You are here:

Sekitar 330 Ha Tanaman Padi Gagal Panen

kering

Jambi,Sekitar 330 hektare tanaman padi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, gagal panen. Kemarau yang melanda sebagian besar daerah di provinsi tersebut selama empat bulan terakhir, menjadi penyebab.

Kepala Dinas Pertanian Tanjabtim Ahmad Mausul mengatakan kawasan persawahan yang gagal panen itu menyebar di beberapa daerah kecamatan. "Bahkan persawahan yang selama ini pengolahannya didampingi penyuluh dari dinas pertanian juga ikut menjadi korban kemarau," kata Ahmad Mausul ketika dihubungi di Muarasabak, ibu kota Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Sabtu (13/10).

Beberapa daerah kecamatan yang mengalami gagal panen itu antara lain Kecamatan Rantau Rasau, Berbak dan Nipah Panjang. Ditiga kecamatan itu sedikitnya ada 18 kelompok tani padi. Untuk membantu petani akibat gagal panen, Dinas Pertanian Tanjabtim akan memberikan bantuan khusus bagi petani yang sawahnya gagal panen.

Bantuan tersebut seperti pemberian uang tunai Rp3,7 juta per hektare yang diberikan kepada kelompok tani. "Akan dilakukan pengecekan dan pendataan untuk selanjutnya diusulkan kepada Dinas Pertanian Provinsi Jambi untuk mendapatkan bantuan itu," ujarnya lagi.

Seiring memasuki musim penghujan Oktober ini, Ahmad Mausul berharap, kondisi itu dapat membantu petani yang tengah memulai penanaman padi. Pemkab Tanjabtim tengah berupaya meningkatkan kembali potensi pertanian padi di daerah paling timur Provinsi Jambi itu.

Maraknya pembukaan lahan perkebunan karet dan sawit di daerah itu menyebabkan pengelolaan sawah oleh petani banyak ditinggalkan. Bahkan tak jarang, kawasan pertanian padi banyak dialihfungsikan menjadi kawasan perkebunan.

Selama kurun waktu empat tahun terakhir, sedikitnya lima ribu hektare atau sekitar empat persen setiap tahun sawah di Tanjabtim hilang akibat alih fungsi lahan. Dari total 30 ribu hektare sawah di Tanjabtim, rata-rata sawah yang hilang akibat alih fungsi mencapai 1.200 hektare per tahun.(Antara)

 
Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 51

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

Menepis Persepsi Islam Teroris

JARING ketakutan yang ditebar kelompok teroris membuat tak nyaman umat Islam. Cap radikal dan aksi kekerasan pun hinggap dan tertuju pada Kaum Muslim.Kaitan antara gerakan kelompok tersebut dengan Islam telah digeneralisasikan sebagian besar negara barat yang menuduh  Islam identik dengan teroris dan kekerasan.

Bahkan banykanya kedjadian yang meluluhlantakan nilai kemanusiaan itu, membuat pemikiran dari otoritas keamanan negara untuk mengawasi metode penyampaian dakwah dari seluruh pesantren di Tanah Air.  Meski cara pandang itu tidak elok dilakukan, mengingat ajaran yang disampaikan setiap pesantren adalah bersumber dari ruh Islam yang merupakan rahmat bagi sebagian alam.

Untuk menangkal isu tersebut, Pengurus Daerah (PD) Pemuda Persis Kabupaten Bandung, bekerja sama dengan Lembaga Kajian Independen (LKI) tergerak melaksanakan Silaturahmi dan diskusi Alim Ulama se-Kabupaten Bandung. Dengan tujuan, menghilangkan sentimen negatif terhadap Umat Islam.

Adapun  tema yang diangkat dalam Diskusi yang dilaksanakan di Komplek Pesantren Persis No 167 Margahayu,Kopo Kabupaten Bandung adalah  ‘Mencari Solusi Metode Dakwah yang Tepat’,Bertindak sebagai  narasumber yakni, Dewan Tafkir PP Persis Latif Awaludin, MA, Pengamat Dunia Islam Ahmad Arifin Kosasih, Koordinator Aliansi Pergerakan Islam Jabar Asep Syarifudin, SH, dan mantan Aktivis Jamaah Islamiyyah, Ir Hadi Surya sepakat mengubah paradigm dakwah sesuai tuntunan Islam yang rahmatan lil alamin.

Sehingga melalui ikhtiar ini mampu menepis pemikiran sebagian kalangan yang mengaitkan radikalisme dan terorisme dengan Islam.  Karena dengan pemikiran yang mendalam, berbagai solusi  metode dakwah yang tepat bagi kemajuan Islam dan Agama Islam di masa akan dating bakal ditemukan.(Mansyur/Mal)

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

TARIAN NUSANTARA WARNAI BANDUNG UNTUK NKRI

Bandung [MAI] - Acara Deklarasi Bandung Untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (30/10) di Stadion Siliwangi, Jl. Lombok No. 10, Kota Bandung yang dihadiri sekitar 2 ribu orang ini yang berasal dari berbagai suku, agama, organisasi dan komunitas masyarakat.

Baca selengkapnya...

 
 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

KANDIDAT WAKAPOLRI HARUS BINTANG TIGA

JAKARTA  (MaI) - Anggota Komisi III DPR berharap kandidat calon wakapolri yang akan menggantikan Komjen Oegroseno lebih baik seorang anggota Polri yang sudah senior dan menyandang bintang tiga.

Baca selengkapnya...

 

Notice: Undefined variable: total_div in /home/maklumat/public_html/templates/jv_news_ii/html/com_content/section/blog.php on line 55

AYO KULIAH DI KAMPUS NEGERI

Bandung, Panitia Lokal Bandung - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 mengadakan "Jumpa Pers Sosialisasi SBMPTN 2013", di Executive Lounge, Gedung Rektorat Unpad Lt. 2  Jl. Dipati Ukur 35 Bandung pada Kamis (4/4).

Berdasarkan hasil pertemuan antara Pengurus Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dengan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, ditetapkan bahwa Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menjadi tanggung jawab pemerintah, sedangkan seleksi bentuk lain menjadi tanggung jawab MRPTNI.

Salah satu seleksi bentuk lain dari penerimaan mahasiswa baru itu adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pola seleksi bersama ini dilaksanakan serentak melalui ujian tertulis.

Menurut Sekretaris Eksekutif I, Asep Gana Suganda mengatakan SBMPTN sejalan dengan program pemerintah melalui Bidikmisi, peserta dari keluarga kurang mampu tapi memiliki prestasi bisa mengikuti seleksi tanpa biaya pendaftaran. Selain ujian tertulis adapula program studi ilmu seni dan keolahragaan dengan ujian keterampilan.

"SBMPTN 2013 diikuti 26 PTN seperti tahun sebelumnya, hanya saja tahun ini ada tambahan dari panitia lokal baru", ujar Asep.

Asep menjelaskan bahwa perbedaan SNMPTN 2012 dengan SBMPTN 2013 terletak pada (1) kelompok program studi, SNMPTN 2012 menggunakan istilah IPA/IPS, SBMPTN 2013 dengan istilah Saintek/Soshum; (2) kelompok ujian, SNMPTN 2012 ada IPA/IPS/IPC, di SBMPTN ada Saintek/Soshum/Campuran; (3) biaya, SNMPTN 2012 pada IPA/IPS Rp. 150.000 dan IPC Rp. 175.000, sedangkan SBMPTN untuk Saintek/Soshum Rp. 175.000 dan Campuran Rp. 200.000; dan (4) jumlah pilihan prodi, SNMPTN 2012 pada IPA/IPS hanya 2 prodi dan IPC 3 prodi, di SBMPTN 2013 Saintek/Soshum/Campuran bisa memilih maksimal 3 prodi.

"Karena seluruh peserta diberi 3 pilihan prodi, maka biaya pendaftaran naik. Dulu ada subsidi pemerintah, sekarang tidak ada", jelas Ketua Panitia SBMPTN, Furqon saat ditanya mengenai kenaikan biaya pendaftaran.
Sedangkan untuk pendaftaran SBMPTN dilakukan secara online di http://www.ujian.sbmptn.or.id sejak tanggal 13 Mei 2013 hingga 7 Juni 2013 dari pukul 08.00-22.00 WIB. Pelaksanaan ujian tulis pada tanggal 18-19 Juni 2013, dan untuk ujian keterampilan dilaksanakan pada tanggal 20 dan/atau 21 Juni 2013. Pengumuman hasil ujian pada 12 Juli pukul 17.00 WIB. Sedangkan tata cara pengisian pendaftaran ujian tertulisan dan keterampilan bisa diunduh di http://download.sbmptn.or.id mulai tanggal 30 April 2013.

Prosedur pembayaran SBMPTN bisa dilakukan melalui (1) Mandiri Internet; (2) Mandiri ATM; (3) Mandiri SMS; (4) Cabang Bank Mandiri; dan (5) Kantor Pos. Untuk informasi seputar SBMPTN dapat diakses melalui website resmi hhtp://www.sbmptn.or.id atau menghubungi call center di 08041456456.

Asep menambahkan bahwa untuk wilayah dan koordinator wilayah pelaksanaan SBMPTN dibagi 4, (1) wilayah I, Sumatera; (2) wilayah II, DKI, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DIY dan Kalimantan Barat; (3) wilayah III, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTB dan NTT; dan (4) wilayah IV, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Irian Jaya Barat dan Papua.

Kursi yang telah disiapkan dari jalur SBMPTN Panitia Lokal Bandung sebesar 40.000, untuk Saintek 14.500, Soshum 15.000 dan Campuran 10.500, dengan tersedianya 2.000 ruang serta 4.000 pengawas SBMPTN.

"Untuk peserta, kami himbau agar datang tepat waktu, 1 jam sebelum ujian dimulai", ujar Asep.

Untuk peserta yang memilih ujian keterampilan ada tambahan biaya sebesar Rp. 150.000/jenis ujian keterampilan dan dilakukan saat pembayaran seleksi ujian tertulis.(Novi/MaI)

 
 

Halaman 6 dari 49

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com