You are here:

LKI Gelar Diskusi Tentang Praktik Politik Identitas Jelang Pilgub Jabar 2018

PDFCetakEmail

Bandung, (maklumat-independen.com) - Lembaga Kajian Independen (LKI) bekerjasama dengan Aliran Kebatinan Perjalanan (AKP) menggelar diskusi terbatas dengan tema “Upaya Mewaspadai dan Mengantisipasi Praktik Politik Identitas Menjelang Pilgub Jabar 2018” di di Pasewakan AKP DMD Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, [24/10].

 

 

Diskusi yang dipandu oleh peneliti dari LKI, Bagus Setiawan, dihadiri oleh 10 orang partisipan diskusi yang merupakan jajaran pengurus AKP dari tingkat Propinsi Jawa Barat hingga pengurus AKP di tingkat Kecamatan Cimenyan.

Dalam diskusi tersebut, Adju Juhana selaku partisipan diskusi yang merupakan sesepuh/tokoh adat sunda menyatakan “bahwa politik identitas dapat dimaknai secara positif. Jika politik identitas dijalankan dalam rangka membangun karakter dan identitas kebangsaan, maka hal tersebut merupakan hal yang positif dan harus didukung. Akan tetapi, jika politik identitas dijalankan dalam konteks perebutan kekuasaan dengan mengeksploitas identitas kelompok-kelompok yang beragam untuk kepentingan elit politik atau kelompok kepentingan tertentu, maka hal itulah yang harus diwaspadai dan kita tolak bersama.”

Dalam paparan yang disampaikan oleh partisipan diskusi, diketahui bahwa AKP sendiri selaku kelompok minoritas dengan identitas kelompok yang kuat, dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam momen-momen politik tertentu juga seringkali merasakan dampak negatif dari praktik politik identitas dalam bentuk diskriminasi dan stigmatisasi. Oleh karena itu, sebagian besar partisipan diskusi menolak segala bentuk praktik politik identitas, khususnya dalam momen-momen politik seperti pilkada.

“AKP begitu juga dengan aliran-aliran kepercayaan lainnya yang terhimpun di dalam Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI), secara organisasi tidak berafiliasi dengan kelompok politik atau partai politik manapun”, ujar  Boni Nugraha salah seorang partisipan diskusi yang mewakili MLKI Kota Bandung. “Meskipun demikian, organisasi tidak akan melarang dan membatasi para anggotanya dalam melaksanakan hak dan kewajiban politiknya”, lebih lanjut Boni menyampaikan bahwa “ketika ada figur calon pemimpin yang dinilai mampu memperjuangkan dan mengakomodir kepentingan dan nilai-nilai yang diperjuangkan kelompok-kelompok aliran kepercayaan, maka tentu saja kami akan mendukung dan memilih pemimpin tersebut”.

Di akhir diskusi disimpulkan bahwa praktik politik identitas dalam momentum pilkada berpotensi merusak kondisi keberagaman yang sudah berjalan harmonis, oleh karena itu seluruh partisipan berkomitmen untuk mengantisipasi dan menolak berbagai bentuk praktik politik identitas, khususnya menjelang Pilgub Jabar 2018.

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) InformasitaksedapmunculdaripertandinganAseanGames2014,laranganmenggunakanjilbabmenyebabkanbeberapaatletmengundurkandiridaricabangolahragayangmerekageluti.SalahsatunyatimputribolabasketasalQataryangresmimengundurkandirikarenabeberapapemainnyamenggunakanjilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com