April 20, 2021

INDONESIA CIPTAKAN SEKOLAH AMAN BENCANA

JAKARTA (MaI) Dilatarbelakangi dengan berbagai kejadian kebencanaan yang menelan banyak korban dan membuat ribuan sekolah rusak, Menkokesra, Kepala BNPB, Menkes alm dan Wamendik mengadakan peluncuran kampanye Sejuta Sekolah dan Rumah Sakit Aman di Indonesia pada tanggal 29 Juli 2010. Dari hasil kampanye inilah banyaknya aktivis yang turun tangan dalam kegiatan menciptakan sekolah aman bencana.

“Dari sisi komunitas bencana, pentingnya sekolah aman ini untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan anak mengenai mitigasi bencana” ujar Yanti, Ketua Sekretaris Nasional (Seknas) Sekolah Aman ketika diwawancarai MaI.com via telephone (31/8).

Di Indonesian 75% sekolahnya berada di daerah resiko tinggi gempabumi. Kemdikbud mendata sampai akhir tahun 2011 sebanyak 194.844 ruang kelas rusak berat di SD/SDLB dan SMP/SMPLB. Tahun 2011 telah terealisasi rehabilitasi sebanyak 21.500 ruang kelas, sisanya sebanyak 173.344 ruang kelas rusak berat akan direhabilitasi pada tahun anggaran 2012. Sementara data Kemenag menunjukkan dari 208.214 ruang kelas MI dan MTs, sebanyak 13.247 ruang kelas rusak berat dan 51.036 ruang kelas rusak ringan.

Dengan keadaan sekolah di Indonesia yang seperti ini, munculah gagasan untuk menciptakan sekolah/madrasah aman bencana. Pedoman sekolah aman dari bencana ini diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Penyusunan pedoman ini melibatkan berbagai institusi seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), UNDP, World Bank, ITB, Yayasan  KerLiP dan organisasi lainnya.

Sekolah aman adalah komunitas pembelajar yang berkomitmen akan budaya aman dan sehat, sadar akan risiko, memiliki rencana yang matang dan mapan sebelum, saat, dan sesudah bencana, dan selalu siap untuk merespons pada saat darurat dan bencana. Sekolah aman bencana ini menjadi sesuatu yang penting untuk dilaksanakan.

“Tujuan dari upaya pembentukan sekolah aman bencana ini adalah di tahun 2014, sebanyak 75% sekolah/madrasah di Indonesia aman terhadap bencana baik struktural maupun non struktural” lanjutnya.

Jika dilihat secara struktural ada beberapa aspek yang harus dipenuhi dalam sekolah aman bencana, diantaranya lokasi aman dari bencana, struktur bangunan aman, design dan penataan kelas aman dan dukungan sarana prasarana aman.

Selain dari aspek struktural adapun aspek mendasar krangka kerja non struktural yaitu peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan, kebijakan sekolah/madrasah aman, perencanaan kesiapsiagaan, dan mobilitas sumber daya. (Desti/MaI)

 

HARI PERTAMA PELAKSANAAN SBMPTN

Bandung (MaI) Pelaksanaan kegiatan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013, dilaksanakan hari ini (18/6) serentak di seluruh Indonesia, hari pertama pelaksanaan Ujian Tertulis SBMPTN 2013 adalah Tes Potensi Akademik dan Tes Kemampuan Dasar Umum.

Panitian Lokal Bandung menguraikan berbagai data terkait penerimaan mahasiswa baru tahun 2013 di 4 Perguruan Tinggi Negeri di Kota Bandung. Total Peserta yang mendaftar secara online SBMPTN 2013 sebanyak 37.682 peserta, dan ada 329 peserta yang tidak menyelesaikan pendaftarannya.

Sedangkan untuk data peserta SBMPTN 2013 di Panitia Lokal Bandung Per Kelompok Ujian yang telah mendaftar online dan mencetak Kartu Tanda Bukti Pendaftaran sampai dengan 8 Juni 2013 pukul 22.00 WIB yaitu : kelompok Saintek rencana awal sebesar 14.600 yang terisi 14.709. Kelompok Soshum rencana awal 15.000 yang terisi 15.809 dan kelompok Campuran dengan rencana awal 10.400 yg terisi hanya 7.164 peserta. Untuk total keseluruhan awal sebesar 40.000 peserta tetapi yang mendaftar hanya 37.682 peserta saja. 

Adapun total kuota penerimaan mahasiswa baru di 4 PTN yang ada di Kota Bandung adalah : Institut Teknologi Bandung (ITB) kuota yang terisi dari jalur Bidik Misi, SNMPTN, SBMPTN dan mandiri sebanyak 3.560. Universitas Padjadjaran (Unpad)  sebesar 5.743 kuota, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebanyak 6.957 kuota.

Sedangkan untuk Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) kuota penerimaan mahasiswa baru  dilakukan melalui 5 jalur, yaitu : Jalur Nasional SNMPTN (25%), SBMPTN (15%), Jalur Nasional di bawah Kemenag SPMB-PTAIN Prestasi (25%), SPMB-PTAIN Tulis (15%), dan Jalur Mandiri UIN SGD 20%.

Untuk jumlah peminat SNMPTN dan SBMPTN untuk Perguruan Tinggi Negeri Kota Bandung 2013 adalah : ITB dengan 12 Fakultas dan 45 Program Studi, peminat dari jalur SNMPTN sebanyak 28.774 dan jalur SBMPTN 28.075. UNPAD dengan 16 Fakultas dan 43 Program Studi, peminat dari jalur SNMPTN 141.860 dan jalur SBMPTN 73.557. Untuk UPI dari 7 Fakultas dan 64 Program Studi peminat dari SNMPTN sebanyak 44.959 dan SBMPTN 48.784. Sedangkan untuk UIN Bandung dari 8 Fakultas dan 41 Program Studi ada sekitar 11.050 dari jalur SNMPTN dan 6.808 dari jalur SBMPTN.

Data peserta berkebutuhan khusus pada ujian SBMPTN 2013 sebanyak 19 orang. 10 orang tuna netra, 2 tuna orang rungu, 2 orang tuna daksa dan 2 orang sakit/kecelakaan pada kelompok Soshum. Ada 1 orang tuna daksa dan 1 orang sakit/kecelakaan pada kelompok Campuran. Serta ada 1 orang sakit/kecelakaan pada kelompok ujian Saintek.

Panitia Lokal Bandung membagi lokasi Ujian Tertulis menjadi 38 sektor dan 107 lokasi di wilayah Kota Bandung yang terdiri dari 12 Sekolah Dasar (negeri), 36 Sekolah Menengah Pertama (negeri & swasta), 45 Sekolah Menengah Atas (negeri, swasta, dan kejuruan) serta 14 Perguruan Tinggi (negeri, swasta, dan lembaga pendidikan).

Penggunaan Wilayah Terjauh dari Sekretariat Panitia Lokal Bandung di wilayah Utara berlokasi di UPI untuk kelompok ujian Campuran. Wilayah Selatan di SMPN 34 untuk kelompok ujian Soshum. Wilayah Barat di SMKN 12 untuk kelompok ujian Soshum dan wilayah Timur di SMKN 19 untuk ujian Soshum.

Data pengawas SBMPTN 2013 berasal dari beberapa kalangan. Dari ITB 19 orang dosen dan 507 mahasiswa. Dari UNPAD terdiri dari 173 dosen dan 336 mahasiswa. UPI terdiri dari 201 dosen, 380 mahasiswa dan 139 pegawai. UIN Bandung berasal dari dosen selurunya sebanyak 146 orang. Sedangkan dari sekolah dan PTS ada sekitar 1909 orang pengawas.  Untuk pengawas berkebutuhan khusus disediakan 36 orang dan 2 pengawas di ruang cadangan di ITB.

Daya tampung nasional untuk Jalur SBMPTN 2013 dari total 62 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia adalah 85.382 orang. Pelamar Program Bidikmisi dari Jalur SBMPTN 2013 sejumlah 55.984. Adapun data nasional untuk peserta SNMPTN 2013 adalah 765.531 dan peserta yang diterima tercatat 133.604 (17,45%). Peserta pelamar Program Bidikmisi di Jalur SNMPTN 2013 adalah 128.266, peserta yang lolos menerima bantuan Program Bidikmisi sejumlah 23.942 (18,67%).

Pengumuman hasil SBMPTN 2013 akan dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2013 melalui laman www.sbmptn.or.id <http://www.sbmptn.or.id> dengan menggunakan Nomor Peserta yang tercantum dalam Kartu Tanda Bukti Pendaftaran/Kartu Peserta dan tanggal lahir sebagai password.(Novi/MaI)

37.682 SIAP REBUT KURSI PTN DI JABAR

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Bandung, Sebanyak 37.682 calon peserta SBMPTN 2013 akan mengikuti ujian di Panlok Bandung pada tanggal 18-19 Juni 2013 nanti. Dari total peserta sebanyak 37.682 yang ada di Panlok Bandung, terdapat 14.709 calon peserta dari Kelompok Ujian Saintek, sedangkan untuk Kelompok Ujian Soshum, panitia mencatat sebanyak 15.809 calon peserta. Adapun calon peserta yang memilih Kelompok Ujian Campuran sebanyak 7.164 calon peserta.

Tahun ini, jumlah calon peserta berkebutuhan khusus yang terdaftar di Panlok Bandung meningkat dari tahun sebelumnya. Peserta berkebutuhan khusus yang terdaftar di Panlok Bandung berjumlah 19 orang, sedangkan tahun lalu hanya 13 orang saja.

Menurut Weny Widyowati, Panitia Lokal Bandung SBMPTN 2013 Sub Bidang Informasi dan Humas, mengatakan hingga tanggal 12 Juni 2013 pukul 15.00 WIB, dari 19 calon peserta berkebutuhan khusus, baru 16 calon peserta  yang telah melapor ke Sekretariat Panlok Bandung. Bagi peserta yang belum melapor, masih ada kesempatan hingga Sabtu, 15 Juni 2013 pukul 15.00 WIB.

Weny menambahkan bahwa mulai hari Sabtu 15 Juni 2013, layanan Sekretariat berpinidah dari tempat sebelumnya di Gedung Rotunda ke Gedung Labtek V.

Panitia Lokal Bandung menghimbau para calon peserta yang telah menyelesaikan pendaftaran online SBMPTN, dapat melihat alamat lokasi ujian pada Kartu Tanda Bukti Pendaftaran (Kartu Peserta) SBMPTN 2013. 

Selain itu Panitia Lokal Bandung pun  menyarankan kepada calon peserta untuk  memastikan beberapa hal terkait kepastian lokasi ujian, mulai dari memeriksa rute kendaraan umum, jalur terdekat menuju lokasi ujian, sampai mengetahui jalur-jalur alternatif menuju lokasi ujian. Calon peserta dapat mengetahui kepastian ruangan dan lokasi tempat duduk satu hari menjelang Ujian Tertulis dilaksanakan.

Panitia Lokal Bandung menyarankan agar setiap calon peserta memeriksa ruangan dan lokasi tempat duduknya pada sore hari sebelum hari pelaksanaan ujian untuk mengetahui dengan benar ruang dan lokasi tempat duduknya.

Para calon peserta yang telah memiliki Kartu Peserta SBMPTN 2013 dapat melihat persyaratan dan perlengkapan yang wajib dibawa pada bagian pojok kiri bawah  kartu pesertanya masing-masing. Perlengkapan yang wajib dibawa oleh setiap calon peserta berupa Kartu Peserta SBMPTN 2013, fotokopi ijazah yang telah dilegalisir atau tanda lulus asli (STL atau SKHUN), pensil 2B, karet penghapus, dan peraut pensil.

Bagi calon peserta ujian SBMPTN lulusan tahun 2011 dan 2012 diwajibkan untuk membawa ijazah asli pada saat akan mengikuti ujian, sedangkan untuk lulusan tahun 2013 yang belum memiliki ijazah, dapat menggunakan surat tanda lulus asli atau SKHUN.

Panitia Lokal Bandung kembali mengimbau  calon peserta untuk tidak lupa membawa seluruh dokumen yang diperlukan demi kelancaran proses ujian. Selain itu, agar dapat mengetahui informasi terbaru seputar SBMPTN 2013, disarankan kepada seluruh calon peserta agar senantiasa mengikuti perkembanganya dari berbagai media massa.(Novi/MaI)

PENGUMUMAN SBMPTN 2013

Bandung (MaI) Berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013,  Panitia Lokal Bandung SBMPTN memberikan beberapa informasi penting yang harus diperhatikan calon peserta ujian yang berkaitan dengan persiapan pada saat mengikuti ujan seperti jadwal ujian, lokasi ujian, kelengkapan dan sebagainya.

Untuk jadawal SBMPTN 2013 Ujian Tertulis akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada hari Selasa dan Rabu, tanggal 18 dan 19 Juni 2013. Pada hari pertama akan dilaksanakan Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU). Sedangkan pada hari kedua akan dilaksanakan Kemampuan Dasar Saintek/Soshum/Campuran.

Panitia lokal Bandung mengimbau kepada seluruh peserta untuk datang 1  jam lebih awal sebelum ujian dimulai, hal ini dilakukan untuk menghindari keterlambatan dalam melaksanakan ujian, karena tidak ada penambahan waktu ujian bagi peserta yang terlambat.

Lokasi ujian dapat dilihat pada Kartu Tanda Bukti Pendaftaran (Kartu Peserta) SBMPTN 2013, semua calon peserta yang akan mengikuti ujian harus mengetahui dengan benar lokasi ujiannya. Sedangkan bagi peserta yang akan menggunakan kendaraan umum pada saat melakukan ujian, disarankan untuk memeriksa rute kendaraan umum menuju lokasi ujian dan mengetahui jalur terdekat dan jalur-jalur alternatif lainnya menuju lokasi ujian.

Calon peserta dapat mengetahui kepastian ruangan dan lokasi tempat duduk satu hari menjelang Ujian Tertulis dilaksanakan yakni pada sore hari sebelum hari pelaksanaan ujian untuk mengetahui dengan benar agar peserta tidak tersesat.(Novi/MaI)

Menurut Panitia Lokal  Bandung
SBMPTN 2013 Sub Bidang Informasi dan Humas, Weny Widyowati mengatakan bahwa peserta ujian SBMPTN tidak diwajibkan menggunkan seragam. Pakaian yang wajib digunakan oleh setiap peserta adalah  pakaian formal berkerah. Untuk warna dan motif pakaian tidak ada ketentuan khusus, namun harus rapi dan sopan.

Sedangkan untuk peserta wanita, diijinkan menggunkan rok sopan, untuk pria diijinkan menggunakan jeans dengan catatan sopan dan tidak robek.

Kartu Peserta SBMPTN 2013, fotokopi ijazah yang telah dilegalisir atau tanda lulus asli (STL atau SKHUN), pensil 2B, karet penghapus dan peraut pensil menjadi peralatan yang wajib dibawa para peserta untuk keperluan ujian. Sedangkan untuk lulusan tahun 2011 dan 2012 diwajibkan untuk membawa ijazah asli pada saat akan mengikuti ujian, sedangkan untuk lulusan tahun 2013 yang belum memiliki ijazah, dapat menggunakan surat tanda lulus asli atau SKHUN.

Panitia kembali mengimbau calon peserta ujian, agar dapat mengetahui informasi terbaru dan perkembangan seputar SBMPTN 2013 dari berbagai media massa.

POLDA JAWA BARAT ANCAM HALANGI 1000 MAHASISWA MASUK KE UNPAD !

 

Sumedang, Ditengah persiapan menuju Pertemuan Nasional Konsolidasi Mahasiswa Indonesia di UNPAD, Ketua Panitia  : Arif Rasyidi, mendapat intimidasi dan ancaman oleh salah satu orang yang mengaku sebagai aparat kepolisian. Aparat tersebut mengatakan bahwa ia akan menghalangi seluruh Mahasiswa Indonesia yg akan mencoba masuk ke Jatinangor dan mengancam akan membubarkan secara paksa kegiatan Konsolidasi Nasional tersebut.

Arif Rasyidi mengatakan bahwa ia bersama rekan-rekan Mahasiswa tidak takut dan menciut menghadapi ancaman tersebut, dan akan terus bergerak bersatu padu menolak kenaikan BBM,  karena aktivitas berkumpul, berserikat, dan mengeluarkan pendapat dilindungi oleh Undang-Undang, ia pun merasa heran dengan begitu reaktifnya Aparat dalam menanggapi kegiatan ini, seharusnya jikalau Aparat masih punya hati nurani  karena Pemerintah hari ini belumlah bertindak adil terhadap rakyatnya sendiri, Aparat seharusnya mendukung langkah perjuangan Mahasiswa dengan memfasilitasi dan memberikan perlindungan keamanan, bukan malah mengintimidasi, mengancam, dan membubarkan paksa.

Arif sendiri menegaskan, rencanya acara Pertemuan Nasional Konsolidasi Mahasiswa Indonesia ini akan diiukti oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus se Indonesia, hingga siang tadi tercatat sudah 20 kampus yang sudah menyatakan konfirmasi untuk hadir.


Dalam siaran persnya, ketua pelaksana, Arief Rasyidi mengatakan, negeri yang yang terbentang luas dari sabang sampai merauke ini penuh dengan kekayaan alamnya. Dunia pun mengakui nya. Namun ada apa dengan pengelolaan sumber daya alamnya? Sumber daya energi? Apakah sumber daya alam yang dimiliki bangsa ini hanyalah sebuah legenda?

Dengan sadar dan ikhlas atas nama yang melekat pada identitas kami mengundang seluruh Mahasiswa Indonesia untuk hadir Bersatu dan Mengepung dalam acara konsolidasi mahasiswa Indonesia Menolak Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak. Yang akan di laksanakan pada:Sabtu-minggu 15-16 Juni 2013. Bertempat di Kampus Unpad (Univ. Padjajaran) Jatinangor.(Hendra/MaI)

Image
Maklumat Independen adalah berita online yang menyajikan informasi hangat seputar peristiwa dan perkembangan Ekopolisosbud. Di sini Anda bisa mendapatkan berita terbaru dari seluruh dunia dengan cepat.