pada kondisi Jakarta”, pungkasnya.

(Ian Rahadian/MaI.com)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Depok Menjelang Imlek

 

Depok (MaI)

Menjelang perayaan Imlek di Kota Depok, masyarakat keturunan Thionghoa dibilangan Kampung Cina, Limo, Depok Nampak bersuka cita menyambut perayaan Imlek. Guna melihat secara langsung persiapan perayaan Imlek,  Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail baru-baru ini berkunjung ke rumah sesepuh warga Thionghoa, Thio Kim Sun Suryadi (81), di Jalan H Bona, RT002/08, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo.

Warga di Kampung Cina pun sudah mempersiapkan makanan khas Imlek, seperti dodol Cina, kue kering, dan ketan. Kim Sun pada kesempatan tersebut menceritakan hubungan warga Thionghoa dengan penduduk asli Depok terjalin harmonis.

Menurut Kim Sun, walaupun berbeda keyakinan, penduduk tetap rukun dan saling berbagi. Setiap penduduk keturunan merayakan Imlek, pasti memberi hantaran berupa kue dan hidangan lainnya kepada para tetangga. Begitu juga sebaliknya, saat penduduk asli merayakan Hari Raya Idul Fitri, pasti pihaknya menerima hantaran berupa ketupat lengkap dengan opor ayamnya.

“Tidak ada perbedaan antara penduduk Thionghoa dengan penduduk Depok, bercampur baur dengan seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” kata Kim Sun.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan toleransi beragama di Depok harus terus dipelihara. Salah satunya kehidupan yang berdampingan antara warga Konghuchu dengan warga pribumi.

“Kami menggali kembali kenangan-kenangan lama mereka yang telah dirasakan bersama masyarakat sekitar. Saya bangga karena tidak terlihat perbedaan, mereka cukup lama bersatu melakukan kegiatan sosial bersama dan menikmati hidangan hari-hari besar masing-masing secara bersama,” papar Nur Mahmudi.

(M. Asri/MaI.com)

Depok

 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

PKS Desak Revisi Kepres Miras

mirasKeputusan Presiden (Keppres) No 3/1997 soal Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol,terus berpolemik.Di Subang,Partai Keadilan Sejahtera,PKS mendesak pemerintah segera merevisi Kepres tersebut. PKS menilai penyelesaian polemik peredaran miras tidak selesai di level daerah melalui peraturan daerah (Perda). Pasalnya, pangkal dari permasalahan miras ada pada Keppres No.3/1997 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol tersebut.

"Yang harus direvisi itu Keppres, bukan soal kelengkapan daerah dengan Perda. Karena dalam salah satu pasalnya, Kepres membolehkan konsumsi miras yang berkadar alkoholnya antara 1-5%," kata politis PKS Ade Sugiyanto kepada MAKLUMAT, Rabu (18/1/2011).

Desakan itu muncul bukan tanpa alasan. Pada awal 2010 lalu DPRD Subang mengkaji dan menetapkan Perda tentang pengendalian, pengawasan dan penggunaan minuman keras di Subang. Namun pada pertengahan 2011 lalu, Mahkamah Agung (MA) membatalkan perda miras atas laporan warga. MA menolak pasal 4 Perda Miras tentang larangan peredaran seluruh jenis miras yang tertuang dalam pasal 3. Pada pasal 3 itu menyebutkan soal kadar kandungan alkohol yakni kategori A 0-5%, kategori B 5-10% dan kategori C antara 10%-40%.

Terakhir ini, masalah Perda miras kembali mencuat di level Nasional. Namun Ade Sugiyanto tidak berminat untuk melakukan revisi Perda Miras yang ditolak. Sebaliknya, yang harus direvisi itu bukan Perda tapi Keppresnya.

"Yang diharapkan bukan kita merevisi perdanya, tapi harus ada gerakan massif untuk mendesak Keppres segera direvisi," tegasnya.

Ketua Tanfidz PC NU Musyfik Abdullah menyatakan, sebelum meminta revisi Keppres, sebaiknya terlebih dahulu DPRD merevisi Perda Miras yang ditolak MA tersebut dengan mengacu aturan yang lebih tinggi.

Mengutip kaidah ushul fiqih, Musyfik menyatakan, tidak semua yang ditolak, maka harus ditinggalkan semua. Artinya, sembari berjuang melakukan perubahan aturan di atas, lakukan dulu sesuatu yang dekat dan bisa dilakukan saat ini.

"Kita lakukan revisi di daerah dulu dengan mengikuti aturan yang lebih atas. Tapi bukan berarti menyetujui peredaran miras dengan kadar alkohol 1-5%, tapi sementara ini, itu saja dulu dilakukan, sambil kita berjuang untuk yang di pusat itu (Kepres)," kata Musyfik. (Hendra-Mal)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Warga Subang Ancam Tutup Jalur Provinsi

tanjakanAkumulasi kekecewaan dan kemarahan Warga Subang atas kondisi jalan di Subang yang mengalami kerusakan sejak tahun 2007 dan hingga sekarang belum ada upaya perbaikan dari pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur jalan,Organisasi masyarakat (Ormas) Gerakan Investigasi Antar Lembaga (Gival) Subang mengancam akan menutup akses jalan provinsi di jalur Kalijati-Sukamandi, Subang.

menurut Ketua Umum DPP Gival Subang,Pirdaus Ahmad.Dalam waktu dekat, dirinya  dan masyarakat akan tutup jalan tersebut, sampai ada pernyataan kesiapan pemerintah untuk memperbaiki jalan dengan segera.

Meskipun begitu, Gival akan bersikap kooperatif dengan memberi waktu selama sebulan itikad baik pemprov Jabar untuk melakukan pembenahan jalan. "Dalam waktu sebulan ini jika pemerintah tidak memperbaiki juga jalan tersebut kami akan segera menutup akses jalan tersebut yang kini semakin rusak karena terus dilewati kendaraan di atas tonase," jelasnya.

Dari panjang jalan sekitar 36 km itu, hampir setengahnya mengalami kerusakan parah. Sisanya rusak kecil dan sebagian lain sudah dilakukan perbaikan dengan sistem rijit di sejumlah titik di jalur tersebut.

Diameter kerusakan jalan yang terjadi di jalur Kalijati-Sukamandi itu menyerupai kubangan hewan. Jalan berlubang dengan ukuran cukup besar, bahkan di beberapa titik memakan habis badan jalan. Sementara kedalaman jalan berlobang hingga 15 centimeter (Wanisar/Mal)

 
 

Halaman 21 dari 23

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com