You are here:

HARI GURU SEDUNIA,GURU MENAGIH JANJI?

PDFCetakEmail

guru

Bandung, Setiap tanggal 5 Oktober diperingati sebagai hari Guru Sedunia, sebagaimana konferensi di Paris pada tahun 1966 yang dihadiri oleh 75 negara anggota UNESCO termasuk Indonesia dan 35 organisasi internasional. Konferensi tersebut menghasilkan rekomendasi tentang status guru yang dikenal dengan ILO/UNESCO “Recommendations Concerning the Status of  Teachers” yang berisi tentang  penekanan pada profesionalisme dan kesejahteraan guru, khususnya di negara-negara berkembang.

Komunitas Guru Jawa Barat, menyelenggarakan peringatan hari Guru Sedunia 2012 di Gedung Indonesia Menggugat Jl. Perintis Kemerdekaan No. 5 dengan tema “Saatnya Guru Jadi Pemimpin” yang dihadiri oleh guru-guru di Kota Bandung, aktifis dan akademisi yang dibergerak dalam bidang pendidikan. Pada kesempatan ini, dihadirkan 4 orang pembicara yaitu Teten Masduki dari IKA UPI, Bupati Kabupaten Waykanan Lampung Bustami Zainudin, S.Pd, Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Dr. Sunatra, S.H, M.S dan Dosen UPI Cecep Darmawan.

Ketua Pelaksana, Bapak Hartono mengungkapkan dengan diadakannya acara ini sebagai sosialisasi, selama ini di Indonesia 5 Oktober diperingati sebagai hari ABRI saja. Semua guru harus paham bahwa ada momentum yang harus menjadi catatan bahwa 5 Oktober adalah hari guru sedunia, intinya adalah profesionalisme dan kesejahteraan.

“Mudah-mudah ada korelasi yang signifikan antara kesejahteraan yang dibangun negara dengan guru-guru yang berkualitas dan yang lebih penting guru tidak transaksional,” tambahnya.

Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Sunatra mengatakan bahwa guru jangan sampai menjadi korban proyek dengan adanya sertifikasi, guru-guru diwajibkan mengikuti tes dan pelatihan yang bermacam-maca, hal ini mempersulit guru di lapangan. “Guru harus bangkit, guru adalah solusi untuk perubahan bangsa ini dari orang-orang yang korup. Semoga cita-cita bangsa ini dapat tercapai dengan mencerdaskan kehidupan bangsa oleh guru,” tegasnya.

Sedangkan IKA UPI, Teten Masduki mengatakan bahwa untuk menjadi warga negara yang baik, bangsa Indonesia harus kembali kepada pendidikan, menciptakan masyarakat yang independen maka pilar demokrasi akan menjadi kuat. Saat ini problem di masyarakat adalah politik tidak berintegrasi dengan perubahan kesejahteraan.

“Parpol harus memiliki calon-calon yang terbaik dan dunia pendidikan jangan berhenti mengajarkan tentang politik. Guru adalah ujung tombak pembaruan bangsa ini dan pendidikan bukan hanya soal kurikulum tapi soal kesejahteraan,” tegasnya.

Sementara itu,Bupati Kabupaten Waykanan Lampung, Bustami Zainudin yang dulunya seorang guru mengatakan bahwa guru harus menjadi seorang pemimpin, tidak hanya memipin di sekolah saja tapi harus bisa menjadi pemimpin di daerah atau di tingkat nasional. Seharusnya Dinas Pendidikan di Indonesia dipegang oleh orang-orang yang pernah menjadi guru agar bisa tahu mengenai sikap dan kebutuhan yang diperlukan.

“Orang miskin itu bukan tanggung jawab pemerintah, tapi orang kaya. Orang bodoh itu bukan tanggung jawab pemerintah, tapi orang pintar dan orang lemah itu bukan tanggung jawab pemerintah tapi orang kuat. Orang kaya, pintar dan kuat itu harus bisa menyadari posisinya untuk membangun bangsa ini lebih baik,” ungkapnya.

Sementara Dosen UPI, Cecep Darmawan mengungkapkan kehidupan guru belum lebih baik, guru ibarat kelinci percobaan pemerintah. “Saya yakin, jika ingin membenahi kualitas bangsa ini harus dimulai dari pendidikannya. Dengan memiliki sistem pendidikan yang bagus dan kesejahteraan guru diperhatikan, Insya Allah bangsa ini akan bebas dari koruptor,” tegasnya.(Novi/MaI)


Newer news items:
Older news items:

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com