PEREBUTAN KURSI DI PTN NEGERI

Bandung, Berakhirnya tahun ajaran di SMA/sederajat maka tak akan luput dari ramainya siswa/siswi yang mendaftar ke perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Berkenaan dengan ini, 4 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Bandung yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran (UNPAD), UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjelaskan masalah tersebut sesaat setelah acara "Jumpa Pers Sosialisasi SBMPTN 2013", di Executive Lounge, Gedung Rektorat Unpad Lt. 2  Jl. Dipati Ukur 35 Bandung pada Kamis (4/4).

Menurut Furqon, perwakilan dari UPI menungkapkan bahwa porsi kuota untuk SBMPTN minimal 30% untuk setiap program studi, dan 50% untuk setiap program studi dari jalur SNMPTN. Untuk total kursi yang disediakan UPI pada tahun 2013 ini sebesar 6.957 kursi, 3.481 untuk SBMPTN dan 2.084 untuk jalur mandiri (SNMPTN).

Furqon menambahkan megenai 5 jurusan yang banyak diminati calon mahasiswa yaitu, Jurusan PGSD, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Jurusan Pendidikan Matematika, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dan Jurusan Manajemen.

Mengenai biaya perkuliahan lebih lanjut Furqon mengatakan "Belum ada kepastian masalah ini, prinsipnya tidak ada kenaikan biaya kuliah", ujar Furkon. 

Sementara Kadarsah Suryadi, utusan dari ITB mengungkapkan bahwa kuota dari jalur mandiri (SNMPTN) sebesar 60% dan jalur SBMPTN 40%. Dengan jumlah total kursi sebanyak 3.560, untuk SNMPTN sebesar 2.136 kursi dan SBMPTN sebanyak 1.424.

Berkenaan mengenai fakultas yang banyak diminati, Kadarsah Suryadi mengatakan ada 3 yaitu (1) Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan; (2) Fakultas Teknik Industri; dan (3) Fakultas Teknik Elektro dan Informatika.

"Jika sebelumnya di ITB ada dana pengembangan yang dibayar dimuka, maka tahun ini ITB menggratiskan calon mahasiswa yang kurang mampu. Bagi yang mampu membayar antara 0-10 juta sesuai kemampuan orang tuanya", tegas Kadarsah Suryadi.

Sedangkan utusan dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Afifuddin mengatakan bahwa UIN membuka kesempatan bagi calon mahasiswa dari 5 jalur, yaitu (1) jalur SNMPTN sebesar 25%; (2) jalur SBMPTN sebesar 15%; (3) jalur SPMB Undangan sebesar 25%; (4) jalur SPMB Tertulis sebesar 15%; dan (5) jalur mandiri UIN dengan kuota 20%. Kuota total yang disediakan UIN Bandung sebanyak 4.400 kursi.

Mengenai jurusan yang paling diminati pendaftar, Afifuddin mengatakan ada 5 jurusan yaitu, Jurusan Program Teknik Informatika, Jurusan Manajemen Keuangan Syariah, Jurusan Manajemen Psikologi, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Agama Islam.

"Diperkirakan tidak ada kenaikan SPP tahun ini, tahun lalu paling tinggi sebesar Rp. 3.200.000 mendapatkan semuanya bukan hanya SPP untuk semester pertama", ungkap Afifuddin saat ditanya mengenai biaya kuliah.

Sedangkan UNPAD, yang disampaikan oleh Engkus Kuswarno mengatakan bahwa kuota total tahun 2013 sebesar 6.018 kursi, dengan alokasi untuk SNMPTN 60% (3.733) dan SBMPTN 40% (2.095). UNPAD juga menyediakan kuota mandiri bagi mahasiswa internasional sebanyak 190 kursi yang diambil dari kuota SBMPTN.

Untuk jurusan yang banyak diminati, Engkus Kuswarno mengatakan ada 5, yaitu Ilmu Komunikasi, Manajemen, Akuntansi, Farmasi dan Psikologi. Berkenaan dengan program "UNPAD Nyaah Ka Jabar" yang dirilis beberapa bulan lalu, Engkus mengahrapkan idealnya dari 42 prodi yang ada di UNPAD bisa terisi dari perwakilan 26 kota/kabupaten di Jawa Barat.

"UNPAD tidak ada kenaikan SPP, tidak ada dana pengembangan yang harus dibayar dimuka. Pola pembayarnya berbeda, dilakukan setiap semester", ucap Engkus.(Novi/MaI)