EMIL SEGERA BUKA TAMAN BERPAGAR

 BANDUNG (MaI.com) Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengaku tak suka melihat taman-taman di Kota Bandung yang saat ini kondisinya dipagari sehingga tak bisa dinikmati oleh warga. Karena itu ia menyatakan secara bertahap akan membuka pagar-pagar taman dan menatanya agar warga bisa beraktivitas di taman-taman itu.

"Saya pelan-pelan akan mengurangi pagar. Saya tidak suka taman dipagari. Jadi mohon waktu," ujar Emil saat ditemui di Taman Cempaka Jalan Taman Cempaka, Sabtu (21/9/2013).

Ia meminta waktu untuk menata taman-taman yang ada, termasuk taman-taman yang berpagar. Karena jika taman dibuka, maka penerangan taman pun harus diperhatikan.

"Kalau taman dibuka, lampu taman harus sudah nyala juga. Supaya tidak menjadi tempat yang semestinya. Kombinasi lampu dinyalakan dan pagar dikurangi akan jadi visi membuat taman yang ramah dengan keaktifan yang hingga larut malam," katanya.

Seperti diketahui, beberapa taman di Kota Bandung saat ini dipagari bahkan dikunci. Alasannya adalah karena tempat tersebut sering dijadikan tempat mesum atau tempat bagi para kaum tuna wisma tinggal sehingga taman menjadi kumuh.

Beberapa taman yang dipagari diantaranya Taman Maluku, Taman Cilaki, Taman Lansia, Taman Pramuka dan taman yang berada di Jalan Diponegoro. Wali Kota menginginkan, taman bisa menjadi tempat rekreasi dan interaksi warga.

Untuk mengatasi hal itu, Emil pun akan menyiapkan polisi taman yang akan bertugas menjaga taman. "Nanti di tiap taman ada 1 pos, isinya perpustakaan kecil lalu ada toilet, dan ada penjaganya yang digaji per bulan. Sehingga seluruh taman sampai malam pun ada yang jaga," tutur Emil. (Hendra/MaI)