You are here:

ORASI EMIL DI DEKLARASI BANDUNG UNTUK NKRI

PDFCetakEmail

Bandung [MAI] - Deklarasi Bandung untuk NKRI merupakan sebuah gerakan kesetiaan kita sebagai warga negara pada NKRI. Rasa Cinta kebangsaan hanya diarahkan pada 3 hal, yakni cinta kepada sang pencipta, cinta kepada sesama manusia, dan cinta kepada Tanah Air Indonesia. Kita harus bangga menjadi bagian dari Bangsa Indonesia, karena kita lahir, besar, dan menjalankan aktivitas keagamaan dan kebangsaan di tanah Air Indonesia.

Demikian diungkapkan Ridwan Kamil saat Orasi Kebangsaan Deklarasi Bandung untuk NKRI (30/10) dihadapan Ribuan warga dari berbagai suku, agama, organisasi dan komunitas masyarakat akan mengikuti kegiatan Deklarasi Bandung untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di Stadion Siliwangi. Deklarasi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

“Berdasarkan prediksi, 15 tahun lagi kita akan menjadi Negara Ekonomi terkuat ke 5 di dunia. Selain itu, kedepan kita juga akan menghadapi bonus demografi. Oleh karena itu, kita harus mempersiakan diri dengan mempersiapkan dan membekali generasi muda sebagai pelanjut bangsa yang paripurna serta memiliki semangat kebangsaan dan kecintaan kepada NKRI. Mari kita memperkokoh silaturrahmi dan persatuan kita, jadikan momentum hari ini sebagai momentum untuk menyatukan semangat pembangunan bangsa dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika”, tegas Walikota Bandung yang akrab dipanggil Emil dalam orasinya.

Sesuai dengan perkataan Bung Karno, Lanjut Emil, bahwa musuh terbesar kita saat ini bukan dari luar melainkan dari dalam negara kita sendiri. Fakta hari ini menujukkan banyaknya provokasi -provokasi yang ingin memecah bangsa Indonesia, oleh karena itulah kita hadir pada kesempatan ini untuk melawan segal hal yang ingin melemahkan persatuan Indonesia. Mari kita melawan segala bentuk provokasi dan musuh dari dalam yang ingin memecah belah NKRI dengan mengawalinya dari diri kita masing-masing.

“Ke depan, untuk membangun Indonesia kita harus melawan kebodohan, sikap intoleran, dan tindakan – tindakan yang dapat memecah belah kita. Mari membela NKRI, negara yang lahir dari keberagaman untuk persatuan, Indonesia harus menjadi bangsa yang kuat dan hebat, baldatun toyybatun warabbulgafur”, kata Emil mengakhiri Orasinya.

bunkri

Sementara itu Ketua Umum Bandung untuk NKRI Priana Wirasaputra mengatakan, Deklarasi Bandung untuk NKRI adalah sebuah kegiatan pernyataan bersama yang dilakukan oleh puluhan ribu warga Kota Bandung dari berbagai lapisan dan sebagai pengingat akan pentingnya arti dari nilai-nilai Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika, perdamaian, kerukunan hidup dan nasionalisme.

“Kegiatan ini kumpulan dari orang-orang yang mempunyai harapan dan semangat mengenai wilayah Bandung yang damai bersatu demi NKRI. Deklarasi nanti akan berisi nilai-nilai dari pilar kebangsaan kita,” kata dia.

Ia menuturkan ada berbagai alasan mengapa perlu diadakan kegiatan tersebut karena saat ini muncul sejumlah masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernergara dan mulai lunturnya nilai-nilai kebangsaan, kerukunan, nasionalisme dalam pelaksanaan pembangunan.

“Beberapa peristiwa dan fakta menunjukkan adanya sikap intoleransi, radikalisme, separatisme dan pelaksanaan kehendak yang inkonstitusional dari sebagian kelompok masyarakat,” katanya.

Berikut ialah isi teks Deklarasi Bandung untuk NKRI:

Dengan nama Tuhan Yang Maha Esa, kami warga Kota Bandung berjanji:

1. Menjunjung Tinggi Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI
2. Menhormati dan Menghargai Perbedaan Suku, Agama, Ras, serta Golongan yang sesuai perintahnya.
3. Membela Kebenaran, Keadilan dan Perdamaian
4. Gotong Royong Berperan Aktif Memakmurkan Negeri
5. Memuliakan Keluarga sebagai Fondasi Utama Menghasilkan Generasi yang kuat.

Acara Deklarasi ini (30/10) digelar sejak pukul 09.00 s.d 10.40 WIB, di Stadion Siliwangi, Jl. Lombok No. 10, Kota Bandung, yang diikuti sekitar 2.000 orang, yang berasal dari berbagai perwakilan elemen masyarakat dari Tokoh lintas Agama, Ormas Pemuda, pelajar, mahasiswa, dan berbagai komunitas di Kota Bandung.

 

Info Olahraga

LARANGAN JILBAB DALAM ASEAN GAMES 2014 SEOUL (REUTERS/MaI.com) Informasi tak sedap muncul dari pertandingan Asean Games 2014, larangan menggunakan jilbab menyebabkan beberapa atlet mengundurkan diri dari cabang olahraga yang mereka geluti. Salah satunya tim putri bola basket asal Qatar yang resmi mengundurkan diri karena beberapa pemainnya menggunakan jilbab....
Baca selengkapnya...
GELORA BANDUNG LAUTAN API BANDUNG (MaI) Vladimir Vujovic,...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Entertainment

AVENGERS GEBRAK INDONESIA JAKARTA (MaI.com) Banyak sekali...
Baca selengkapnya...
SATU NASYID, PERSEMBAHAN PERTAMA BANDUNG (MaI.com) 22 Maret 2004...
Baca selengkapnya...
JIKA BINTANG K-POP JADI TENTARA SEOUL (MaI.com) Semua pria dewasa...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Seks & Kesehatan

MENDADAK MEMAR JAKARTA (MaI.com) Tanpa disadari...
Baca selengkapnya...
PENTINGNYA AURANSI KESEHATAN Asuransi merupakan upaya memindahkan...
Baca selengkapnya...
MA-MIN YANG TURUNKAN KOLESTEROL Kolesterol dapat dikategorikan...
Baca selengkapnya...
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com