You are here:

Massa Aksi Solidaritas untuk Sondang Kecewa terhadap Mahasiswa ITB

Mahasiswa ITB Smester 5 Imam Arif Rahman salah satu Massa Aksi Solidaritas Bem Se-Bandung untuk Sondang,
Kecewa terhadap Mahasiswa ITB yang tidak Ikut aksi, (13/12/2011).

Baca selengkapnya...

 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Dua Kali 'Suster Ngesot' Beraksi, Manajemen Menduga Pelaku Sama

Aksi 'Suster Ngesot' rupanya kali kedua terjadi di Apartemen Galeri Ciumbuleuit. Sebelumnya pada 18 November 2011 lalu, sesosok 'Suster Ngesot' sempat terekam kamera CCTV. Persamaan dua kejadian itu adalah lokasi 'penampakan' sama di lantai 17. Sasarannya pun penumpang lift yang berhenti di lantai 17 dan menginap di kamar yang sama, milik Ibu Mega, Titin, di kamar 2217.

Hal ini terungkap setelah pihak manajemen Apartemen Galeri Ciumbuleuit menayangkan rekaman CCTV pada 18 November 2011 lalu. Dalam video rekaman itu, terlihat dua pria yang berada di dalam lift terkejut dan ketakutan saat melihat sesosok tubuh memakai dress putih dan muka ditutupi rambut panjang, dengan posisi ngesot.

"Kejadiannya itu pada dini hari juga," jelas Director PR and Communications Group Bird Management (Apartemen Galeri Ciumbuleuit) Ossie Himawan, saat ditemui wartawan di Apartemen Galeri Ciumbuleuit, Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Senin (12/12/2011).

Posisi sosok yang dianggap tak lazim itu, sambung Ossie, persis apa yang dilakukan Mega Tri Pratiwi (20) dengan berdandan ala 'Suster Ngesot' pada Sabtu (10/12/2011) dini hari. Aksi iseng Mega untuk memberikan kejutan buat salah satu temannya yang berulang tahun itu terekam kamera CCTV.

Kembali pada 'penampakan' pertama. Menurut Ossie, saat itu sekitar pukul 02.00 WIB, dua penumpang lift turun tergesa-gesa dan mengatakan kepada petugas kalau ada hantu di lantai 17. "Setelah itu petugas mengecek. Ternyata tidak ada," katanya.

Ossie menambahkan, pihaknya lantas mengecek dua tamu itu menginap di unit nomor berapa. Ternyata tamu itu menempati kamar 2217. Kamar itu merupakan milik Titin yang diketahui ibunya Mega.

"Berdasarkan nomor unit kamar yang sama, maka kejadian 'penampakan' pertama dan kedua itu, kami asumsikan sosok menjadi 'Suster Ngesot' itu orang yang sama. Sebab selama ini tidak pernah terjadi hal-hal aneh atau penampakan sungguhan di apartemen ini," tutur Ossie.

Akibat aksi isengnya, Mega mendapat tendangan dari satpam Suryana, hingga membuat gigi bawahnya patah dan pelipis kiri lebam. Dikatakan manajemen, satpamnya itu refleks melakukannya. Tak terima anaknya diperlakukan seperti itu, ayah Mega, Mahfud Djabir melaporkan kasus ini ke kepolisian (Hendra/Mal)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Satpol PP Garuk PKL Bandel

Puluhan Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Bandung melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang sering mangkal di sepanjang Jalan Ganeca. Satpol PP yang dibantu Dinas Perhubungan (Dishub) juga menderek satu unit mobil PKL yang berada di sana.

Berdasarkan pantauan MAKLUMAT-INDPENDEN.COM, petugas gabungan dari Satpol PP, dan Dishub juga di-backup oleh anggota TNI dari kewilayahan sekitar untuk mengamankan proses penertiban PKL, Kamis (8//12/2011).

Saat melakukan penertiban, petugas membawa satu unit truk untuk mengangkut barang-barang milik PKL dan juga satu unit mobil derek milik Dishub Kota Bandung untuk mengangkut mobil PKL yang diparkir di area Jalan Ganeca.

Komandan Kompi Satpol PP Gint G menyebutkan, razia tersebut dilakukan petugas Satpol PP dan bekerja sama dengan Dishub. “Kita sengaja membawa mobil derek untuk mengangkut mobil PKL yang sudah lama berada di sini,” katanya di sela-sela kegiatan penertiban.

Menurutnya, PKL yang tenda-tendanya diamankan itu adalah mereka yang berdagang di bahu jalan, trotoar dan ruang terbuka hijau. Kendati sempat memacetkan arus lalu lintasx, tapi penertiban berjalan lancar tanpa ada perlawanan dari para PKL (WANISAR/MAL)

 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Buruh Kepung PHI Bandung

Berawal dari Permintaan Buruh agar Pengusaha Memberi Upah Sesuai UMK, Termasuk di ikut sertakan nya Jamsostek untuk buruh,Pengusaha menuntut PHK ketua Serikat Buruh, dan 177 Buruh PT Micro Garmen Ke Pengadilan Hubungan Industri/PHI Bandung.


Akibatnya,Gabungan Solidaritas Perjuangan Buruh(GSPB) yang dibantu  Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia(PPBI), Paguyuban Pekerja Muda Peduli(PPMP), Dan Solidaritas Massa dan Advokat Indonesia (SOMASI), Gerakan Pemuda Islam(GPI), Gerakan Mahasiswa Nasioanal Indonesia (GMNI), serta Pergerakan Rakyat Demokrasi (PRD) melakukan aksi ke Prihatinan ke PengadilanHubungan Industrial Kota Bandung.Dalam aksinya,ketua GSPB Menyatakan Aksi Ini dilakukan sebagai bentuk pengawalan Terhadap Keputusan Pengadilan Hubungan Industri(PHI) Bandung yang akan diputuskan 7 Desember 2011.Nanang menegaskan, independensi PHI Masih dipertanyakan, Karena Secara trek record  setiap  kasus Sengketa antara buruh dengan pengusaha selalu dimenangkan oleh pihak Pengusaha.Selain itu,Nanang menuduh  dibalik Pengadilan yang sedang berjalan antara pihak pengusaha dan PHI cenderung terjadi penyelesaian secara transactional, suap menyuap seperti yang dilakukan salah seorang  Hakim  PHI Bandung,Imas.

Dalam aksi unjukrasa yang terjadi hingga pukul 9 malam tadi,para buruh mengeluarkan lima tuntutan yakni, Pemerintah harus menindak tegas pengusaha yang tidak membayar gaji sesuai UMK, dan hak normative buruh. Dinas Tenaga Kerja harus lebih tegas dalam menindak pengusaha yang melanggar aturan ketenagakerjaan, dan pengawasan rutin prusahaan.Bubarkan PHI, jika tidak adil bagi buruh dan hanya menjadi ladang korupsi dan jual beli perkara.Pengusaha PT micro Garmen agar mempekerjakan kembali 177 orang buruhnya yang di PHK, Termasuk Ketua PB GSPB pada posisi dan jabatannya semula tanpa mengurangu Hak hak yg harus diterima.Serta Pengusaha PT. Micro Garmen Segera Membayarkan Upah selama Proses perselisihan dan Bayarkan uang tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2011.

Aksi unjukrasa berhenti,setelah lima truk Dalmas Polda Jawa Barat mengangkut sekitar 170 buruh dari halaman kantor Pengadilan Hukum Industrial Bandung di jalan Soekarno Hata Kota Bandung.(Doni Rhomadona/MaI)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

UNPAS SIAP SUKSESKAN HARI HAM

Untuk menyongsong hari Haka Azasi Manusia atau HAM,Universitas Padjajaran Bandung melakukan serangkaan acara.Acara yang digadang oleh pihak mahasiswa dan pihak Rektorat ini dimulai sejak tanggala 1 Desember kemarin dan berakhir puncaknya pada 10 Desember 2011 mendatang.

Acara menyongsong Hari Hak Azasi Manusia ini dipusatkan di Kampus utama Unipersitas Padjajaran di Jalan Dipatiukur no 35 Kota Bandung.Pada acara kali ini dilakukan kuliah umum Bapak. H Atip Latipulhayat .,S.H.,LL.M.,Ph.D salah satu dosen FH Unpad yang sekaligus  penggiat Ham dan juga Anggota LSM Ham Jawa Barat.selain kuliah umum,juga menampilkan beberapa group Band kampus,seperti Truth and Dare, Lightning Primates, The Slipers dan Frater Maya.
Selain menghadirkan beberapa acara tersebut,Universitas Padjajaran juga melakukan kegiatan sosial lainnya,yakni  donor darah yang diikuti seluruh Citivas Akademika dan mahasiswa,dan terkumpul terkumpul dari 76 orang yang nantinya akan diaslurkan ke PMI.

Dalam  Kuliah umunnya yang bertem  “ Orientasi penegakan Ham dari Hak Sipil&Politik hingga Hak Ekonomi Sosial Budaya”,H.Atip mengajak  Penegakan HAM sebagai suatu unsur penting pada suatu bangsa secara fundamental.Dan semua komponen bangsa wajib ikut serta menjungjung tinggi serta menghargai Hak Azasi manusia.

Sementara, Bella Triana Pratiwi mahasiswi semester  lima Fakultas Hukum UNPAD dan sekaligus  Project Officer hari HAM mengatakan,latar belakang kenapa ada kegiatan donor darah berdasar pada
tagline acara kami "Support Our Human Rights With Your Positive Impact" agar adanya dukungan untuk HAM dengan pengaruh baik pada Jiwa muda. Jiwa muda peduli HAM. Kenapa Donor darah? Karena dirasa darah merupakan kebutuhan yg hakiki setiap manusia, aksi nyata ditunjukan dengan donor darah atas nama kemanusiaan. Setiap org mempunyai darah, jadi setiap org dapat berbagi terhadap sesama.

Rencananya kita ingin  ada longmarch tentang Ham terus menghimpun gerakan kemahasiswaan untuk buat rancangan deklarasi ham. Donor darah dibuat rutin pertiga bulan.

(Doni Rhomadona/MaI)

 
 

Halaman 22 dari 23

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com