You are here:

PRAKTEK BUANG LIMBAH KE SUNGAI TERUS BERLANGSUNG

PDFCetakEmail

BANDUNG (MaI.com) Kesadaran perusahaan industri kecil maupun besar yang ada di Kabupaten Bandung, dalam mengelola lombah sisa produksinya masih sangat rendah. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pengaduan yang diterima Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Kabupaten Bandung.

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penegakan Hukum BPLHD Kabupaten Bandung Oki Suyatno mengatakan, hingga September 2015 ini pihaknya sudah menerima laporan atau pengaduan mencapai 38 kasus, baik itu berasal dari rekomendasi bidang pengawasan maupun masyarakat yang merasa dirugikan dengan limbah buangan tersebut.

"Bulan ini saja kami sudah menerima sekitar 17 rekomendasi dari bidang pengawasan dan 21 pengaduan dari warga terkait prilaku industri yang masih mencemari lingkungan dengan membuang limbah sembarangan," ujar Oki saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Jumat (25/9/2015).

Menurut Oki, dari jumlah tersebut, pihaknya melakukan penelusuran dan telah menindak 4 pengaduan termasuk melakukan upaya preventif kepada perusahaan yang masih bandel.

Dari hasil investigasi yang dilakukan, kata dia, masalah pencemaran lingkungan yang sejauh ini masih dilakukan industri terjadi karena beberapa hal, di antaranya ketidaktahuan dari perusahaan, berkaitan dengan finansial (tidak ingin rugi, red), serta adanya kesengajaan padahal sudah ada komitmen awal termasuk memfungsikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

"Kami akan kembali meningkatkan pengawasan termasuk melibatkan aparat hukum agar pelanggar mendapatkan efek jera. Di Majalaya misalnya, disana itu kondisi aliran sungai sudah buruk karena limbah," ucapnya.

Oki melanjutkan, pada 2014 lalu pihaknya telah menindak sebanyak 22 pengaduan yang diterima seperti di kawasan industri yang berada di Majalaya, Dayeuhkolot maupun daerah lain hingga masuk pada ranah peradilan.

"Setiap langkah penindakan itu kami juga ikut menggandeng Mabes Polri, Polres, dan Polsek setempat, dengan berbekal pengaduan dari masyarakat dan hasil rekomendasi bidang pengawasan yang intensif memantau adanya indikasi pelanggaran oleh pihak industri dalam mengelola limbahnya," pungkasnya. (RED)

 


Related news items:
Newer news items:
Older news items:

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com