Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Soal Aksi #2019GantiPresiden, Banser Jabar Siap Kawal Amanat MUI

BANDUNG, (MuI.Com) - Satuan Koordinator Wilayah (Satkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jawa Barat siap mengawal amanat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat perihal keprihatinannya atas aksi #2019GantiPresiden yang telah terjadi Batam, tempo lalu. Banser, melalui Komandannya, Yudi Nurcahyadi akan mengawal amanat tersebut demi kemaslahatan masyarakat…

MUI Jabar : Kegiatan #2019GantiPresiden Dominan Unsur Provokasi

Bandung, (MaI.Com) - KEGIATAN #2019GantiPresiden yang belakangan marak berlangsung, mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak, tak terkecuali MUI Jabar. Terlebih setelah beberapa hari lalu terjadi peristiwa memalukan di Batam yang memicu konflik antar anak bangsa. MUI Jabar tak ingin peristiwa Batam terulang di Jawa Barat.…

Aliansi Pasundan Bergerak, Serukan Pilkada Damai dan Kondusif

Bandung, (MaI.Com) - Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2018 (Pilgub Jabar 2018) tinggal menghitung hari. Masyarakat Jawa Barat pada 27 Juni 2018 nanti, akan memilih  Gubernur dan Wakil Gubernur, untuk nasib Jawa Barat ke depan.

Kang Hasan Sahur Bareng Komunitas dan Loper Koran

Bandung, MaI.Com - Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh sebagian muslim untuk memperbanyak ibadah dan berbuat baik kepada sesama. Tak terkecuali, Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin, yang turut membagikan makan sahur kepada masyarakat yang terbiasa bekerja di malam hari, seperti pedagang…

Oknum Polisi Jadi Agen Gas LPG Resahkan Warga

Cimahi, (MaI.Com) - Warga jalan Pesantren Permai, Cibabat, Kota Cimahi Jawa Barat merasa terganggu oleh  operasional Agen Gas LPG 3kg yang menjual bahan mudah terbakar tersebut di pemukiman padat penduduk.

ANNAS Akan Bekerja Sama Dengan Aparat Penegak Hukum Dalam Memberantas Paham Syiah

Bandung (MaI.Com) - Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) terus berupaya memberantas pemahaman siyah diberbagai daerah di Indonesia.

You are here:

Previous Next
SENI  UKIR  LOGAM  DAN  KAYU  ASAL  CIWIDEY  KAB. BANDUNG SENI UKIR LOGAM DAN KAYU ASAL CIWIDEY KAB. BANDUNG BANDUNG (MaI.com) Kesenian tradisional Bang... Read more
ALUMNI SMA PASUNDAN 3 BANDUNG BEREUNI DI DAGO PAKAR ALUMNI SMA PASUNDAN 3 BANDUNG BEREUNI DI DAGO PAKAR BANDUNG (MaI) Kawasan Bandung Utara masih m... Read more
PESONA WISATA PUNCLUT BANDUNG PESONA WISATA PUNCLUT BANDUNG BANDUNG (MaI.com) Punclut merupakan kawasan... Read more
HOCS 2013, KONTES MODIFIKASI MOTOR HONDA TERBESAR 2013 HOCS 2013, KONTES MODIFIKASI MOTOR HONDA TERBESAR 2013 BANDUNG (MaI.com) Bagi  pecinta  modifikasi... Read more
WISATA PANGALENGAN, RIWAYATMU KINI WISATA PANGALENGAN, RIWAYATMU KINI PANGALENGAN (MaI.com) Pangalengan merupakan... Read more
Nasi Lengko Asal Cirebon Nasi Lengko Asal Cirebon Nasi lengko berasal dari kata langko. Kata la... Read more
Wisata Gunung Ciremai Wisata Gunung Ciremai Kawasan Gunung Ciremai merupakan suatu ekosis... Read more
KALDERA UNTUK INDONESIA KALDERA UNTUK INDONESIA BANDUNG (MaI.com) Zine Fest adalah sebuah ev... Read more
NGAROT, FESTIVAL BUDAYA JAWA BARAT NGAROT, FESTIVAL BUDAYA JAWA BARAT Indramayu, Upacara adat ngarot di Desa Lele... Read more
Wisata Gunung Tangkuban Parahu Wisata Gunung Tangkuban Parahu Gunung Tangkuban Perahu atau juga sering dise... Read more
Ada Sate Landak di Matesih Ada Sate Landak di Matesih KARANGANYAR (MaI) - Landak termasuk hewan ape... Read more
Ribuan Turis Asing Mulai Kunjungi Pulau Komodo Ribuan Turis Asing Mulai Kunjungi Pulau Komodo Awal tahun 2012 ini Pulau Komodo di Labuan Ba... Read more
Pangandaran Dipadati Wisatawan Pangandaran Dipadati Wisatawan   Menjelang pergantian tahun, ribuan wisataw... Read more
Pasang Giri MOKA Jabar Pasang Giri MOKA Jabar Setelah melewati waktu yang cukup panjang Dar... Read more
Pemilihan MOKA Jabar Pemilihan MOKA Jabar Setelah melewati waktu yang cukup panjang Dar... Read more
Wisata di Desa Sampireun Kab. Garut Wisata di Desa Sampireun Kab. Garut Desa ini terletak di Ciparay Sampireun, Sukak... Read more

Info Teknologi

ECO CAMPUS ATASI PERMASALAHAN LINGKUNGAN
Negara kita saat ini sedang menggalakan usaha menanam satu milyar pohon. Dan B ...
SINGKONG SUMBER ENERGI BARU
Bandung, Mengingat energi di bumi kita semakin menipis,kini para ahli terus me ...

Info Bisnis

HOLIDAY ADVENTURE INDOSAT
Menyambut hari libur pelajar maupun mahasiswa, Indosat menyelenggarakan agenda t ...
Celebration of Womanesia
  Bandung, Bulan April identik dengan adanya perayaan hari Kartini yang jatuh ...

Pengunjung Online

Ada 103 tamu online

Oleh: Prof Dr Ahmad Syafii Maarif (Mantan Ketua Umum PP Muhammaduyah)

Sekiranya saya telah membaca secara utuh pernyataan Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang menghebohkan itu, substansi tulisan ini semestinya sudah disampaikan saat Karni Ilyas, Presiden Lawyers Club,  mengundang saya pada 11 Oktober 2016 melalui studio Yogyakarta.  Karena semula audio-visual TVONE dari Yogya beberapa saat tidak berfungsi, sehingga saya tidak sempat mengikuti fatwa MUI yang juga dibacakan dengan penuh emosi malam itu. Baru belakangan saya dapat membaca isi fatwa itu melalui internet.

Dalam fatwa itu jelas dituduhkan bahwa Ahok telah menghina al-Qur’an dan menghina ulama dan harus diproses secara hukum. Tetapi malam itu, akal sehat saya mengatakan bahwa Ahok bukan orang jahat yang kemudian ditanggapi beragam oleh berbagai kalangan. Yang menghujat saya cukup banyak, yang membela pun tidak kurang. Semua berdasarkan fatwa MUI yang tidak teliti itu. Semestinya lembaga sebagai MUI mestilah menjaga martabatnya melalui fatwa-fatwa yang benar-benar dipertimbangkan secara jernih, cerdas, dan bertanggung jawab.

Dari berbagai sumber yang dapat ditelusuri via internet, keterangan  lengkap Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada 27 September 2016 adalah sebagai berikut: “Jadi jangan percaya sama orang. Kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu ga bisa pilih saya, karena dibohongin pakai surat al-Maidah 51 macem-macem itu. Itu hak bapak ibu ya…” Perhatikan dengan seksama kutipan ini, apakah memang terdapat penghinaan terhadap al-Qur’an? Hanya otak sakit sajalah yang berkesimpulan demikian. Apalagi jika sampai menista Langit., jauh dari itu. Perkara dikesankan menghina ulama, saya tidak perlu bicarakan di sini, karena memang dalam sejarah Muslim sering bermunculan ulama jahat, penjilat penguasa dengan fatwa-fatwa murahannya.

Pokok masalah di sini adalah pernyataan Ahok di depan publik di sana agar “jangan percaya sama orang…karena dibohongin pakai surat surat al-Maidah 51.” Ahok sama sekali tidak mengatakan bahwa surat al-Maidah 51 itu bohong. Yang dikritik Ahok adalah mereka yang menggunakan ayat itu untuk membohongi masyarakat agar tidak memilih dirinya. Bung Zuhairi Misrawi dalam pembicaraan telepon dengan saya pada 3 Nopember 2016 mengatakan bahwa di beberapa masjid di Jakarta sudah lama dikobarkan semangat agar rakyat tidak memilih Ahok dalam pilkada 2017 karena dilarang oleh ayat di atas. Bagi saya, apakah Ahok terpilih atau tidak terpilih bukan urusan saya. Itu sepenuhnya urusan para pemilih DKI.

Saya tidak akan memasuki perang penafsiran tentang ayat itu. Pusat perhatian tulisan ini adalah bahwa tidak benar Ahok telah menghina al-Qur’an berdasarkan kutipan lengkap keterangannya di Pulau Pramuka di atas. Fatwa gegabah MUI ini ternyata telah berbutut panjang. Demo 4 Nopember 2016 adalah bentuk kongkretnya. Semoga demo itu akan berlangsung tertib, aman, dan damai.

Tetapi jika terjadi insiden yang tidak diinginkan, MUI harus bertanggung jawab, karena gara-gara fatwanya, demo itu digelar. Kelompok garis keras merasa dapat amunisi untuk tujuan duniawinya. Kekerasan telah jadi mata pencarian. Adapun beberapa politisi yang membonceng fatwa ini, itu bukan untuk mencari kebenaran, tetapi semata-mata untuk mendapatkan keuntungan politik kekuasaan dalam rangka pilkada DKI Feb. 2017.  Apakah kita mau mengorbankan kepentingan bangsa dan negara itu akibat fatwa yang tidak cermat itu? Atau apakah seorang Ahok begitu ditakuti di negeri ini, sehingga harus dilawan dengan demo besar-besaran? Jangan jadi manusia dan bangsa kerdil!

Tulisan yang senada dengan ini dapat dicari di internet, seperti ditulis oleh Ahmed Zainul Muttaqien di bawah judul: “Soal Kalimat Ahok,” dan  tiga artikel Zuhairi Misrawi dengan beberapa judul yang saling berkaitan.

 

Yogyakarta, 3 Nopember 2016

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com