You are here:

SATPOL PP KOTA BANDUNG SIAGA PASCA PENUTUPAN DOLLY

SATPOL PP

BANDUNG (MaI.com/INILAH.COM)- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung siaga penuh pascapenutupan lokalisasi terbesar di Asia Tenggara, Dolly. Salah satu cara yang dilakukan dengan peningkatan operasi PSK.

"Kita akan meningkatkan operasi, seminggu tiga kali. Termasuk di Saritem," ujar Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Bandung Kurnaedi kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kamis (19/6/2014).

Untuk Saritem, pihaknya sudah melakukan beberapa kali operasi. Seperti yang dilakukan pekan kemarin. Dalam operasi gabungan itu, pihaknya menjaring 23 PSK.

Dengan adanya penutupan lokalisasi Dolly, pihaknya akan terus meningkatkan operasi. Selain operasi PSK di jalanan dan di Saritem, pihaknya juga akan menggelar operasi yustisi.

"Kita nanti akan koordinasi dengan Disdukcapil dan Dinsos. Kita akan gelar operasi yustisi," paparnya.

Kurnaedi menegaskan, selain meningkatkan operasi, pihaknya akan melakukan pengawasan dan pengendalian di Saritem. Nanti akan ada personel yang berjaga khusus di sana.

Disinggung apakah Satpol PP kesulitan dalam menindak PSK Saritem? Kurnaedi membantahnya. Kendati begitu, Kurnaedi tidak memungkiri meskipun Saritem sudah ditutup sejak 2007 para PSK di sana masih ada.

"Kembali munculnya PSK di Saritem meski sudah ditutup dan dirazia itu akan jadi bahan evaluasi kita," tandasnya.

 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

MANTAN WALIKOTA BANDUNG DIVONIS 10 TAHUN PENJARA

Bandung (MaI.com) Mantan Wali Kota Bandung, Dada Rosada, divonis hukuman 10 tahun penjara dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jln. L.L.R.E Martadinata, Senin (28/4/2014).

Selain dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, Dada juga diharuskan membayar denda sebesar Rp 600 juta subsidair 3 bulan kurungan. Sebab, dia terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berkelanjutan.

Menurut Ketua Majelis Hakim, Nur Hakim, Dada terbukti melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan terhadap Undang undang nomor 31 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat(1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana sebagai dakwaan kesatu.

Dia juga melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a Undang-undang RI nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan terhadap Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat(1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana sebagai dakwaan kedua primair.

Selain itu, mantan orang nomor satu di Kota Bandung itu pun melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-undang RI nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan terhadap Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat(1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana sebagaimana dalam dakwaan ketiga primair pertama.

Vonis itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menuntut Dada dengan hukuman 15 tahun penjara, denda Rp 600 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Dalam amar putusannya, hakim menyampaikan beberapa hal yang memberatkan. Perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dan mengingkari sumpah jabatan dan pakta integritas untuk tidak melakukan korupsi. (Red)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

HUJAN MENGGUYUR WILAYAH TIMUR KAB. BANDUNG

 

BANJIRCILEUNYI (MaI) - Hujan yang menguyur wilayah timur Kab. Bandung, Selasa (4/12) sore hingga malam menyebabkan Sungai Cikeruh meluap. Akibatnya ratusan rumah di Desa Cileunyi Wetan, Kec. Cileunyi, juga Desa Bojongloa, Rancaekek Wetan dan Rancaekek Kulon, Kec. Rancaekek sempat terendam.

hingga malam menyebabkan Sungai Cikeruh meluap. Akibatnya ratusan rumah di Desa Cileunyi Wetan, Kec. Cileunyi, juga Desa Bojongloa, Rancaekek Wetan dan Rancaekek Kulon, Kec. Rancaekek sempat terendam.

Meski hingga Rabu (5/12) pukul 10.00 WIB, air yang merendam ratusan rumah di empat desa yang terlintasi Sungai Cikeruh tersebut telah surut, ratusan warga yang kini tengah sibuk membersihkan rumah dari endapan lumpur pascabanjir, tetap waswas banjir akan kembali menerjang.

Keterangan yang berhasil dihimpun "GM", sekitar 600 rumah di Kp. Jajaway dan Kp. Sindangwargi terendam air setinggi 30 - 40 cm. Sedangkan di luar rumah ketinggian air antara 1 - 1,5 meter.

Sementara di Desa Bojonglola, Rancaekek Wetan dan Desa Rancaekek Kulon, Kec. Rancaekek, dampak meluapnya Sungai Cikeruh, sekitar 300 rumah sempat terendam. Unsur Muspika Cileunyi dan Rancaekek serta dinas terkait telah turun ke lapangan, termasuk melakukan langkah antisipasi.

"Sejak pagi, kita dari unsur Muspika Cileunyi dan aparat dinas turun ke lokasi banjir. Meski banjir benar-benar surut, 400 karung telah kita kirim, termasuk mengirim bantuan beras. Penanganan darurat telah kita lakukan," kata Camat Cileunyi, Drs. Haris Taupik.

Menurut Haris, karena banjir yang menerjang Kp. Jajaway dan Kp. Singdang Wargi, Desa Cileunyi Wetan akibat meluapnya Sungai Cikeruh tergolong rutin, penanganannya harus melibatkan langsung Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. Pasalnya, kata Haris, kondisi Sungai Cikeruh yang melintasi Desa Cileunyi Wetan dangkal dan sempit.

Dangkal dan menyempit

Hal senada dikatakan Dani, Mantri Pengairan Wilayah Cileunyi. Bahkan Deni mengatakan, kondisi Sungai Cikeruh yang melintasi Desa Cileunyi Wetan benar-benar mengenaskan. "Selain dangkal, juga menyempit. Dampaknya, jika hujan turun lebat air meluap dan terjadi banjir. Untuk meminimalisasinya, BBWS Cutarum harus segera turun tangan dengan cara menyodet Sungai Cikeruh yang kini dangkal," harapnya.

Sementara itu, Camat Rancaekek, Drs. Meman Nurjaman membenarkan, saat hujan turun lebat Selasa (4/12) sore hingga malam, Sungai Cikeruh meluap. "Dari data sementara sekitar 300 rumah di Desa Bojongloa, Rancaekek Wetan dan Desa Rancaekek Kulon sempat terendam. Namun Rabu (5/12) pagi air sudah surut. Air yang merendam ratusan rumah tersebut antara 20-30 cm," katanya.

Menurut Maman, pihaknya bersama unsur muspika dan aparat dinas terkait telah tutun langsung ke lokasi banjir dan melakukan langkah-langkah antisipasi. "Karena intensitas hujan kian tinggi, jadi berpotensi banjir. Apalagi jika melihat Sungai Cikeruh dangkal dan menyempit, kita tetap mengimbau warga agar tetap waspada. Sekecil apa pun kejadian harus dilaporkan ke aparat," katanya. (Red)

 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

RENCANA PEMBANGUNAN WISMA ATLET JALAK HARUPAT

stadion jalak harupat

Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;}

SOREANG (MaI) Pemerintah Kabupaten Bandung menawarkan pembangunan wisma atlet senilai Rp 77,25 miliar di lokasi Sarana Olah Raga (SOR) Si Jalak Harupat, Kec. Kutawaringin, Kab. Bandung.

Penawaran peluang investasi di lokasi SOR Si Jalak Harupat untuk menambah berbagai sarana dan prasarana.

Dilokasi SOR tersebut, ditawarkan pula investasi pembangunan kolam renang rekreasi/waterboom seluas 9 Ha dengan nilai investasi sebesar Rp. 56 milyar. Disamping pembangunan Convention Hall seluas 2,8 Ha senilai Rp. 62,7 milyar.

Faktor pendukung lainnya, yaitu rencana pembangunan interchange jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) yang diharapkan bisa lebih memudahkan akses jalan lintas.

Pengembangan kawasan SOR Si Jalak Harupat yang terletak di Desa Kopo Kecamatan Kutawaringin mencapai ± 148 Ha. Sementara lahan yang sudah dibebaskan oleh Pemkab Bandung seluas ± 50 Ha.

Adapun sarana olah raga yang sudah dibangun dikawasan Si Jalak Harupat, diantaranya lapang hockey, softball/baseball, panjat tebing dan lapang panahan.

Selain itu ditawarkan pula, pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) terpadu kepada pihak swasta di Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya. Nilai investasi yang dibutuhkan mencapai Rp 48 miliar hingga Rp 75 miliar.

Investasi di bidang IPAL terpadu dinilai cukup menjanjikan, mengingat Kabupaten Bandung merupakan daerah sentra industri tekstil terbesar di Jawa Barat yang salah satunya berada di wilayah Kecamatan Majalaya. Adapun luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan IPAL tersebut sekitar 5 hektar.

Para pengusaha industri tekstil di Majalaya diharapkan akan lebih terbantu dalam pengolahan air limbah dengan tarif lebih ekonomis. Dibanding dengan membangun dan mengoperasikan IPAL tersendiri. Mereka akan lebih memilih IPAL terpadu karena biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah.

Dengan adanya IPAL terpadu di antaranya tingkat pencemaran air di sejumlah aliran sungai bisa lebih berkurang. Karena limbah industri yang selama ini sering dibuang ke aliran sungai, bisa diolah lebih dulu di IPAL terpadu.

Keberadaan IPAL tersebut nantinya bisa mengolah air limbah secara kimia, fisika, dan biologis sebanyak 310 liter/detik. (Red)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

PESERTA DIKLATSAR KORSA MENINGGAL DUNIA

mayat

BANDUNG (MaI) Kabar duka datang dari Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Korps Relawan Salman (KORSA) di Ciwidey, Sabtu (4/1/2014). Seorang peserta bernama Nisa Lestari Anwar meninggal dunia setelah terjatuh saat melakukan heli rappelling.

Menurut keterangan dari Fery Adi Prasetyo, anggota KORSA, Nisa sempat dilarikan ke RSUD Soreang, Kab. Bandung pada pukul 16.30 untuk diberi pertolongan. Saat dibawa ke rumah sakit, mahasiswi FISIP Unpad ini dalam kondisi kritis, namun masih sadarkan diri.

“Nisa mendapat perawatan intensif karena luka dalam (pendarahan) yang dialaminya. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Sekitar pukul 21.00 Nisa menghembuskan napasnya yang terakhir,” paparnya melalui pesan singkat kepada Maklumat, Sabtu malam (4/1/2013).

Fery melanjutkan, sebelumnya pada pukul 16.30 WIB, Nisa bersama rekan-rekannya melakukan heli rappeling dari ketinggian sekitar 20 meter.

“Ini merupakan kejadian kali pertama sepanjang dilaksanakannya Diklatsar KORSA,” kata Fery, “Tragedi ini membuat Diklatsar KORSA dihentikan sama sekali.” (Red)

 
 

Halaman 4 dari 22

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com