You are here:

Jalan Sariwangi Rusak: Tantangan Berat Bagi Calon Bupati KBB

Jalan rusak

Parongpong (MaI)

Sejumlah ruas jalan di Desa  Sariwangi, Kec. Parongpong,  Kabupaten Bandung Barat (KBB), telah lama rusak, namun belum diperbaiki oleh pemerintah setempat, padahal jalan tersebut merupakan akses jalan penting yang menghubungkan tiga daerah, yaitu Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat. Sejumlah warga mengeluhkan jalan rusak yang menimbulkan genangan atau banjir ketika hujan dan membahayakan pengguna jalan.

“Respon dari  Pemerintah KBB sangat lamban, seakan tidak peduli padahal jalan ini sangat dekat dengan Kota Bandung dan Kota Cimahi” Ungkap Yayan salah seorang warga setempat yang ditemui MaI.com Minggu (6/5).

Hasil pemantauan MaI.com perbaikan jalan berupa pengecoran beton sudah ada, khususnya di Jalan Desa Sariwangi dan pertengahan Jalan menuju Jalan Mekarwangi. Namun Jalan menuju Kota Bandung, seperti Jalan Lembur Tengah dan Ciwaruga belum juga tersentuh. Terlebih jalan sempit, berlubang lebar dan tidak adanya lampu penerang jalan satu pun. “Serasa seperti melewati pedalaman dan jauh dari Kota Bandung” ungkap Wadi seorang pengguna jalan warga Sarijadi Kota Bandung.

Hampir genap lima tahun KBB berdiri namun masih belum banyak perubahan. Sebentar lagi KBB melaksanakan Pemilukada. Masalah jalan ini bisa menjadi isu menarik untuk dijadikan janji pada saat kampanye nanti.

Selamat berkampanye bagi para calon yang ingin menjadi Bupati KBB. Saatnya Anda tebar pesona dan obral janji seperti sebelumnya….

(Wawan/MaI)

 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Pengusaha Ditembak,Pembunuh Bayaran Gentayangan di Bandung

pembunuh bayaran

Bandung (MaI)

Polisi mensinyalir penembakan pengusaha dan bos perusahaan jasa sekuriti, Husein Komara (40), bermotif dendam. Namun belum bisa disimpulkan adanya keterlibatan pembunuh bayaran terkait kasus tersebut.

"Belum ada mengarah ke sana (pembunuh bayaran) karena pelakunya belum tertangkap. Semua bisa terjawab kalau pelakunya sudah ditangkap," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso kepada wartawan, Sabtu (5/5/2012).

Abdul ogah berspekulasi menyimpulkan secara dini kasus penembakan yang menewaskan Husein yang terjadi di Jalan Kapten Tendean (Hegarmanah), Kota Bandung, Jumat (5/5/2012), sekitar pukul 10.20 WIB.

"Kami terus melakukan penyelidikan secara intensif. Semoga kasus ini segera terkuak dan pelakunya tertangkap," tutur Abdul. Pengusaha Ditembak, Polisi Belum Simpulkan adanya Pembunuh Bayaran.

Polisi mensinyalir penembakan pengusaha dan bos perusahaan jasa sekuriti, Husein Komara (40), bermotif dendam. Namun belum bisa disimpulkan adanya keterlibatan pembunuh bayaran terkait kasus tersebut.

"Belum ada mengarah ke sana (pembunuh bayaran) karena pelakunya belum tertangkap. Semua bisa terjawab kalau pelakunya sudah ditangkap," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso kepada wartawan, Sabtu (5/5/2012).

Abdul ogah berspekulasi menyimpulkan secara dini kasus penembakan yang menewaskan Husein yang terjadi di Jalan Kapten Tendean (Hegarmanah), Kota Bandung, Jumat (5/5/2012), sekitar pukul 10.20 WIB.

"Kami terus melakukan penyelidikan secara intensif. Semoga kasus ini segera terkuak dan pelakunya tertangkap," tutur Abdul.

Kasus penembakan yang merenggut nyawa Husein ini masih diselidiki Polrestabes Bandung. Pelaku menggunakan senjata jenis pistol FN kaliber 9 milimeter. Jenis pistol itu diketahui setelah polisi menemukan satu selongsong di lokasi kejadian. Husein luka tembak di dada kanan dan leher kiri saat berada di kursi kemudi mobil Land Cruiser hitam miliknya bernopol D 1 EB. Di kaca depan samping kanan atau tepatnya kaca sopir ditemukan tiga lubang bekas tembakan. Belum bisa dipastikan berapa kali pelaku memuntahkan peluru di tempat kejadian perkara (TKP).(Hendra/MaI)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Penembakan Pengusaha Jasa Security Usai Bertamu ke Rumah Mertua

BANDUNG (MaI) - Kejadian yang sontak membuat semua orang terpana masih menyisakan banyak tugas berat bagi polisi. Polisi masih menyelidiki kasus penembakan terhadap Husein Komara (40) di depan rumah nomor 42 Jalan Kapten Tendean (Hegarmanah) Kota Bandung. Diketahui korban berada di jalan tersebut karena usai menjenguk mertuanya yang berada di Jalan Kapten Tendean Nomor 55.

Namun hingga saat ini, belum diketahui pasti alasan korban memarkirkan mobil di depan rumah nomor 42 tersebut. Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Wijonarko mengatakan, korban berada di Jalan Kapten Tendean seusai berkunjung ke rumah mertuanya. Dia menambahkan, rumah mertua korban berada di Jalan Kapten Tendean Nomor 55.

"Jadi belum diketahui alasan korban memarkirkan mobil di rumah nomor 42 Jalan Kapten Tendean. Rumah mertua korban berada di Jalan Kapten Tendean Nomor 55," kata Wijonarko kepada wartawan, Jumat (4/5/2012).

Kasus penembakan yang merenggut nyawa Husein ini masih diselidiki Polrestabes Bandung. Pelaku menggunakan senjata jenis pistol FN kaliber 9 milimeter. Jenis pistol itu diketahui setelah polisi menemukan satu selongsong di lokasi kejadian. Husein luka tembak di dada kanan dan leher kiri saat berada di kursi kemudi mobil Land Cruiser hitam miliknya bernopol D 1 EB. Di kaca depan samping kanan atau tepatnya kaca sopir ditemukan tiga lubang bekas tembakan. Belum bisa dipastikan berapa kali pelaku memuntahkan peluru di TKP. (Hendra /MaI)



 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Sebelum Bakar Diri, Albert Minum Kopi

Depok (MaI) - Sebelum membakar dirinya di samping Kantor Kedutaan Besar Belanda, Jalan Besakih, Setia Budi, Jakarta Selatan, warga negara Belanda, Albert Johannis Cornelis, diketahui sempat duduk di warung dekat kedubes dan meminum kopi dua gelas.

"Dia pesan dua gelas kopi hitam, setelah habis satu terus pesan lagi, tetapi bayar kok," ujar Astri, pemilik sebuah warung rokok yang berada di samping pintu masuk Kedubes Belanda. Meski demikian, Astri tidak mengetahui lagi ke mana sang warga negara Belanda tersebut pergi sampai terdengar kabar bahwa yang bersangkutan melakukan bakar diri.

Menurut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsektro Setia Budi Ajun Komisaris Riftajudin, aksi bakar diri yang dilakukan Albert Johannis Cornelis diduga bermotif bunuh diri. Kecurigaan tersebut dapat dilihat dari keterangan seorang petugas sekuriti Kantor Kedubes Belanda bernama Indri yang telah dijadikan saksi.

Menurut Indri, korban membawa dua buah botol air minum kemasan 600 mililiter yang telah kosong. Rupanya, sebelumnya botol tersebut berisi bensin, tetapi telah diguyurkan ke sekujur tubuh Albert. Korban tahu-tahu keluar Kantor Kedubes itu dengan kondisi badan berbalut api, kemudian terkapar di taman tengah Jalan Besukih, antara Kantor Kedubes Belanda dan India.

Dari tangan korban, polisi mengamankan barang bukti berupa tas berwarna hitam, sebuah ponsel, payung, fotokopi paspor, dan korek gas berwarna hijau. Kini, korban dalam kondisi kritis dan tengah dirawat intensif di lantai dua ruangan ICU Rumah Sakit Medistra.

Hingga kemarin sore belum ada pihak keluarga ataupun kerabat yang mengunjungi korban. Hanya ada seorang staf Kedubes Belanda yang mendatangi rumah sakit. (Kps/M.Asri/MaI)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Agenda Sudah Banyak, DPRD Jabar Buka Masa Sidang Kedua

BANDUNG (MaI) - DPRD Provinsi Jawa Barat, kembali melakukan aktifitas, setelah dibukanya masa sidang II tahun 2012 dalam sidang paripurna. Pembukaan masa sidang tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua H.Uu Rukmana, H.Rudy Harsa Tanaya dan H. Komaruddin Thaher, juga  dihadirin Sekretaris Daerah Jabar, Lex Laksamana mewakili Gubernur  dan para pimpinan SKPD dilingkungan provinsi Jabar.

Dalam amanatnya Uu Rukmana yang memimpin rapat paripurna, menyatakan beberapa agenda yang harus diselesaikan pada Masa sidang kedua ini, penyusunan dan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan  Plafond Penetapan Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Perubahan 2012, pembahasan LKPJ gubernur Th 2011, serta pembahasan raperda inisiatif DPRD Jabar.

Paripurna yang dihadiri 93 anggota dari 98 anggota DPRD Jabar ini hanya  berlangsung kurang lebih dua puluh lima  menitan, untuk kemudian dilanjutkan dengan agenda pansus LKPJ yang sempat tertunda karena kegiatan reses. (Wawan/Mai)

 
 

Halaman 9 dari 22

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com