Atlet Layar Ini Mengaku Korban Penipuan Kontingen PON DKI

Cetak

Ditulis oleh REDAKSI Sabtu, 08 Desember 2012 21:15

Batam: Malang nasib Bayu Feindra. Bocah berusia 13 tahun itu menjadi korban penipuan. Atlet layar berbakat asal Kota Batam, Riau, itu sudah mengharumkan nama DKI Jakarta dalam Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau beberapa bulan lalu.

Dalam ajang tingkat nasional itu Bayu menggondol medali perunggu. Perolehan medali ini menambah pundi-pundi medali yang dikumpulkan kontingen DKI Jakarta. Ketika atlet lain mendapatkan guyuran bonus atas prestasinya, Bayu Feindra hanya bisa gigit jari.

Keikutsertaan Bayu masuk kontingen DKI Jakarta terjadi setelah oleh pelatih layar Kepulauan Riau ia dipinjamkan kepada pelatih layar DKI Jakarta. Saat memperkuat tim DKI, Bayu mengaku dipaksa merubah namanya dari Bayu Feindra menjadi Prasetyo Bayu Nugroho. Alasannya, agar modus peminjaman atlet itu tidak diketahui oleh panitia.

Saat Bayu menanyakan imbalan kepada pelatih DKI Jakarta, Bayu bertepuk sebelah tangan. Alasannya kontingen DKI Jakarta, nama Bayu Feindra tidak tercantum dalam kontingen. Pihak keluarga berharap tidak menjadi obyek jual-beli dan penipuan. Agar bakat anak tukang servis jam yang menghuni gubuk itu bisa disalurkan. (Agus Fathur/MaI)


Newer news items:
Older news items: