You are here:

Urgensi Media Penyiaran, Menuju Masyarakat Demokratis

Bandung (maklumat-independen.com) - Siapa yang tak mengenal televisi dan radio?. Media penyiaran menjadi sesuatu yang tak asing lagi di kalangan masyarakat. Kini masyarakat sangat akrab dengan kehadiran media penyiaran yang semakin mudah untuk diperoleh.

Baca selengkapnya...

 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

KPK Panggil Sejumlah Saksi Kasus Hambalang

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus tindak pidana korupsi dan gratifikasi kasus Hambalang. Hari ini, Selasa (2/4), KPK akan memeriksa sejumlah saksi dalam dua kasus tersebut.

Dalam kasus tindak pidana korupsi, KPK akan memeriksa Manajer Pemasaran PT Adhi Karya Arief Taufiqurahman, Komisaris PT Metaphora Solusi Global Muhammad Arifin, dan Kepala Divisi Keuangan PT Adhi Karya Anis Anjayani.

"Mereka menjadi saksi untuk Andi Mallarangeng dan Deddy Kusdinar,"kata Kepala Biro Humas dan Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha.

Sementara itu, dalam kasus gratifikasi yang menyeret nama mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, KPK akan memeriksa politikus Demokrat Ignatius Mulyono, staf Fraksi Partai Demokrat Nuril Anwar dan Seketaris Fraksi Demokrat Eva Ompita Soraya

"Mereka diperiksa sebagai saksi untuk Anas,"sebut Priharsa.

Sejauh ini, hanya Arief Taufiqurrahman yang belum datang ke KPK. Sedangkan, Ignatius dan Muhammad Arifin sudah berada di KPK.(Ian/MaI)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Kemiskinan di Garut Tertinggi di Jabar

Garut: Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak ramai menjadi perbincangan banyak pihak. Ini terjadi lantaran polemik nikah kilat Bupati Garut Aceng Fikri. Bupati Aceng menikahi Fani Octora, 18 tahun, Juli silam. Empat hari kemudian Fani diceraikan melalui SMS.

Aceng dikecam banyak pihak. Sebagai pejabat publik, Aceng dinilai tidak memberikan contoh yang baik. Aceng membela diri. Ia menjelaskan sudah berdamai baik-baik dengan Fani. Bahkan, ia memberikan uang "ganti rugi" sebesar Rp20 juta kepada Fani. Keluarga Fani mengaku terpaksa menerima uang itu untuk memperbaiki rumah yang roboh.

Tak mudah mengaitkan masalah nikah siri Aceng ini didorong oleh kemiskinan keluarga Fani. Namun, warga Garut memang masih didera masalah kemiskinan. Dibandingkan daerah lain di Jawa Barat, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Garut merupakan yang tertinggi.

Menurut data Badan Pusat Statistik Kabupaten Garut, sekitar 300 ribu orang atau hampir 50 persen warga Garut masuk katagori miskin. Jumlah ini meningkat 40 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya. Secara nasional, jumlah penduduk miskin Indonesia dibawah 12 persen.

Dari jumlah keluarga miskin itu, 45 ribu anak dilaporkan telantar. Lebih dari 6.000 keluarga dalam kondisi rentan sosial-ekonomi, 40 ribu perempuan rawan sosial-ekonomi, dan 56 ribu keluarga tinggal di rumah tidak layak huni. Sebagian besar penduduk miskin di Garut bekerja sebagai buruh tani. Mayoritas mereka tinggal di perdesaan, hanya 15 persen yang berada di kota.(Hendra/MaI)

 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Mengubah Paradigma Dakwah

BELUM hilang dari ingatan aksi Azahari Cs melakukan berbagai teror yang meluluhlantakan nilai-nilai kemanusiaan. Gedung-gedung berpelat asing dibom, nyawa-nyawa korban tak bersalah pun bergelimpangan.

Aksi teror tidak sampai Azahari, meski terbunuh dalam baku tembak dengan tim Densus 88 di Kota Malang Jawa Timur,  berbagai aksi serupa terus bermunculan. Terdahsyat, aksi nekat teroris meledakan bom di  masjid lingkungan Polres Cirebon Kota dengan pelaku M Syarif.

Dari rangkaian peristiwa teror tersebut, secara bersamaan menimbulkan stigma radikal yang tertuju pada kaum Islam. Modus kekerasan hingga menyebabkan kehancuran pun seolah milik gerakan yang dilandasi nilai-nilai jihad, notabene berasal dari ajaran Islam. Padahal, ajaran Islam sangat komprehensif dan tidak hanya mengenai soal jihad.

Degan cap buruk yang melekat itu, berbagai kelompok Islam berusaha meluruskan persepsi keliru tersebut. Langkah utamanya, menyosialisasikan pemahaman yang tepat sesuai dengan tuntunan dan ajaran Islam yang berinti Rahmatan lil Alamin (Rahmat bagi sekalian alam).

Secara konkret lagi, mendiskusikan metode dakwah yang dinilai menjadi inspirasi awal bagi gerakan kekerasan. ”Kami ingin mengubah persepsi yang muncul dari beberapa pihak yang masih mengaitkan teroris dengan Islam.  Kami berpandangan, terlalu sepele kalau Islam hanya dipandang sebagai gerakan teror, justru ajaran Islam ini mengajak pada kebenaran dan meninggalkan kebathilan,” jelas Taufik Awwaludin, penggagas kegiatan ‘Mencari Solusi Metode Dakwah yang Tepat’, sebagai upaya mengubah stigma negatif teroris Islam.

Kegiatan yang digelar di Bandung kemarin itu, digelar Pengurus Daerah (PD) Pemuda Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Bandung, PC Pemuda Persis Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Lembaga Kajian Independen (LKI). Unsur pemuda Islam ini tergerak untuk menghilangkan  sentiment negatif terhadap Islam atas perisatiwa terror yang terjadi di Tanah Air.

Dengan menghadirkan narasumber Dewan Tafkir Penguru Pusat (PP) Persis Latif Awaludin, MA, Pengamat Dunia Islam Ahmad Arifin Kosasih, Koordinator  Aliansi Pergerakan Islam Jabar Asep Syarifudin, dan mantan Aktivis Jamaah Islamiyyah (JI), Ir Hadi Surya.

Para ulama yang hadir sepakat memberikan pemikiran yang konstruktif terhadap metode dakwah yang bermanfaat bagi kemajuan umat dalam mengimplementasikan Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil alamin).

Direktur Lembaga Kajian Independen, Wawan Wanisar menyorot, melalui kegiatan ini diharapkan mampu menepis pemikiran sebagian orang yang mengaitkan radikalisme dan terorisme dengan Islam. Wawan  optimis para ulama memberikan solusi  terhadap metode dakwah yang tepat bagi kemajuan Islam dan agama Islam di masa akan datang. “Pertemuan seperti ini diharapakan terus digalakkan,” terangnya. (Wanisar/Mal)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

JEBAKAN SENTIMEN AGAMA DI AKSI212 DAN PENCORENG PILKADA

Jakarta - Terlepas bahwa ada yang mengambil keuntungan dan dirugikan secara politik dalam #Aksi212 dengan isu dan sentimen politik agama, harus diakui bahwa tuntutan Ahok ditahan karena diduga menista agama telah mengubah peta politik di Jakarta dalam tiga bulan terakhir.

Baca selengkapnya...

 
 

Halaman 5 dari 49

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com