You are here:

Kota Cimahi Masuk 10 Besar Kota Berkinerja Terbaik

CIMAHI (MaI) - Kota Cimahi kembali meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai Penyelenggara Pemerintah Daerah Kategori Kota dengan Kinerja Otonomi Daerah Terbaik. Penghargaan ini disampaikan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Hermansyah Johan kala membacakan hasil evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah 2010. Kota Cimahi masuk di antara 10 kota berprestasi paling tinggi dari 320 kota di Indonesia. Wakil Presiden Budiono dalam sambutannya mengatakan penghargaan diberikan kepada kepala daerah yang dinilai sukses menjalankan otonomi daerah.

Kementerian Dalam Negeri tahun ini memberikan penghargaan kepada Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang mendapat prestasi terbaik berdasarkan hasil evaluasi atas kinerja pemerintahan daerah.

"Berdasarkan hasil evaluasi, tahun ini 3 provinsi dinyatakan paling baik prestasi dan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, demikian juga 10 kabupaten dan 10 kota," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam sambutan acara peringatan Hari Otonomi Daerah XVI di Hotel Borobudur. Ketiga provinsi tersebut adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.  Kabupaten yang mendapat skor penilaian 10 terbaik adalah Sleman, Wonosobo, Boyolali, Karanganyar, Jombang, Luwu Utara, Kulon Proggo, Pacitan, Sukoharjo, dan Bogor.

Adapun 10 kota yang mendapat peringkat kinerja terbaik adalah Yogyakarta, Magelang, Tangerang, Semarang, Samarinda, Bogor, Sukabumi, Depok, Makassar, dan Cimahi.

Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Djohermansyah Djohan mengatakan, penilai terhadap tiga provinsi, 10 kabupaten dan 10 kota berkinerja terbaik melibatkan berbagai kementerian dan lembaga.  "Jadi selain ada Kemendagri, ada juga Kemenkeu, Kemen PAN-RB, Kemkum HAM, Setneg, Bappenas, BKN, BPKP, BPS dan LAN terlibat dalam evaluasi ini. Hasilnya Jatim peringkat I, Jateng peringkat kedua, dan Sulsel ketiga," kata Djohermansyah.

Menurutnya, dari hasil evaluasi tersebut, dapat diperoleh gambaran kinerja dari pemerintahan daerah, baik di level pengambil kebijakan maupun di level pelaksana kebijakan dalam melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat.

Sedangkan Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, akan mendorong Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo memberikan insentif bagi daerah yang berkinerja baik dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. "Untuk lebih memotivasi daerah yang berkinerja baik, saya akan menghadap Menkeu, untuk membicarakan agar daerah yang berkinerja baik, mendapat insentif yang sangat terasa bedanya bagi mereka," (Ridwan/MaI)

 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

BANDUNG (MaI) - Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika),yang diselenggarakan oleh MPR RI dan HMI Badko Jabar di Auditorium Fakultas IPS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Kota Bandung berlangsung khidmat dan juga dihadiri oleh Drs. Agun Gunandjar Sudarsa (Anggota Komisi II DPR RI) (6/5/12).

Dalam kegiatan tersebut diungkapkan bahwa bangsa harus mampu membangkitkan kembali semangat kesatuan dan persatuan bangsa yang sempat ternoda. Oleh karena itu Indonesia sebagai negara besar yang kuat, dan terdiri dari keberagaman agama, suku, ras dan etnis harus mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa agar Indonesia menjadi negara yang lebih besar dan sejahtera, ujar Danial Mukhlis (Ketua HMI Badko Jabar).

Sementara itu, Agun Gunandjar Sudarsa (Anggota Komisi II DPR RI) mengungkapkan bahwa merujuk pada berbagai permasalahan bangsa yang mengarah pada disintegrasi bangsa, MPR RI merasa perlu turun tangan untuk melakukan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dengan tujuan untuk mengembalikan kembali cita-cita para pendiri bangsa dari berbagai aspek kehidupan bangsa baik dari segi politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. Dalam konteks ini posisi HMI dinilai cukup vital. Hal ini dimaksudkan karena HMI dapat memberikan pencerahan dan pemahaman bagi masyarakat akan arti pentingnya menjaga persatuan adan kesatuan bangsa demi menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat, maju, modern dan sejahtera. (Hendra/MaI)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Jalan Sariwangi Rusak: Tantangan Berat Bagi Calon Bupati KBB

Jalan rusak

Parongpong (MaI)

Sejumlah ruas jalan di Desa  Sariwangi, Kec. Parongpong,  Kabupaten Bandung Barat (KBB), telah lama rusak, namun belum diperbaiki oleh pemerintah setempat, padahal jalan tersebut merupakan akses jalan penting yang menghubungkan tiga daerah, yaitu Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat. Sejumlah warga mengeluhkan jalan rusak yang menimbulkan genangan atau banjir ketika hujan dan membahayakan pengguna jalan.

“Respon dari  Pemerintah KBB sangat lamban, seakan tidak peduli padahal jalan ini sangat dekat dengan Kota Bandung dan Kota Cimahi” Ungkap Yayan salah seorang warga setempat yang ditemui MaI.com Minggu (6/5).

Hasil pemantauan MaI.com perbaikan jalan berupa pengecoran beton sudah ada, khususnya di Jalan Desa Sariwangi dan pertengahan Jalan menuju Jalan Mekarwangi. Namun Jalan menuju Kota Bandung, seperti Jalan Lembur Tengah dan Ciwaruga belum juga tersentuh. Terlebih jalan sempit, berlubang lebar dan tidak adanya lampu penerang jalan satu pun. “Serasa seperti melewati pedalaman dan jauh dari Kota Bandung” ungkap Wadi seorang pengguna jalan warga Sarijadi Kota Bandung.

Hampir genap lima tahun KBB berdiri namun masih belum banyak perubahan. Sebentar lagi KBB melaksanakan Pemilukada. Masalah jalan ini bisa menjadi isu menarik untuk dijadikan janji pada saat kampanye nanti.

Selamat berkampanye bagi para calon yang ingin menjadi Bupati KBB. Saatnya Anda tebar pesona dan obral janji seperti sebelumnya….

(Wawan/MaI)

 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Pengusaha Ditembak,Pembunuh Bayaran Gentayangan di Bandung

pembunuh bayaran

Bandung (MaI)

Polisi mensinyalir penembakan pengusaha dan bos perusahaan jasa sekuriti, Husein Komara (40), bermotif dendam. Namun belum bisa disimpulkan adanya keterlibatan pembunuh bayaran terkait kasus tersebut.

"Belum ada mengarah ke sana (pembunuh bayaran) karena pelakunya belum tertangkap. Semua bisa terjawab kalau pelakunya sudah ditangkap," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso kepada wartawan, Sabtu (5/5/2012).

Abdul ogah berspekulasi menyimpulkan secara dini kasus penembakan yang menewaskan Husein yang terjadi di Jalan Kapten Tendean (Hegarmanah), Kota Bandung, Jumat (5/5/2012), sekitar pukul 10.20 WIB.

"Kami terus melakukan penyelidikan secara intensif. Semoga kasus ini segera terkuak dan pelakunya tertangkap," tutur Abdul. Pengusaha Ditembak, Polisi Belum Simpulkan adanya Pembunuh Bayaran.

Polisi mensinyalir penembakan pengusaha dan bos perusahaan jasa sekuriti, Husein Komara (40), bermotif dendam. Namun belum bisa disimpulkan adanya keterlibatan pembunuh bayaran terkait kasus tersebut.

"Belum ada mengarah ke sana (pembunuh bayaran) karena pelakunya belum tertangkap. Semua bisa terjawab kalau pelakunya sudah ditangkap," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso kepada wartawan, Sabtu (5/5/2012).

Abdul ogah berspekulasi menyimpulkan secara dini kasus penembakan yang menewaskan Husein yang terjadi di Jalan Kapten Tendean (Hegarmanah), Kota Bandung, Jumat (5/5/2012), sekitar pukul 10.20 WIB.

"Kami terus melakukan penyelidikan secara intensif. Semoga kasus ini segera terkuak dan pelakunya tertangkap," tutur Abdul.

Kasus penembakan yang merenggut nyawa Husein ini masih diselidiki Polrestabes Bandung. Pelaku menggunakan senjata jenis pistol FN kaliber 9 milimeter. Jenis pistol itu diketahui setelah polisi menemukan satu selongsong di lokasi kejadian. Husein luka tembak di dada kanan dan leher kiri saat berada di kursi kemudi mobil Land Cruiser hitam miliknya bernopol D 1 EB. Di kaca depan samping kanan atau tepatnya kaca sopir ditemukan tiga lubang bekas tembakan. Belum bisa dipastikan berapa kali pelaku memuntahkan peluru di tempat kejadian perkara (TKP).(Hendra/MaI)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Penembakan Pengusaha Jasa Security Usai Bertamu ke Rumah Mertua

BANDUNG (MaI) - Kejadian yang sontak membuat semua orang terpana masih menyisakan banyak tugas berat bagi polisi. Polisi masih menyelidiki kasus penembakan terhadap Husein Komara (40) di depan rumah nomor 42 Jalan Kapten Tendean (Hegarmanah) Kota Bandung. Diketahui korban berada di jalan tersebut karena usai menjenguk mertuanya yang berada di Jalan Kapten Tendean Nomor 55.

Namun hingga saat ini, belum diketahui pasti alasan korban memarkirkan mobil di depan rumah nomor 42 tersebut. Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Wijonarko mengatakan, korban berada di Jalan Kapten Tendean seusai berkunjung ke rumah mertuanya. Dia menambahkan, rumah mertua korban berada di Jalan Kapten Tendean Nomor 55.

"Jadi belum diketahui alasan korban memarkirkan mobil di rumah nomor 42 Jalan Kapten Tendean. Rumah mertua korban berada di Jalan Kapten Tendean Nomor 55," kata Wijonarko kepada wartawan, Jumat (4/5/2012).

Kasus penembakan yang merenggut nyawa Husein ini masih diselidiki Polrestabes Bandung. Pelaku menggunakan senjata jenis pistol FN kaliber 9 milimeter. Jenis pistol itu diketahui setelah polisi menemukan satu selongsong di lokasi kejadian. Husein luka tembak di dada kanan dan leher kiri saat berada di kursi kemudi mobil Land Cruiser hitam miliknya bernopol D 1 EB. Di kaca depan samping kanan atau tepatnya kaca sopir ditemukan tiga lubang bekas tembakan. Belum bisa dipastikan berapa kali pelaku memuntahkan peluru di TKP. (Hendra /MaI)



 
 

Halaman 9 dari 23

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com