Januari 21, 2021

PASCA TRAGEDI MINA: IRAN PROTES KERAS

IRAN (MaI.com/Reuters) Iran menyatakan kemarahan karena kematian 131 warganya dalam tragedi Mina pada Kamis (24/9/2015) lalu. Penyelenggara haji dinilai mengabaikan aturan pengendalian massa sehingga menewaskan lebih dari 700 orang, atau bencana terburuk selama 25 tahun terakhir

Dikutip dari Reuters, Sabtu (26/9/2015), ratusan warga Iran menggelar demonstrasi besar-besaran di Teheran pada Jumat waktu setempat. Meneriakkan seruan 'Matilah dinasti Saudi'.

Buntut dari musibah tersebut, Raja Saudi, Salman memerintahkan untuk meninjau rencana pengelolaan haji yang dilakukan. Menteri Kesehatan Arab Sudi Khalid Al-Falih mengatakan, penyelidikan akan dilakukan dengan cepat para korban terluka dan meninggal akan dihitung secara detail.

Setidaknya ada 863 jamaah terluka dalam bencana tersebut, di mana dua kelompok besar peziarah bertabrakan di persimpangan jalan di Mina, beberapa kilometer timur dari Mekkah, dalam perjalanan mereka akan melakukan ritual lempar jumrah di Jamarat. (red)

PESAWAT MALAYSIA MH370 MASIH TERBANG SELAMA 4 JAM

WASHINGTON (MaI/KOMPAS.COM) Sejumlah penyidik AS menduga, pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 masih tetap terbang selama empat jam setelah otoritas penerbangan Malaysia memperhatikan pesawat itu hilang dari radar di atas Laut China Selatan.


Para penyidik penerbangan dan pejabat keamanan nasional AS yakin bahwa pesawat itu, sebuah Boeing 777, terbang total selama lima jam. Hal itu berdasarkan data otomatis yang diunduh dan dikirim ke darat dari mesin Boeing 777 sebagai bagian dari program pemeliharaan dan pemantauan rutin. Demikian menurut laporan di laman The Wall Street Journal Asia, Kamis (13/3/2014).

 

ARGENTINA TOLAK PEMAKAMAN PERWIRA NAZI

BUENOS AIRES (BBC/MaI.com) - Argentina mengatakan pihaknya tidak akan menerima jazad terpidana penjahat perang Nazi, Erich Priebke, yang meninggal dunia di Italia, Jumat (11/10/2013).

Priebke melarikan diri ke Argentina setelah Perang Dunia II dan tinggal selama hampir empat puluh tahun di Argentina sebelum memiliki identitas resmi pada 1994.

Dia kemudian diekstradisi ke Italia dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Dia meninggal dunia pada usia 100 tahun di Italia, Jumat kemarin, kata pengacaranya kepada media Italia.

Seorang pejabat Italia mengatakan, jenazah Priebke akan dimakamkan di samping makam istrinya di Argentina.

Namun demikian, Menteri Luar Negeri Argentina Hector Timerman, dalam pesan Twitternya, mengatakan bahwa pemakamam Priebke di Argentina tidak akan terjadi.

Dia mengatakan, Argentina tidak akan memaafkan atau melupakan penjahat perang Nazi yang terbukti melakukan genosida.

Setelah diekstradisi ke Italia, dia diadili dan divonis hukuman penjara seumur hidup, pada 1996.

Tetapi karena usia dan kesehatannya yang terus memburuk, dia diizinkan menjalani hukuman dalam tahanan rumah di Roma.

Priebke dinyatakan bersalah memerintahkan pembantaian lebih dari tiga ratus orang warga sipil di Roma, Italia, selama Perang Dunia II.

Meskipun Priebke mengakui perannya dalam pembantaian itu, dia tidak pernah mengungkapkan penyesalan.

Pada bulan Juli lalu, sebuah asosiasi yang mewakili keluarga dari beberapa korban pembantaian menyerukan agar Priebke "meminta maaf".

Dia diekstradisi ke Italia pada tahun 1994 setelah dia diketahui bekerja sebagai guru sekolah di Argentina .

Keberadaannya berhasil dilacak oleh seorang wartawan Amerika yang bekerja untuk ABC News. Dalam sebuah wawancara, dia mengakui perannya dalam pembantaian tersebut. (RED)

 

PENYADAPAN: AMERIKA - AUSTRALIA BUNGKAM

JAKARTA (KOMPAS/MaI.com) Pemerintah Indonesia telah meminta konfirmasi kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Australia mengenai penyadapan yang diduga telah dilakukan kedua negara tersebut terhadap Indonesia.

Hasilnya, baik AS maupun Australia tidak membenarkan, juga tidak menyangkal.

"Kedua pemerintahan tersebut tidak menyangkal ataupun menyanggah," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (4/11/2013).

Menurut Marty, jawaban tersebut tidak hanya diterima Indonesia, tetapi juga negara-negara lain yang diberitakan telah disadap. Khusus untuk Amerika, lanjut Marty, mereka mengaku masih dalam tahap konfirmasi.

"Jadi, ini adalah jawaban yang umum yang diterima oleh setiap negara," ujar dia.

Oleh karena itu, lanjut Marty, yang dapat dilakukan Indonesia adalah meningkatkan kewaspadaan. Indonesia, menurutnya, akan melakukan berbagai upaya agar masalah keamanan terkait penyadapan ini dapat teratasi dan tidak terjadi kembali.

Diberitakan sebelumnya, badan intelijen AS diketahui menyadap komunikasi negara-negara sekutu mereka di Eropa. AS juga disebut menyadap komunikasi Pemerintah Indonesia. Australia juga diberitakan melakukan hal yang sama terhadap Indonesia.

Laporan terbaru yang diturunkan laman harian Sydney Morning Herald (www.smh.com.au) pada Kamis (31/10/2013) dini hari waktu setempat, atau Rabu malam WIB, menyebutkan, kantor Kedutaan Besar Australia di Jakarta turut menjadi lokasi penyadapan sinyal elektronik.

Aksi penyadapan ini mengundang reaksi keras di Tanah Air.  (Red)

CIA DORONG AS SERANG SYURIAH

obama

WASHINGTON DC  (MaI.com) Amerika Serikat makin bertekad menyerang Suriah untuk menghukum rezim Bashar al-Assad yang dinilai brutal dan keji karena melakukan serangan senjata kimia. Washington mengaku punya data intelijen terbaru bahwa pelaku serangan ke beberapa kota di pinggiran Damaskus, 21 Agustus lalu, adalah tentara pemerintah.

Laporan intel setebal empat halaman tersebut menyebutkan 1.429 orang tewas, termasuk 426 anak-anak, akibat serangan di Ghouta timur, dekat Damaskus. Laporan itu juga merinci dari mana roket bermuatan senjata kimia diluncurkan. Roket ditembakkan dari daerah yang dikuasai rezim Assad dan diarahkan ke kawasan yang dikuasai oposisi. “Kita tidak bisa biarkan preman dan pembunuh seperti Bashar al-Assad bisa menggunakan gas beracun untuk membunuh warganya,” kata Kerry, Jumat waktu setempat. Ia khawatir hal itu akan ditiru Iran, Hizbullah, dan Korea Utara.

Perlunya tindakan tegas terhadap Assad juga disampaikan Presiden Obama. “Kami tidak bisa menerima sebuah dunia di mana perempuan, anak-anak, dan warga sipil tak berdosa dibunuh dengan gas pada skala yang mengerikan,” kata Obama dalam kesempatan terpisah. Obama belum membuat keputusan final tentang tindakan Amerika terhadap Suriah. Kalaupun ada aksi militer, itu akan dilakukan terbatas. Pernyataan ini ditafsirkan bahwa Amerika akan menyerang menggunakan roket jelajah tanpa mengirim pasukan darat. Amerika sudah menempatkan lima kapal induk yang diperkuat rudal Tomahawk di bagian timur Laut Mediterania.

Tanggapan langsung datang dari sekutu Suriah, Rusia. Presiden Vladimir Putin menantang Amerika membeberkan data intelijen mereka di PBB. Putin menyebut omong kosong jika rezim Assad dikatakan menggunakan senjata kimia. “Saya yakin itu (serangan kimia) tidak lebih dari provokasi oleh mereka yang ingin menyeret negara-negara lain dalam konflik Suriah,” kata Putin di Vladivostok kemarin.

Inggris, sekutu dekat Amerika, tampaknya menjauh dari konflik ini. Parlemen negara itu, Kamis lalu, menolak ikut serta menyerang Suriah seperti yang digadang-gadang Perdana Menteri David Cameron. Sekutu Amerika yang mendukung adalah Prancis. Berbeda dengan Inggris, Amerika dan Prancis tak membutuhkan persetujuan senat atau parlemen untuk ikut menyerang. Meski demikian, jajak pendapat di kedua negara itu menunjukkan mayoritas masyarakatnya menolak pengiriman pasukan ke Suriah.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos, akhir pekan lalu, mendapatkan hasil 53 persen responden berpendapat bahwa Amerika harus keluar dari polemik terkait Suriah. Dari survei yang sama, hanya 20 persen warga Amerika yang menyatakan negaranya harus segera bertindak tegas dalam konflik Suriah.

Keengganan juga disampaikan warga Prancis. Jajak pendapat BVA yang dilansir Le Parisien-Aujourd'hui en France menunjukkan 64 persen responden menentang aksi militer, 58 persen tidak percaya Presiden Francois Hollande akan melakukannya, dan 35 persen khawatir aksi militer akan memicu perang besar di Timur Tengah. (Red/Tempo.co)

Image
Maklumat Independen adalah berita online yang menyajikan informasi hangat seputar peristiwa dan perkembangan Ekopolisosbud. Di sini Anda bisa mendapatkan berita terbaru dari seluruh dunia dengan cepat.