You are here:

Penembakan Pengusaha Jasa Security Usai Bertamu ke Rumah Mertua

BANDUNG (MaI) - Kejadian yang sontak membuat semua orang terpana masih menyisakan banyak tugas berat bagi polisi. Polisi masih menyelidiki kasus penembakan terhadap Husein Komara (40) di depan rumah nomor 42 Jalan Kapten Tendean (Hegarmanah) Kota Bandung. Diketahui korban berada di jalan tersebut karena usai menjenguk mertuanya yang berada di Jalan Kapten Tendean Nomor 55.

Namun hingga saat ini, belum diketahui pasti alasan korban memarkirkan mobil di depan rumah nomor 42 tersebut. Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Wijonarko mengatakan, korban berada di Jalan Kapten Tendean seusai berkunjung ke rumah mertuanya. Dia menambahkan, rumah mertua korban berada di Jalan Kapten Tendean Nomor 55.

"Jadi belum diketahui alasan korban memarkirkan mobil di rumah nomor 42 Jalan Kapten Tendean. Rumah mertua korban berada di Jalan Kapten Tendean Nomor 55," kata Wijonarko kepada wartawan, Jumat (4/5/2012).

Kasus penembakan yang merenggut nyawa Husein ini masih diselidiki Polrestabes Bandung. Pelaku menggunakan senjata jenis pistol FN kaliber 9 milimeter. Jenis pistol itu diketahui setelah polisi menemukan satu selongsong di lokasi kejadian. Husein luka tembak di dada kanan dan leher kiri saat berada di kursi kemudi mobil Land Cruiser hitam miliknya bernopol D 1 EB. Di kaca depan samping kanan atau tepatnya kaca sopir ditemukan tiga lubang bekas tembakan. Belum bisa dipastikan berapa kali pelaku memuntahkan peluru di TKP. (Hendra /MaI)



 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Sebelum Bakar Diri, Albert Minum Kopi

Depok (MaI) - Sebelum membakar dirinya di samping Kantor Kedutaan Besar Belanda, Jalan Besakih, Setia Budi, Jakarta Selatan, warga negara Belanda, Albert Johannis Cornelis, diketahui sempat duduk di warung dekat kedubes dan meminum kopi dua gelas.

"Dia pesan dua gelas kopi hitam, setelah habis satu terus pesan lagi, tetapi bayar kok," ujar Astri, pemilik sebuah warung rokok yang berada di samping pintu masuk Kedubes Belanda. Meski demikian, Astri tidak mengetahui lagi ke mana sang warga negara Belanda tersebut pergi sampai terdengar kabar bahwa yang bersangkutan melakukan bakar diri.

Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsektro Setia Budi Ajun Komisaris Riftajudin, aksi bakar diri yang dilakukan Albert Johannis Cornelis diduga bermotif bunuh diri. Kecurigaan tersebut dapat dilihat dari keterangan seorang petugas sekuriti Kantor Kedubes Belanda bernama Indri yang telah dijadikan saksi.

Menurut Indri, korban membawa dua buah botol air minum kemasan 600 mililiter yang telah kosong. Rupanya, sebelumnya botol tersebut berisi bensin, tetapi telah diguyurkan ke sekujur tubuh Albert. Korban tahu-tahu keluar Kantor Kedubes itu dengan kondisi badan berbalut api, kemudian terkapar di taman tengah Jalan Besukih, antara Kantor Kedubes Belanda dan India.

Dari tangan korban, polisi mengamankan barang bukti berupa tas berwarna hitam, sebuah ponsel, payung, fotokopi paspor, dan korek gas berwarna hijau. Kini, korban dalam kondisi kritis dan tengah dirawat intensif di lantai dua ruangan ICU Rumah Sakit Medistra.

Hingga kemarin sore belum ada pihak keluarga ataupun kerabat yang mengunjungi korban. Hanya ada seorang staf Kedubes Belanda yang mendatangi rumah sakit. (Kps/M.Asri/MaI)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Agenda Sudah Banyak, DPRD Jabar Buka Masa Sidang Kedua

BANDUNG (MaI) - DPRD Provinsi Jawa Barat, kembali melakukan aktifitas, setelah dibukanya masa sidang II tahun 2012 dalam sidang paripurna. Pembukaan masa sidang tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua H.Uu Rukmana, H.Rudy Harsa Tanaya dan H. Komaruddin Thaher, juga  dihadirin Sekretaris Daerah Jabar, Lex Laksamana mewakili Gubernur  dan para pimpinan SKPD dilingkungan provinsi Jabar.

Dalam amanatnya Uu Rukmana yang memimpin rapat paripurna, menyatakan beberapa agenda yang harus diselesaikan pada Masa sidang kedua ini, penyusunan dan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan  Plafond Penetapan Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Perubahan 2012, pembahasan LKPJ gubernur Th 2011, serta pembahasan raperda inisiatif DPRD Jabar.

Paripurna yang dihadiri 93 anggota dari 98 anggota DPRD Jabar ini hanya  berlangsung kurang lebih dua puluh lima  menitan, untuk kemudian dilanjutkan dengan agenda pansus LKPJ yang sempat tertunda karena kegiatan reses. (Wawan/Mai)

 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

BOGOR (MaI) - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2012, sebanyak 23 insan pendidikan dianugerahi penghargaan yang diberikan langsung oleh Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman pada malam penganugrahan hardiknas di Gedung Tegar Beriman, Rabu malam (2/5/2012).

Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturachman mengatakan, pemerintah daerah Kabupaten Bogor dengan niat dan tekad yang besar  menyelenggarakan pendidikan sebaik mungkin demi pengabdian kepada masyarakat.

“Kita tidak dalam kondisi mempertandingkan pendidikan, penghargaan yang diberikan ini untuk memotivasi dan menyentuh seluruh pihak yang mengerti dan membantu pemerintah daerah untuk menyelesaikan misi pendidikan,” katanya.

Ditemui di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Didi  Kurnia mengatakan, pemberian penghargaan ini untuk memperkuat komitmen dalam dunia pendidikan, mensosialisasikan kebijakan dalam bidang pendidikan, dan memberikan apresiasi kepada insan pendidikan dan para stakeholder di dunia pendidikan.

“Selain itu ada juga pemberian beasiswa kepada siswa-siswi terpilih dari tingkat Tk hingga SMA dan sederajat. Kemudian adapula penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang berperan serta dalam pembangunan di Kabupaten Bogor terutama dalam pendidikan. Diantaranya adalah Yayasan Astra, PT.Pertamina, PT Holcim, Sampoerna Foundation, PT.Antam Tbk, Chevron, Indocement, Bank BTN cabang Cibinong, BJB cabang Cibinong dan Dompet Duafa,” jelas mantan Sekretaris DPRD ini.

Sementara itu, ke-23 penghargaan diberikan kepada siswa, guru, kepala sekolah dan pengawas TK, SD, SMP, SMA dan SMK berprestasi tingkat Kabupaten Bogor. (Kiki/MaI)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Pengacara Demokrat Gigit Jari

SUKABUMI (MaI) - Youngki Fernando yang hadir di persidangan gugatan terbitnya SK Pergantian Antar Waktu (PAW), terpaksa gigit jari lantaran tidak mengantongi surat kuasa yang diteken Ketua DPP Partai Demokrat. Sedianya, Youngki menjadi kuasa hukum tergugat I dalam hal ini DPP Partai Demokrat, dalam sidang yang digelas di Pengadilan Negeri Sukabumi, kemarin. Majelis hakim menolak kehadiran Youngki sebagai kuasa hukum  DPP PD tanpa bukti autentik tersebut.

Akhirnya majelis hakim menunda sidang hingga tiga minggu ke depan. Selain masalah  surat kuasa pengacara tergugat I, majelis hakim juga enggan melanjutkan sidang karena  ketidakhadiran Tergugat II dalam hal ini DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi, termasuk  pengacaranya.

Persidangan dipimpin Majelis Hakim Lingga Setiawan didampingi Joko Waluyo dan Salman  Al-farasi. Sedangkan penggugat Elin Paulina diwakili dua kuasa hukum dari Peradi  Sukabumi yaitu Elan Suparlan dan Rida Sitepu. Tergugat I, DPP Partai Demokrat diwakili  kuasa hukum Youngki Fernando.

Saat persidangan dimulai pemeriksaan berkas oleh Majelis hakim, Tergugat I Youngki  Fernando ditolak berkas surat kuasanya, karena tidak lengkap. Belum ditandatangani ketua DPP Prtai Demokrat sehingga Majlis Hakim menunda persidangan. Majelis menunda sidang hingga tiga pekan depan sampai hari Kamis (24/5) mendatang. Jurusita akan memanngil kembali tergugat I dan Tergugat II.

”Persidangan perdata pada kesempatan kali ini tidak bisa kami lanjutkan, karena ada kekurangan yang sangat prinsip yaitu Surat Kuasa belum ditandatangani oleh Ketua DPP Partai Demokrat selaku tergugat I.

Sementara tergugat II juga tidak hadir. Jadi kami tunda hingga tiga minggu,” ungkap Lingga Setiawan.
Saat ditanya usai melakukan persidangan kuasa hukum penggugat Elan Suparlan mengatakan, dalam materi gugatan pihaknya mempermasalahkan soal dasar PAW yang dikeluarkan.

Menurutnya dasar PAW ini yakni yang bersangkutan meninggal dunia, berhalangan tetap, mengundurkan diri. “Klien saya dipecat secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas. Dengan alasan masalah Internal partai,” ujar Elan. Ia menambahkan, permasalahan yang mendasar adalah dasar hukum pengeluaran SK PAW yang menurutnya tidak sesuai. Ia tidak mempermasalahkan proses PAW. “JIka dasar PAW saja sudah salah maka sudah barang tentu proses yang lainnya akan batal demi hukum, (Wahyu/MaI)

 
 

Halaman 9 dari 22

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com