You are here:

Agenda Sudah Banyak, DPRD Jabar Buka Masa Sidang Kedua

BANDUNG (MaI) - DPRD Provinsi Jawa Barat, kembali melakukan aktifitas, setelah dibukanya masa sidang II tahun 2012 dalam sidang paripurna. Pembukaan masa sidang tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua H.Uu Rukmana, H.Rudy Harsa Tanaya dan H. Komaruddin Thaher, juga  dihadirin Sekretaris Daerah Jabar, Lex Laksamana mewakili Gubernur  dan para pimpinan SKPD dilingkungan provinsi Jabar.

Dalam amanatnya Uu Rukmana yang memimpin rapat paripurna, menyatakan beberapa agenda yang harus diselesaikan pada Masa sidang kedua ini, penyusunan dan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan  Plafond Penetapan Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD Perubahan 2012, pembahasan LKPJ gubernur Th 2011, serta pembahasan raperda inisiatif DPRD Jabar.

Paripurna yang dihadiri 93 anggota dari 98 anggota DPRD Jabar ini hanya  berlangsung kurang lebih dua puluh lima  menitan, untuk kemudian dilanjutkan dengan agenda pansus LKPJ yang sempat tertunda karena kegiatan reses. (Wawan/Mai)

 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

BOGOR (MaI) - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2012, sebanyak 23 insan pendidikan dianugerahi penghargaan yang diberikan langsung oleh Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman pada malam penganugrahan hardiknas di Gedung Tegar Beriman, Rabu malam (2/5/2012).

Wakil Bupati Bogor, Karyawan Faturachman mengatakan, pemerintah daerah Kabupaten Bogor dengan niat dan tekad yang besar  menyelenggarakan pendidikan sebaik mungkin demi pengabdian kepada masyarakat.

“Kita tidak dalam kondisi mempertandingkan pendidikan, penghargaan yang diberikan ini untuk memotivasi dan menyentuh seluruh pihak yang mengerti dan membantu pemerintah daerah untuk menyelesaikan misi pendidikan,” katanya.

Ditemui di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Didi  Kurnia mengatakan, pemberian penghargaan ini untuk memperkuat komitmen dalam dunia pendidikan, mensosialisasikan kebijakan dalam bidang pendidikan, dan memberikan apresiasi kepada insan pendidikan dan para stakeholder di dunia pendidikan.

“Selain itu ada juga pemberian beasiswa kepada siswa-siswi terpilih dari tingkat Tk hingga SMA dan sederajat. Kemudian adapula penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang berperan serta dalam pembangunan di Kabupaten Bogor terutama dalam pendidikan. Diantaranya adalah Yayasan Astra, PT.Pertamina, PT Holcim, Sampoerna Foundation, PT.Antam Tbk, Chevron, Indocement, Bank BTN cabang Cibinong, BJB cabang Cibinong dan Dompet Duafa,” jelas mantan Sekretaris DPRD ini.

Sementara itu, ke-23 penghargaan diberikan kepada siswa, guru, kepala sekolah dan pengawas TK, SD, SMP, SMA dan SMK berprestasi tingkat Kabupaten Bogor. (Kiki/MaI)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Pengacara Demokrat Gigit Jari

SUKABUMI (MaI) - Youngki Fernando yang hadir di persidangan gugatan terbitnya SK Pergantian Antar Waktu (PAW), terpaksa gigit jari lantaran tidak mengantongi surat kuasa yang diteken Ketua DPP Partai Demokrat. Sedianya, Youngki menjadi kuasa hukum tergugat I dalam hal ini DPP Partai Demokrat, dalam sidang yang digelas di Pengadilan Negeri Sukabumi, kemarin. Majelis hakim menolak kehadiran Youngki sebagai kuasa hukum  DPP PD tanpa bukti autentik tersebut.

Akhirnya majelis hakim menunda sidang hingga tiga minggu ke depan. Selain masalah  surat kuasa pengacara tergugat I, majelis hakim juga enggan melanjutkan sidang karena  ketidakhadiran Tergugat II dalam hal ini DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi, termasuk  pengacaranya.

Persidangan dipimpin Majelis Hakim Lingga Setiawan didampingi Joko Waluyo dan Salman  Al-farasi. Sedangkan penggugat Elin Paulina diwakili dua kuasa hukum dari Peradi  Sukabumi yaitu Elan Suparlan dan Rida Sitepu. Tergugat I, DPP Partai Demokrat diwakili  kuasa hukum Youngki Fernando.

Saat persidangan dimulai pemeriksaan berkas oleh Majelis hakim, Tergugat I Youngki  Fernando ditolak berkas surat kuasanya, karena tidak lengkap. Belum ditandatangani ketua DPP Prtai Demokrat sehingga Majlis Hakim menunda persidangan. Majelis menunda sidang hingga tiga pekan depan sampai hari Kamis (24/5) mendatang. Jurusita akan memanngil kembali tergugat I dan Tergugat II.

”Persidangan perdata pada kesempatan kali ini tidak bisa kami lanjutkan, karena ada kekurangan yang sangat prinsip yaitu Surat Kuasa belum ditandatangani oleh Ketua DPP Partai Demokrat selaku tergugat I.

Sementara tergugat II juga tidak hadir. Jadi kami tunda hingga tiga minggu,” ungkap Lingga Setiawan.
Saat ditanya usai melakukan persidangan kuasa hukum penggugat Elan Suparlan mengatakan, dalam materi gugatan pihaknya mempermasalahkan soal dasar PAW yang dikeluarkan.

Menurutnya dasar PAW ini yakni yang bersangkutan meninggal dunia, berhalangan tetap, mengundurkan diri. “Klien saya dipecat secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas. Dengan alasan masalah Internal partai,” ujar Elan. Ia menambahkan, permasalahan yang mendasar adalah dasar hukum pengeluaran SK PAW yang menurutnya tidak sesuai. Ia tidak mempermasalahkan proses PAW. “JIka dasar PAW saja sudah salah maka sudah barang tentu proses yang lainnya akan batal demi hukum, (Wahyu/MaI)

 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Penolakan RUU Perguruan Tinggi

GMNI

Bandung (MaI)

Sebagian besar kelompok Mahasiswa Ekstra Kampus secara tegas menolak Rencana Undang-undang Perguruan Tinggi,hal tersebut terungkap dalam Konfrensi Pers yang dilakukan di Taman Cikapayang Kota Bandung.Sementara itu,kelompok mahasiswa yang secara resmi menolak RUU Perguruan Tinggi adalah FMN, GMNI, GMKI, PMKRI, KAMMI, HMI, dan UKSK UPI.


Adapun isi RUU PT Yang di anggap bermasalah oleh mahasiswa adalah:Kewenangan mentri yang dominan/ di Banyak pasal.Digiringnya pendidikan untuk menyokong dunia usaha/pasal 94.Didorongnya tercipta Perdagangan bebas di dunia Pendidikan/pasal 46–47.Adanya upaya pemerintah untuk melepaskan tanggung jawab diwilayah pendidikan/pasal 66 - 69, 79 ayat (2) poin C  dan Adanya pengekangan kebebasan ber organisasi/Pasal 80 ayat (3).


Menurut Doni Romadona, Sekjen GMNI Kota Bandung, mengatakan kami akan melakukan  pengabdian terhadap masyarakat terutama di wilayah pendidikan, yang harapannya masyarakat bisa menyadari bahwa RUU PT Ini bertujuan mengkomersialisasikan Pendidikan, dan jika Pendidikan sudah dijadikan ajang bisnis tanpa control atau bantuan pemerintah Sesuai UUD pasal 31, rakyat menengah kebawah akan sulit mendapat pendidikan yang layak akibat Biaya yang tak terjangkau, dan tentu selain bertentangan dengan UUD pasal 31 terutama Ayat 1 dan 5 ini merupakan Pembunuhan terhadap kualitas Rakyat Indonesia khususnya Wilayah Pendidikan.”Maka jelas, Sikap kita adalah menolak Rancangan Undang Undang Perguruan Tinggi” tegas Doni.

Sementara itu,langkah kongkrit yang akan dilakukan berikutnya adalah melakukan Aksi  pada momen Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 mei Mendatang, selain itu akan menyelenggarakan seminar seminar yang membahas RUU PT.

(Gumi/MaI)

 

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

LSM Pusaka Bogor Pasang Spanduk Himbauan Kerukunan

Spanduk LSM Pusaka

Bogor (MaI) - Pasca pelaksanaan Diskusi Interaktif membahas  Kerukunan Antar Umat Beragama yang disiarkan  secara langsung di Megaswara TV Bogor (27/4) dan  Seminar Membedah RUU Kerukunan Umat  Beragama  di Bale Binarum, Jl. Pajajaran Kota Bogor  (28/4);  LSM Pusat Studi Analisis Kawasan Bogor  (LSM Pusaka Bogor) melanjutkan kegiatannya  berupa pemasangan spanduk di sejumlah tempat  strategis di Kota dan Kabupaten Bogor.

Menurut Pembina LSM Pusaka Bogor, Ian Rahardian,  ketika ditemui oleh MaI.com, Senin (30/4) di  Kawasan Gunung Batu Kota Bogor mengungkapkan  bahwa tujuan dari pemasangan spanduk tersebut  merupakan himbauan LSM Pusaka Bogor terhadap warga Bogor untuk tetap memelihara toleransi antar umat beragama.

“Spanduk berisikan himbauan moral tersebut kami pasang di sejumlah tempat keramaian dan dinilai strategis, sekedar mengingatkan warga Bogor akan pentingnya rasa aman dan meningkatkan toleransi antar umat beragama yang selama ini sudah terjalin”. Ungkapnya.

Ian Rahardian menambahkan bahwa LSM Pusaka Bogor bersedia menjadi mitra semua pihak yang ingin mewujudkan Kawasan Bogor yang damai dan toleran, sebagai perwujudan kearifan lokal budaya Sunda yang menjunjung tinggi nilai Someah Hade Kasemah, Silih Asah, Silih Asih,Silih Asuh.

(Wanisar/MaI)

 
 

Halaman 9 dari 22

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com