Jun 19, 2021

Malaysia Tetapkan UMR Hingga Rp2,7 Juta

MALAYSIA (MaI) - Untuk pertama kalinya pemerintah Malaysia menetapkan upah minimum regional (UMR) di beberapa wilayah di negara tersebut. Namun, UMR ini dianggap terlalu tinggi dan berpotensi merusak usaha-usaha kecil dan menengah.

Diberitakan New Strait Times, Selasa 1 Mei 2012, penetapan UMR diumumkan oleh Perdana Menteri Najib Razak Senin malam waktu setempat untuk wilayah Semenanjung Malaysia, Sabah, Labuan dan Sarawak.

Untuk wilayah semenanjung, UMR ditetapkan sebesar RM900 (Rp2,7 juta) per bulan atau sekitar RM4,33 (Rp13ribu) per jam. Sedangkan untuk wilayah Sabah, Labuan dan Sarawak UMR ditetapkan sebesar RM800 (Rp2,4 juta) per bulan atau sekitar RM3,85 (Rp11,6 ribu) per jamnya.

UMR ini diwajibkan bagi pelaku usaha di seluruh sektor ekonomi, baik besar maupun kecil, kecuali pekerja domestik seperti pembantu rumah tangga atau tukang kebun. Razak mengatakan bahwa penetapan UMR ini untuk menjadikan Malaysia sebagai negara berpenghasilan tinggi di Asia.

"Ketika perintah UMR ditetapkan, pengusaha punya waktu enam bulan untuk mengimplementasikannya. Pengusaha mikro diberikan waktu 12 bulan, karena kami sadar perlu lebih banyak waktu bagi mereka untuk melakukan penyesuaian dan memastikan bisnis mereka tidak terpengaruh," kata Razak.

Kebijakan baru ini akan menguntungkan sekitar 3,2 juta pekerja di sektor usaha kecil dan menengah yang mendapatkan upah kurang dari RM700 per bulannya. Mereka adalah 33 persen pekerja yang berada di bawah garis kemiskinan di Negeri Jiran. UMR baru ini berlaku untuk semua pekerja, baik warga lokal maupun pekerja asing.

Bagi pengusaha yang tidak melakukan penyesuaian akan didenda RM10.000 (Rp30,3 juta) per pegawai. Jika terus melanggar, maka mereka akan didenda RM1.000 (Rp3 juta) per hari. Jika pelanggaran terus berlanjut, denda bisa mencapai RM20.000 (Rp60 juta) atau penjara lima tahun.

UMR terlalu tinggi?

Ketetapan pemerintah ini disambut gembira oleh para pekerja, namun kritik berdatangan dari pelaku usaha kecil yang mengaku tidak akan kuat menggaji pegawai sesuai UMR.

"RM900 terlalu tinggi bagi usaha di kota kecil atau desa terpencil," kata Shamsuddin Bardan, direktur Federasi Pengusaha Malaysia, dikutip dari BBC.

Dia mengatakan, ketetapan baru pemerintah ini berarti pengusaha di Sabah dan Sarawak harus menaikkan gaji 40 persen-90 persen. Jika demikian, maka harga barang dan jasa juga akan meningkat, untuk menutupi kenaikan gaji pegawai.

Jika UMR ditetapkan merata di seluruh Malaysia, dikhawatirkan akan menciptakan ketidakstabilan ekonomi, karena banyak pengusaha yang tidak mampu membayar pegawai. "Kami berpikir, situasi akan lebih baik jika kenaikan gaji diiringi dengan peningkatan produktivitas dan kemampuan pegawai," kata Bardan. (vv/Hendra/Mai)

Malaysia Airlines Diminta Berguru ke AirAsia

(MAI) - Mantan perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, rupanya mendesak maskapai penerbangan milik Malaysia, Malaysia Airlines, untuk 'mengambil ilmu' dari AirAsia tentang struktur manajemen berbiaya murah.

Menurut Mahathir, saat ini momen terbaik mempelajari dan melihat, mengapa maskapai milik negara sendiri mengalami krisis keuangan yang serius sedangkan maskapai yang lebih murah malah memberikan keuntungan.

Apalagi, kata Mahathir yang mengakhiri jabatannya sebagai perdana menteri di tahun 2003 itu, sebagian saham Malaysian Airlines sudah dimiliki Khazanah Nasional yang juga memiliki saham AirAsia. Pada Agustus tahun lalu, Malaysia Airlines dan AirAsia menandatangani perjanjian kerjasama yang diperkuat dengan Tune Air dan Khazanah, sebagai pemegang saham utama dari AirAsia dan Malaysia Airlines.

Kerjasama ini mengakibatkan Tune Air memegang saham 20,5 persen di Malaysia Airlines dan Khazanah memiliki 10 persen saham dari AirAsia. Pendiri Tune Air, Tan Sri Tony Fernandes dan Datuk Kamarudin Meranun, kemudian juga bergabung dalam jajaran petinggi Malaysia Airlines.Harusnya, kata Mahathir, hubungan ini mengikat kebersamaan mereka.  "Mengingat kedua perusahaan penerbangan beroperasi dari negara yang sama, tidak ada alasan untuk Malaysia Airlines gagal. Mereka harus bekerja sama," tutur Mahathir dilansir Bernama, Sabtu 3 Maret 2012.

Mahathir menambahkan bahwa AirAsia mendapatkan banyak uang meski merupakan merupakan maskapai berbiaya rendah. "Jadi ada sesuatu hal yang Malaysia Airlines dapat mempelajari manajemen AirAsia, dengan biaya yang murah, dan menghasilkan keuntungan," kata Mahathir. Malaysia Airlines disebut mengalami kerugian 2,52 miliar ringgit pada 31 Desember 2011, dan merupakan kerugian terbesar dalam sejarah perusahaan, dengan pendapatan 13,9 miliar ringgit. Sementara itu, AirAsia melaporkan laba bersih 564,1 juta ringgit dengan pendapatan 4,47 miliar ringgit yang menjadi rekor pendapatan mereka. (viva/mai)

Nokia PHK 4.000 Karyawan

Helsink (MaI) - Nokia baru-baru ini mengadakan pengumuman mengenai pemberhentian beberapa karyawan di beberapa pabriknya. Sekitar 4.000 karyawan di pabrik yang berlokasi di Finlandia, Hungaria dan Meksiko akan diberhentikan bertahap pada tahun 2012 ini.

Dalam pernyataannya, Nokia memutuskan melakukan PHK tersebut karena ingin mengalihkan basis produksi smartphone ke Asia. Perakitan smartphone dipandang lebih efisien dilakukan di Asia karena mayoritas supplier komponen berada di benua ini. Rabu (8/2/2012), ketiga pabrik yang dilanda pemutusan kerja itu masih akan beroperasi. Namun lebih untuk proses kustomisasi smartphone yang ditujukan ke pasar Eropa dan Amerika. "Memindahkan perakitan ke Asia ditujukan untuk meningkatkan kecepatan kami ke pasar. Dengan bekerja lebih dekat dengan supplier, kami yakin mampu memperkenalkan inovasi ke pasar lebih cepat sehingga lebih kompetitif," kata Niklas Savander, Nokia Executive Vice President.

Nokia saat ini masih berstatus sebagai vendor ponsel terbesar di dunia. Namun mereka keteteran di segmen smartphone yang didominasi handset Android serta iOS. Vendor asal Finlandia itu kini menggantungkan asa pada sistem operasi Windows Phone buatan Microsoft. Mereka telah merilis sejumlah seri Nokia Windows Phone yaitu Lumia 800, Lumia 710 dan Lumia 900.i - Nokia mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) sejumlah seri Nokia Windows Phone yaitu Lumia 800, Lumia 710 dan Lumia 900.

Image
Maklumat Independen adalah berita online yang menyajikan informasi hangat seputar peristiwa dan perkembangan Ekopolisosbud. Di sini Anda bisa mendapatkan berita terbaru dari seluruh dunia dengan cepat.