Januari 21, 2021

KEBANGKITAN NASIONAL RAKYAT INDONESIA

BANDUNG (MaI.com)

Kebangkitan Nasional tahun 2017 harus diawali oleh optimisme rakyat Indonesia bahwa kita mampu membuat perubahan berbagai bidang ke arah yang lebih baik.

Demikian diungkapkan tokoh mahasiswa Bandung Muhammad Zulkifly  saat diskusi terbatas dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Bandung Jumat, 20 Mei 2016.

"Kita sebagai mahasiswa harus menjadi garda terdepan untuk membangun optimisme rakyat Indonesia bahwa negara kita mampu melakukan perubahan berbagai bidang ke arah yang lebih baik", ungkap Zul.

Gebrakan hebat Jokowi dalam membangun infrastruktur, membasmi dan menghukum gantung para pengedar narkoba dan melawan para koruptor mulai menunjukkan hasil. Lewat berbagai kebijakan memangkas birokrasi yang mempermudah investasi, Indonesia kini menjadi idola baru didunia investasi dan bukan lagi singapura.

Sebagai tindak lanjut dari julukan idola itu, Jokowi sekarang terus menyiapkan Bandar udara Soekarno Hatta dengan melipatgandakan kapasitasnya, membuka berbagai pelabuahan udara lain beskala dunia. Pelabuhan laut khusus barang Sei Mangke bertaraf internasional di Sumatera Utara, adalah salah satu upaya menyaingi Singapura di selat Malaka. Ketika ekonomi Indonesia bangkit, maka akan diikuti oleh kekuatan militer yang hebat. Jika militer Indonesia kuat, maka bangsa lain seperti Singapura dan Malaysia tidak lagi memandang remeh Indonesia.

Sekarang, dengan anggaran yang masih minim, Indonesia sudah bisa menjadi negara dengan kekuatan militer terkuat di ASEAN dan urutan terkuat nomor 12 di dunia. Bisa dibayangkan jika Undang-undang Tax Amnesty jadi disahkan, maka ada kemungkinan duit WNI sebesar 4.000 Triliun di Singapura dan 11,4 ribu Triliun di seluruh dunia akan kembali ke Indonesia. Itu jelas akan membuat pertumbuhan ekonomi dalam negeri melonjak tinggi di atas 12%, mengalahkan India dan Cina

Kebangkitan Nasional adalah Masa di mana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaanRepublik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belandadan Jepang. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928).

Naiknya Jokowi menjadi RI-1 adalah sesuatu yang ajaib (miracle). Tak banyak pihak yang yakin jika Jokowi berhasil menjadi Presiden. Menjelang Pilpres 2014 lalu, Singapura, negara-negara Eropa dan Amerika, sangat yakin bahwa Prabowolah yang menjadi penguasa Indonesia selanjutnya. Prediksi itu membuat Singapura lebih banyak diam, kurang agresif dan enggan ikut ‘bermain’ di Pilpres 2014 lalu.

Dalam strategi dan kebijakan politik luar negeri Singapura,  Indonesia diprediksi hingga sepuluh tahun ke depan, tidak akan banyak berubah. Dalam analisis para pengambil kebijakan politik negeri Singa itu, Prabowo tidak akan mampu membuat terobosan baru untuk memajukan Indonesia. Hal itu karena orang-orang di sekitarnya dan lebih-lebih para elit pendukungnya, adalah orang-orang lama yang terbiasa dengan gaya hidup priyayi dan akrab dengan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Jika keadaan Indonesia seperti itu, maka Singapura tetap jaya dan posisinya sebagai number one pengendali ekonomi ASEAN tak tergoyahkan dan tanpa takut disaingi oleh Indonesia.

Selama ini, Singapura sangat nyaman dan menikmati kemakmuran yang setara dengan negara Barat. Salah satu penyebabnya adalah karena kebodohan negara tetangganya, Indonesia. Kendatipun Singapura adalah negara yang miskin sumber daya alam, namun berkat kelihaiannya, Singapura berhasil keluar sebagai negara maju dengan pendapatan perkapita $ 40.000 dollar per tahun. Sekarang Singapura dikenal sebagai salah satu pelabuhan tersibuk di dunia, pusat bisnis, pusat teknologi dan tempat penukaran mata uang asing terbesar ke empat di dunia dan menjadi negara yang terkenal inovatif dan efisien dalam pengelolaan ekspor dan pariwisata.

Penduduk yang menetap di Singapura, sebagian kaum eksekutif elit dari berbagai perusahaan multinasional kelas dunia. Bagi kaum kaya dan para pejabat Indonesia, Singapura adalah surga belanja, berobat dan jalan-jalan. Ada 2,5 juta wisatawan Indonesia dari total 15 juta wisatawan yang disedot oleh Singapura setiap tahun. Para pejabat dan orang-orang kaya Indonesia menjadikan Singapura sebagai tujuan wisata luar negeri yang utama. Mereka umumnya tinggal di hotel-hotel mewah atau tinggal di apartemen dan kondominium yang telah mereka beli.

Fakta menunjukkan bahwa sepertiga pemilik property di Singapura adalah orang Indonesia. Singapura dalam dua dekade terakhir telah berhasil menyulap berbagai perguruan tingginya menjadi yang terkemuka di dunia. Hal itu membuat 20 ribu pelajar Indonesia memilih menempuh studi di berbagai universitas Singapura. Selain itu, Singapura telah berhasil menyulap berbagai rumah sakitnya menjadi pusat pengobatan terkemuka di Asia. Hal yang kemudian membuat ratusan ribu masyarakat Indonesia berbondong-bondong ke Singapura setiap tahun untuk berobat. Berkat kemajuan peralatan navigasinya, Singapura berhasil memperdayai Indonesia untuk menguasai zona terbang  yang mencakup wilayah Indonesia.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan, 50% pasien asing di Singapura berasal dari Indonesia. Itu berarti bahwa duit Indonesia terus mengalir ke Singapura tiap tahun. Karena Singapura sangat melindungi para investornya, maka tak heran jika  ada 4 ribu triliun Rupiah duit WNI diparkir di sana, termasuk aset para koruptor. Bagi Singapura yang tidak mempunyai sumber kekayaan alam, aset koruptor yang disimpan di negaranya merupakan investasi penting.

Itulah sebabnya Singapura tidak pernah mau menandatangi perjanjian ekstradisi para koruptor dari negerinya ke Indonesia. Situasi politik yang kurang stabil di Indonesia, justru diinginkan dan akan dimanfaatkan betul oleh Singapura. Jika terjadi huru-hara yang mengerikan di Indonesia, pasti tujuan pertama WNI untuk menyelamatkan diri adalah Singapura.

Selain karena letak geografisnya yang dekat dengan Indonesia, juga tingkat keamanan super tinggi yang dijamin oleh pemerintah Singapura. Fakta-fakta pesta pora Singapura ketika Indonesia dilanda krisis dapat dilihat dari sejarah kelabu Indonesia tahun 1998. Ketika Indonesia dilanda krisis 1997-1998, Singapura benar-benar untung besar di tengah penderitaan Indonesia ketika itu. Pada saat itu, Singapura berhasil menjarah aset-aset Indonesia yang kemudian mendatangkan keuntungan luar biasa bagi negeri itu. Aset-aset Indonesia yang berhasil diembat oleh Singapura antara lain, Telkomsel, Indosat, BII, Bank Danamon, dan lain-lain. Lewat Bank Internasional Indonesia (BII), Singapura untung Rp 8,15 triliun karena menjual sahamnya ke Maybank senilai Rp 13,5 triliun.

Padahal  ketika Temasek membeli BII pada tahun 2003, Temasek hanya mengeluarkan modal Rp 2,2 triliun. Hal yang sama dengan bank Danamon. Nilai jual bank Danamon sekarang sudah mencapai Rp 50 triliun. Padahal ketika Temasek membelinya pada tahun 2003 lalu, hanya senilai Rp 3,08 triliun.  Tentu saja Singapura sangat girang  jika Indonesia bangkrut, karena akan menambah duit WNI yang tersimpan di perbankannya.

Kesuksesan Singapura mempecundangi Indonesia pada krisis tahun 1998 itu, dicoba diulangi kembali pada tahun 2015, ketika Jokowi telah menjadi RI-1. Singapura kembali mencoba untuk menggoyang perekonomian Indonesia dengan berbagai cara. Salah satu ekonom ternama Nanyang Business School Singapore, Lee Boon Keng, melempar isu menakutkan dengan mengatakan bahwa bahwa nilai tukar rupiah bisa ambruk hingga Rp 25 ribu/dolar AS jika Federal Reserve mulai melakukan normalisasi kebijakan moneternya.

Pernyataan Lee Boon Keng itu, kemudian menimbulkan kekhawatiran di masyarakat Indonesia. Di bulan Juli-Agustus 2015, masyarakat Indonesia ramai-ramai membeli dollar Amerika. Akibatnya, nilai tukar Rupiah berhadapan dengan dollar pada akhir September 2015 hampir menyentuh angka Rp. 15.000 Rupiah per dollar. Nah keadaan inilah yang diinginkan Singapura. Jika Indonesia bangkrut, lalu warga kaya Indonesia akan khawatir dan dipastikan terus memarkirkan dananya ke Singapura. Aksi busuk yang dilakukan Singapura tidak hanya sekali saja seperti yang dilakukan oleh Lee Boon Keng di atas. Pada 17 Juni 2015, Business Times, koran milik Strait Times yang dikelola pemerintah Singapura secara terang menurunkan sebuah artikel berjudul ‘Indonesia, Malaysia at risk of repeating 1997-98 meltdown”.

Isinya kurang lebih menegaskan bahwa Indonesia bersama Malaysia akan mengalami krisis parah seperti pada tahun 1998. Jelas isu ini sengaja dilempar dengan motif ekonomi. Karena jika Indonesia terkena krisis, Singapura bisa kembali berpesta-pora menjarah aset-aset Indonesia yang luar biasa dan vital itu. Skenario Singapura untuk kembali membangkrutkan Indonesia di tahun 2015, ternyata gagal berkat kejelian, keuletan dan optimistis besar Jokowi. Singapura rupanya lupa bahwa Jokowi yang berhasil mengalahkan Prabowo, didukung luar biasa jutaan rakyat Indonesia dari dalam dan luar negeri.

Saat Pilpres 2014 lalu, jutaan rakyat dilanda euforia gegap-gempita rela menggerakkan kaki-kaki mereka menuju kotak suara dan antre untuk memberikan suaranya kepada Jokowi. Daya pikat Jokowi sebagai ‘sang harapan baru’ (new hope) sebagaimana ditulis oleh majalah Times itu, adalah harapan baru rakyat Indonesia yang sudah lama dihina negara lain termasuk negara kecil Singapura. Kini mereka ingin perubahan, ingin merubah nasib lewat seorang pemimpin ndeso yang merakyat, bersih dan punya impian besar ke depan. Kemenangan Prabowo yang sudah di depan mata pun, diambil alih secara heroik oleh Jokowi lewat konser dua jari di Senayan dan blunder kata ‘sinting’ Fahri Hamzah.

Sesaat setelah Jokowi dilantik menjadi Presiden, maka saat itu juga maka perang heroik ala Jokowi mulai. Lewat ‘Jenderal’ wanita bermental baja, Susi Pudjiastuti, Jokowi langsung menghajar perusahaan-perusahaan ikan di Thailand, Singapura, Philipina, Singapura, China, Vietnam yang banyak bergantung pada hasil ikan Indonesia. Negara-negara itu sekarang menjerit. Hingga kini sudah lebih 700 kapal milik negara asing telah ditangkap dan ditenggelamkan oleh Menteri Susi. Jokowi melancarkan perang ‘gila’ yang bersejarah untuk menyelamatkan kekayaan alam Indonesia yang bernilai hampir 200 triliun per tahun dari pencurian ikan. Wajar jika ada isu bahwa Menteri Susi mau disuap 5 triliun agar mau mundur dari kursi menteri kelautan. Integritas Menteri Susi pun telah meluluhlantahkan para mafia ikan di dalam negeri yang sebelumnya telah lama berpesta-pora atas hasil kekayaan laut Indonesia. Pun Jokowi berani membubarkan Petral yang tidak efisien yang berkantor di Singapura, membekukan PSSI dan melawan berbagai mafia pangan.

Ketertinggalan jauh Indonesia dari Singapura semakin melejit semangat ‘gila’ Jokowi untuk memacu pembangunan infrastruktur. Jokowi kemudian secara masif membangun jalan kereta api, jalan tol, jalan negara, tol laut, pelabuhan udara dan laut. Dibangunnya infrastruktur yang menghubungkan seluruh pulau-pulau besar di Indonesia jelas  akan membuat geliat  perekonomian Indonesia kembali lancar.

Biaya-biaya akan banyak terpangkas, waktu bisa lebih diperkirakan dan jauh lebih efsien yang dampaknya ekonomi akan berkembang. Dalam impian Jokowi, jika waktu bongkar muat  (dwelling time)sudah setara efisiennya dengan Singapura, maka goyahlah perekonomian negara itu. Ketika efisiensi bongkar muat tercapai dan setara dengan Singapura saja, maka bisa dipastikan julukan pelabuhan di Singapura sebagai pelabuhan tersibuk akan pelan-pelan pudar. Selain itu, ketika infrastruktur pada sektor pariwisata selesai, maka wisatawan luar akan banyak tersedot ke Indonesia yang kaya akan budaya sementara Singapura mulai pudar yang miskin budaya. Kemudian dalam hitungan tahun ke depan, Jokowi akan kembali mengambil alih penguasaan zona terbang yang sekarang dikuasai oleh Singapura.

Jokowi jelas geleng-geleng kepala dan tidak habis berpikir, mengapa Indonesia setiap kali terbang di wilayah sendiri harus lapor ke otoritas penerbangan Singapura. Ini jelas benar-benar telah menginjak injak harga diri bangsa. Gebrakan hebat Jokowi dalam membangun infrastruktur, membasmi dan menghukum gantung para pengedar narkoba dan melawan para koruptor mulai menunjukkan hasil. Lewat berbagai kebijakan memangkas birokrasi yang mempermudah investasi, Indonesia kini menjadi idola baru didunia investasi dan bukan lagi singapura.

Sebagai tindak lanjut dari julukan idola itu, Jokowi sekarang terus menyiapkan Bandar udara Soekarno Hatta dengan melipatgandakan kapasitasnya, membuka berbagai pelabuahan udara lain beskala dunia. Pelabuhan laut khusus barang Sei Mangke bertaraf internasional di Sumatera Utara, adalah salah satu upaya menyaingi Singapura di selat Malaka. Ketika ekonomi Indonesia bangkit, maka akan diikuti oleh kekuatan militer yang hebat. Jika militer Indonesia kuat, maka bangsa lain seperti Singapura dan Malaysia tidak lagi memandang remeh Indonesia.

Sekarang, dengan anggaran yang masih minim, Indonesia sudah bisa menjadi negara dengan kekuatan militer terkuat di ASEAN dan urutan terkuat nomor 12 di dunia. Bisa dibayangkan jika Undang-undang Tax Amnesty jadi disahkan, maka ada kemungkinan duit WNI sebesar 4.000 Triliun di Singapura dan 11,4 ribu Triliun di seluruh dunia akan kembali ke Indonesia. Itu jelas  akan membuat pertumbuhan ekonomi dalam negeri melonjak tinggi di atas 12%, mengalahkan India dan Cina. Sepak terjang Jokowi di kancah nasional, terus diikuti oleh Ahok di ibu kota Jakarta. Ahok jelas tidak keberatan ketika ada sebuah buku berjudul: “Ahok Sang Pemimpin Bajingan” karya Maksimus Ramses Lalongkoe dan Syaefurrahman Al-Banjary menjuluki Ahok dengan julukan ‘bajingan’. Dalam buku itu, dibeberkan bagaimana Ahok sebagai pemimpin ‘bajingan’ dalam tanda petik menjadi pemimpin para bajingan-bajingan di Jakarta.

Gaya Ahok dalam memimpin ibu kota Jakarta memang luar biasa. Ia sama sekali tidak mengenal takut untuk menggusur pemukiman kumuh di atas tanah negara, melawan para preman, PKL liar, melawan anggota DPRD yang korup dan menegakkan aturan. Ahok dengan kegilaannya dan ‘kebajingannya’, berusaha membangun Jakarta menyaingi Singapura. Impian Ahok untuk mendirikan Rumah Sakit Kanker di Sumber Waras terus menggebu walaupun terus ditentang oleh lawan-lawan politiknya.   Jelas dalam menata wilayah Jakarta, Ahok memang harus gila dan harus ‘bajingan’. Kelompok-kelompok yang selama ini nyaman berpesta-pora atas uang APBD Jakarta terus menembak dan menyerang Ahok. Padahal misi besar Ahok-Jokowi adalah menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota standar dunia (the world class city).

Impian untuk membangun Giant Sea Wall di Teluk Jakarta agar Jakarta tidak tenggelam menjadi misi paling besar Ahok. Jika impian itu menjadi kenyataan dalam hitungan tahun ke depan, maka Jakarta akan menyaingi Singapura dengan segudang fasilitas standar dunia. Kelak, jika semuanya sudah ada di Jakarta, maka rakyat Indonesia tidak perlu lagi berobat ke Singapura, tidak perlu studi ke sana karena kualitas yang sama ada di sini. Impian gila Jokowi menjadikan Indonesia negara maju bukan hanya mimpi atau isapan jempol. Pada tahun 2030 mendatang, Indonesia sangat berpeluang menjadi negara tujuh besar kekuatan ekonomi dunia mengalahkan Jerman dan Inggris. Berdasarkan riset the economist 2012, Indonesia diramalkan akan menjadi salah satu negara maju dengan pendapatan perkapita 24 ribu dollar As perkapita pada tahun 2050. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 lalu sebesar 4,8 persen,  menjadi salah satu indikator bahwa negara ini memang sedang tumbuh.

Bila Indonesia berhasil membangun infrastruktur jalan darat dan laut, berhasil mengelola sumber daya alam dengan efisien, maka Indonesia di mata dunia adalah masa depan. Sebuah investasi yang menarik dan menguntungkan dan akan berperan sangat besar di kawasan. Nah inilah yang menakutkan Singapura. Jelas bukan sekarang, tetapi 5-20 tahun lagi. Singapura jelas ketakutan jika kejayaannya hilang sebagai pengendali perekonomian di kawasan ASEAN. Jelas  jika semua telah dimiliki oleh  Indonesia, maka peta penguasaan ekonomi ASEAN bahkan sampai Asia Pasifik akan berada di tangan Indonesia. Maka tak heran jika Singapura mulai berpikir keras bagaimana menina-bobokan Indonesia. Para agen-agen intelijen Singapura terus sibuk berpikir dan sibuk mengeluarkan dana besar untuk membeli pejabat-pejabat yang bisa dibeli supaya melemahkan pemerintahan yang ada. Mereka juga mempunyai koneksi LSM-LSM lapar di Indonesia yang bisa berteriak keras yang terus menyerang pemerintahannya. Singapura berani untuk melemahkan Indonesia karena negara kecil ini dibekingi oleh sekutunya Amerika dan Inggris.

Singapura pun belajar dari Israel  di Timur-Tengah yang mampu mendikte negara-negara tentangganya. Caranya, Indonesia terus diganggu dengan menghidupkan isu-isu sektarian, teroris dan radikalisme melalui dana-dana yang disalurkan di berbagai LSM dan ormas-ormas. Singapura bekerja sama dengan Barat akan terus  berupaya agar Indonesia terus ribut, berantem, lemah dan kehabisan energi. Dengam begitu Indonesia sulit fokus memajukan perekonomiannya. Indonesia seperti sejarahnya pada masa lalu, sibuk berkelahi, bertengkar dan lupa membangun bangsanya. Itulah sebabnya pemerintahan Jokowi terus melempar isu bangkitnya PKI. Itulah salah satu cara melawan isu-isu sektarian dan radikalisme yang mungkin ikut dilancarkan oleh bangsa lain.

Padahal sebenarnya isu PKI itu hanya taktik pemerintah untuk menghajar ormas-ormas yang berbaju keagamaan. Selama ini pemerintah sulit membubarkan ormas-ormas atau berbagai organisasi itu karena mereka memakai agama sebagai tamengnya. Maka cara menghajarnya adalah melempar isu komunis kepada ormas-ormas itu  sehingga pemerintah punya cara untuk menekuknya atas nama ideologi juga. Jika isu-isu sektarian itu berhasil dipadamkan pemerintahan Jokowi, maka pemerintah akan fokus membangun tanpa gangguan.

Maka ketika saya melihat etos kerja Jokowi dan Ahok yang luar biasa dalam membangun bangsanya 1-2 tahun ini, saya akan berani menyebut keduanya ‘gila’ dan ‘bajingan’,  dalam tanda petik. Jika kedua orang itu sudah ‘gila’ dan ‘bajingan’ dalam membangun bangsa ini, maka kepada yang lain, diharapkan bangun dari tidur. Jangan hanya terus mengutuki kebodohan, kemiskinan, kemelaratan dan kehinaan bangsa ini. Bangunlah dari tidurmu yang panjang, Singapura sedang mengintai bangsa anda. Salam Kompasiana, Asaaro Lahagu

PEMERINTAH LARANG 243 PTS TERIMA MAHASISWA MULAI 2015

JAKARTA (MaI.com) Kementerian Riset Teknologi ‎dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) melarang 243 perguruan tinggi swasta (PTS) untuk menerima mahasiswa baru mulai tahun 2015. Ketentuan ini berlaku sejak nama-nama PTS tersebut diumumkan di upload oleh Dikti.

"Mulai tahun ini‎ 243 PTS  yang dibekukan itu tidak bisa menerima mahasiwa baru lagi," tegas Sekjen Kemenristek Dikti Ainun Naim yang dihubungi JPNN, Jumat (2/10).

Mengenai ‎status mahasiswa yang masih kuliah, menurut mantan Sekjen Kemdikbud ini, bisa tetap melanjutkan kuliahnya hingga selesai.

Seperti diketahui, hingga 29 September lalu, tercatat ada 243 kampus yang dinonaktifkan karena bermasalah. Kopertis XII wilayah Maluku dan Maluku Utara mengumumkan ratusan kampus tersebut pada 29 September lalu.‎

Dalam penjelasannya, Kopertis XII menyatakan kampus-kampus yang dinonaktifkan belum tentu abal-abal, tapi bisa juga kampus berizin namun melakukan pelanggaran.

“Adapun jenis pelanggaran kampus non-aktif: Masalah Laporan Akademik, masalah nisbah dosen/mahasiswa, masalah pelanggaran peraturan perundang-undangan, PDD/PJJ tanpa izin (kelas jauh), PRODI /PT tanpa izin, Penyelenggaraan kelas Sabtu-Minggu, Jumlah mahasiswa over kuota (PRODI Kesehatan/kedokteran/dll), ijasah palsu/gelar palsu,  masalah sengketa/konflik internal, kasus mahasiswa, kasus dosen (misal dosen status ganda), pemindahan/pengalihan mahasiswa tanpa izin Kopertis,” demikian bunyi pengumuman tersebut. (RED/jpnn)

Berikut daftar 243 kampus nonaktif sesuai pengumuman Kopertis XII:

  1. 1. STIT Tangerang Raya Yayasan Purgantorio Prop. Banten
    2. STAI INSIDA Jakarta Timur Prop. D.K.I. Jakarta
    3. STIT YAPIMA Muara Bungo Prop. Jambi
    4. STIT YAPIS Manokwari Prop. Papua Barat
    5. STAI Syarif Muhammad Raha, Muna, Sulawesi Tenggara    Prop. Sulawesi Tenggara
    6. STAI Al-Amanah Jeneponto, Sulawesi Selatan    Prop. Sulawesi Selatan
    7. STAI Ar-Rosyid Surabaya Prop. Jawa Timur
    8. STAI Al-Qodiri Jember Prop. Jawa Timur
    9. STAI Azzakiyah Ujungberung Bandung Prop. Jawa Barat
    10. STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi Sumatera Utara Prop. Sumatera Utara
    11. STAI Al-Ikhlas Sidikalang, Dairi, Sumatera Utara Prop. Sumatera Utara
    12. STAI Sultan Abdul Kahir Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
    13. STAI Raden Qosim Lamongan Prop. Jawa Timur
    14. STAI Acprilesma Indonesia Prop. D.K.I. Jakarta
    15. STEI Tiara Rawamangun Prop. D.K.I. Jakarta
    16. Akademi kebidanan Meuligoe Nur Amin Prop. Aceh
    17. Akademi Kebidanan Medica Bakti Nusantara
    18. Akademi Keuangan Perbankan Nasional
    19. Akademi Pertanian Iskandar Muda
    20. Akademi Teknik Iskandar Muda
    21. STIKES Bustanul Ulum Langsa Prop. Aceh
    22. Universitas Darussalam Ambon Prop. Maluku
    23. Akademi Teknologi Borneo Prop. Kalimantan Timur
    24. Akademi Kebidanan Martapura Prop. Kalimantan Selatan
    25. Akademi Bisnis Internasional Samarinda Prop. Kalimantan Timur
    26. Akademi Pariwisata Nasional Samarinda Prop. Kalimantan Timur
    27. ASMI KMPI Samarinda Prop. Kalimantan Timur
    28. Akademi Manajemen Koperasi Barabai Prop. Kalimantan Selatan
    29. STIE Prima Visi Prop. Kalimantan Timur
    30. Sekolah Tinggi Bahasa Asing Dinamik Prop. Kalimantan Selatan
    31. Politeknik Tri Dharma Prop. Sumatera Barat
    32. Akademi Akuntansi Permata Harapan Batam
    33. Akademi Bahasa Asing Permata Harapan
    34. Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Gici
    35. Akademi Bahasa Asing Jambi Prop. Jambi
    36. Akademi Bahasa Asing Tanjung Pinang
    37. Akademi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pekanbaru Prop. Riau
    38. Akademi Telekomunikasi Indonesia Jambi
    39. Akademi Bahasa Asing Alaska Padang Prop. Sumatera Barat
    40. Akademi Teknik Taman Siswa Prop. Sumatera Barat
    41. Akademi Teknologi Pratama Prop. Sumatera Barat
    42. Akademi Sekretari Dan Manajemen Jambi
    43. Akademi Manajemen Koperasi Graha Karya Prop. Jambi
    44. Akademi Sekretari Dan Manajemen Indonesia Padang
    45. Akademi Koperasi Sumbar
    46. STIE Prakarti Mulya Prop. Riau
    47. STIE Widyaswara Indonesia
    48. STKIP Widyaswara Indonesia
    49. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karimun Prop. Kepulauan Riau
    50. Sekolah Tinggi Teknik Bentara Persada Batam
    51. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jambi Prop. Jambi
    52. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sumbar Prop. Sumatera Barat
    53. Politeknik Internasional Indonesia Makassar Prop. Sulawesi Selatan
    54. Akademi Kebidanan Gunung Sari Makassar
    55. Akademi Kebidanan Graha Rabita Anugerah Prop. Sulawesi Selatan
    56. Akademi Kebidanan Bambapuang Prima Persada
    57. Akademi Keperawatan Pemda Sengkang Prop. Sulawesi Selatan
    58. Akademi Parawisata Kendari
    59. Akademi Teknik Otomotive Makassar Prop. Sulawesi Selatan
    60. Akademi Pertambangan Makassar
    61. Akademi Analis Kimia Yapika Makassar
    62. Akademi Bahasa Asing Barakati Kendari Prop. Sulawesi Tenggara
    63. ASMI Yapika Makassar
    64. Akademi Pariwisata Dian Rana Rantepao
    65. Akademi Pariwisata YPAG Makassar
    66. Akademi Manajemen Perusahaan Makassar
    67. STIKES Muhammadiyah Sidrap Prop. Sulawesi Selatan
    68. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene Prop. Sulawesi Barat
    69. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yapika Prop. Sulawesi Selatan
    70. STMIK Samudra Bitung
    71. Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Tamalatea Makassar Prop. Sulawesi Selatan
    72. Sekolah Tinggi Teknik Mekongga Kolaka
    73. Sekolah Tinggi Teknologi Dirgantara Makassar
    74. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Panca Bhakti Palu, Sulawesi Tengah
    75. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya Manado Prop. Sulawesi Utara
    76. STMIK Matuari Prop. Sulawesi Utara
    77. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Budi Utomo Manado Prop. Sulawesi Utara
    78. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al Gazali Soppeng Prop. Sulawesi Selatan
    79. Institut Kesenian Makassar Prop. Sulawesi Selatan
    80. Universitas Indonesia Timur Prop. Sulawesi Selatan
    81. Universitas Sari Putra Indonesia Tomohon Prop. Sulawesi Utara
    82. Universitas Alkhairaat Prop. Sulawesi Tengah
    83. Universitas Veteran Republik Indonesia Prop. Sulawesi Selatan
    84. Akademi Manajemen Surya Mataram
    85. Akademi Teknik Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
    86. STIKES Yahya Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
    87. Sekolah Tinggi Teknik Bima Prop. Nusa Tenggara Barat
    88. STKIP Indonesia Kupang
    89. Sekolah Tinggi Teknologi Dan Kejuruan Gianyar
    90. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jembrana Prop. Bali
    91. Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi Kelautan
    92. Universitas PGRI Kupang Prop. Nusa Tenggara Timur
    93. AMIK Aji Jaya Baya Prop. Jawa Timur
    94. Akademi Pariwisata Bhakti Wiyata Prop. Jawa Timur
    95. Akademi Peternakan PGRI Jember Prop. Jawa Timur
    96. Akademi Bahasa Asing Webb Prop. Jawa Timur
    97. Akademi Teknik Nasional Sidoarjo Prop. Jawa Timur
    98. Akademi Teknologi Industri Tekstil Surabaya Prop. Jawa Timur
    99. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemuda Prop. Jawa Timur
    100. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pemnas Indonesia Prop. Jawa Timur
    101. Sekolah Tinggi Teknik Widya Darma Prop. Jawa Timur
    102. Sekolah Tinggi Teknik Budi Utomo Prop. Jawa Timur
    103. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sunan Giri Prop. Jawa Timur
    104. STKIP Tri Bhuwana Prop. Jawa Timur
    105. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Satya Widya
    106. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Artha Bodhi Iswara
    107. Institut Sains Dan Teknologi Palapa
    108. IKIP PGRI Jember Prop. Jawa Timur
    109. IKIP Budi Utomo Prop. Jawa Timur
    110. Institut Teknologi Pembangunan Surabaya
    111. Universitas Kahuripan Kediri Prop. Jawa Timur
    112. Universitas Cakrawala Prop. Jawa Timur
    113. Universitas PGRI Ronggolawe Prop. Jawa Timur
    114. Universitas Nusantara PGRI Kediri Prop. Jawa Timur
    115. Universitas Teknologi Surabaya Prop. Jawa Timur
    116. Universitas Bondowoso Prop. Jawa Timur
    117. Universitas Mochammad Sroedji Prop. Jawa Timur
    118. Universitas Darul ulum Prop. Jawa Timur
    119. Politeknik Surakarta  Prop. Jawa Tengah
    120. Politeknik Jawa Dwipa
    121. AMIK PGRI Kebumen Prop. Jawa Tengah
    122  Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Cilacap Prop. Jawa Tengah
    123. Akademi Seni Rupa Dan Desain Akseri Prop. D.I. Yogyakarta
    124. Akademi Teknologi Otomotif Nasional Prop. D.I. Yogyakarta
    125. Akademi Sekretari Dan Manajemen Indonesia Bantul Prop. D.I. Yogyakarta
    126. Akademi Keuangan Dan Perbankan YIPK Prop. D.I. Yogyakarta
    127. Akademi Bahasa Asing YIPK Yogyakarta Prop. D.I. Yogyakarta
    128. Akademi Kesejahteraan Sosial Tarakanita Prop. D.I. Yogyakarta
    129. STMIK Pelita Nusantara Yogyakarta Prop. D.I. Yogyakarta
    130. Politeknik LP3I Bandung Prop. Jawa Barat
    131. Politeknik Manufaktur Igasa Pindad
    132. Politeknik Industri Dan Niaga Bandung
    133. Akademi Refraksi Optisi Polycore Indonesia
    134. Akademi Kebidanan Al-Ishlah Cilegon Prop. Banten
    135. Akademi Teknologi Telekomunikasi Bandung
    136. AMIK PGRI Tangerang
    137. Akademi Surtasdal-As Bogor Prop. Jawa Barat
    138. Akademi Teknologi Aeronautika Siliwangi
    139. Akademi Akuntansi Era 2020
    140. Akademi Komunikasi Radio Dan Televisi Hutama
    140. Akademi Komunikasi Radio Dan Televisi Hutama
    141. Akademi Teknologi Bandung
    142. Akademi Sekretari Dan Manajemen Al-Ma soem Prop. Jawa Barat
    143. Akademi Teknologi Patriot
    144. Akademi Kesenian Bogor Prop. Jawa Barat
    145. Akademi Pariwisata Tadika Puri Prop. Jawa Barat
    146. Akademi Bahasa Asing YPKK Tangerang Prop. Banten
    147. Akademi Sekretari Dan Manajemen Bhakti
    148. Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Yasika Prop. Jawa Barat
    149. STIE ISM Prop. Banten
    150. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah Depok Prop. Jawa Barat
    151. Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Karawang
    152. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gici Prop. Jawa Barat
    153. Sekolah Tinggi Teknologi Pratama Adi Prop. Jawa Barat
    154. Sekolah Tinggi Teknologi Geusan Ulun Prop. Jawa Barat
    155. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Indonesia
    156. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Dharma Andhiga Prop. Jawa Barat
    157. Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Bekasi Prop. Jawa Barat
    158. Sekolah Tinggi Teknologi Mitra Karya Prop. Jawa Barat
    159. Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Cakrawala Prop. Jawa Barat
    160. STMIK Triguna Utama Prop. Banten
    161. STMIK Padjadjaran
    162. Sekolah Tinggi Teknik Cikarang
    163. Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Bandung
    164. Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Budi Bakti Prop. Jawa Barat
    165. Sekolah Tinggi Teknologi Ar-rahmah Cianjur
    166. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Putra Banjar Prop. Jawa Barat
    167. STISIP Bina Putera Banjar Prop. Jawa Barat
    168. Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Bina Putra Prop. Jawa Barat
    169. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana Tambun Prop. Jawa Barat
    170. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon Prop. Jawa Barat
    171. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Agung Bandung Prop. Jawa Barat
    172. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhy Niaga Prop. Jawa Barat
    173. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pandu Madania Prop. Jawa Barat
    174. STMIK Mikar Prop. Jawa Barat
    175. Universitas Purwakarta Prop. Jawa Barat
    176. Universitas Majalengka Prop. Jawa Barat
    177. Akademik Kebidanan Sulih Bangsa, Prop.D.K.I. Jakarta
    178. Politeknik Bunda Kandung Prop. D.K.I. Jakarta
    179. Akademi Perekam Medis Dan Informasi Kesehatan
    180. Akademi Sekretari Dan Manajemen Pitaloka
    181. Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Yapri
    182. AMIK Mpu Tantular
    183. Akademi Akuntansi Bentara Indonesia Prop. D.K.I. Jakarta
    184. AMIK Andalan Jakarta
    185. Akademi Sekretaris ISWI Jakarta
    186. Akademi Pertamanan Interstudi
    187. Akademi Sekretari Dan Manajemen Purnama
    188. Akademi Keuangan Dan Perbankan LPI
    189. Akademi Keuangan Dan Perbankan YPK Prop. D.K.I. Jakarta
    190. Akademi Akuntansi Artawiyata Indo-lpi Prop. D.K.I. Jakarta
    191. STMIK Eresha Prop. D.K.I. Jakarta
    192. Sekolah Tinggi Desain Interstudi Prop. D.K.I. Jakarta
    193. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Santa Ursula Prop. D.K.I. Jakarta
    194. STIBA Indonesia LPI Prop. D.K.I. Jakarta
    195. STKIP Suluh Bangsa Prop. Banten
    196. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dwipa Wacana Prop. D.K.I. Jakarta
    197. STKIP Albana Prop. D.K.I. Jakarta
    198. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ganesha Prop. D.K.I. Jakarta
    199. Sekolah Tinggi Manajemen Imni Prop. D.K.I. Jakarta
    200. STISIP Pusaka Nusantara
    201. Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan Hatawana Prop. D.K.I. Jakarta
    202. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia
    203. Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia
    204. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nasional Indonesia
    205. Sekolah Tinggi Keuangan Niaga & Negara Pembangunan Prop. D.K.I. Jakarta
    206. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yapann Prop. D.K.I. Jakarta
    207. STKIP Purnama Prop. D.K.I. Jakarta
    208. Universitas Kejuangan 45 Jakarta Prop. D.K.I. Jakarta
    209. Universitas Islam Attahiriyah Prop. D.K.I. Jakarta
    210. Universitas Ibnu Chaldun Prop. D.K.I. Jakarta
    211. Akademi Kebidanan Sapta Karya Prop. Sumatera Selatan
    212. Akademi Keperawatan Sapta Karya Prop. Sumatera Selatan
    213. Akademi Perikanan Wachyuni Mandira Prop. Sumatera Selatan
    214. Akademi Analis Kesehatan Widya Dharma Prop. Sumatera Selatan
    215. Akademi Akuntansi Unggulan SMB Palembang Prop. Sumatera Selatan
    216. STKIP Sera Prop. Sumatera Selatan
    217. Politeknik Wilmar Busnis Indonesia Prop. Sumatera Utara
    218. Politeknik Yanada Prop. Sumatera Utara
    219. Politeknik Trijaya Krama Prop. Sumatera Utara
    220. Politeknik Tugu 45 Medan Prop. Sumatera Utara
    221. Politeknik Profesional Mandiri Prop. Sumatera Utara
    222. Akademi Kebidanan Eunice Rajawali Binjai Prop. Sumatera Utara
    223. Akademi Kebidanan Dewi Maya Prop. Sumatera Utara
    224. Akademi Kesehatan Lingkungan Binalita Sudama    Prop. Sumatera Utara
    225. Akademi Kebidanan Jaya Wijaya Prop. Sumatera Utara
    226. AMIK Intelcom Global Indo Kisaran Prop. Sumatera Utara
    227. Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Medan Prop. Sumatera Utara
    228. AMIK Stiekom Sumatera Utara Prop. Sumatera Utara
    229. Akademi Sekretari Manajemen Lancang Kuning Prop. Sumatera Utara
    230. Akademi Teknologi Lorena Prop. Sumatera Utara
    231. Akademi Manajemen Gunung Leuser Prop. Sumatera Utara
    232. Akademi Pertanian Gunung Sitoli Prop. Sumatera Utara
    233. Akademi Keuangan Perbankan Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
    234. Sekolah Tinggi Kelautan Dan Perikanan Indonesia Prop. Sumatera Utara
    235. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Riama Prop. Sumatera Utara
    236. Sekolah Tinggi Teknik Graha Kirana Prop. Sumatera Utara
    237. Sekolah Tinggi Teknik Pelita Bangsa Prop. Sumatera Utara
    238. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Benteng Huraba Prop. Sumatera Utara
    239. Sekolah Tinggi Bahasa Asing Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
    240. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya Medan Prop. Sumatera Utara
    241. STKIP Riama Prop. Sumatera Utara
    242. Universitas Setia Budi Mandiri Prop. Sumatera Utara
    243. Universitas Preston Indonesia Prop. Sumatera Utara

JOKOWI SERUKAN PERDAMAIAN DI KAA KE-60

jokowi

BANDUNG (MaI.com) Presiden Jokowi berpidato dalam puncak Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA). Dalam pernyataannya, Jokowi melayangkan ingatannya ke awal mula perjuangan kemerdekaan pada 1955 silam.

"Yang Mulia, 60 tahun lalu hanya tiga negara Afrika yang hadir. Bahkan, Sudan datang hanya dengan kain putih bertuliskan negaranya," kata Jokowi dalam Bahasa Indonesia yang diiringi penerjemah dalam bahasa Inggris, di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/4/2015).

"Kini sudah berubah, KAA sudah dihadiri 91 negara. Mereka gelorakan kemerdekaan dan kesejahteraan. Begitulah sikap luhur negara kita, cita-cita mereka lebih besar dari zamannya," sambungnya.

Jokowi pun menegaskan pentingnya menjaga semangat bersama dalam meraih kemerdekaan. Saat ini, tentu saja bukan merdeka dari penjajah, tetapi merdeka secara ekonomi menuju kehidupan berbangsa yang lebih baik.

"Kita menyadari bahwa cita-cita harus kita raih. Bermitra dengan seajar dengan negara lain. Sekali lagi bekerjasama secara sejajar," terang Jokowi.

"Sebagai presiden Indonesia yang memimpin lebih dari 250 juta penduduk, saya menyadari Indonesia belum terbebas dari kemiskinan, kami masih tertinggal dibanding negara maju di belahan lain. Oleh karena itu, pada peringatan KAA saya menyerukan mari kita gelorakan kembali semangat Bandung. Kita lanjutkan perjuangan para pemimpin kita 60 tahun lalu," pungkasnya.  (RED)

RUPIAH TERJUN BEBAS: MEDSOS RAMAI

BANDUNG (MaI.com/Galamedianews) Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih terus melemah. Perdagangan hari ini Jumat (25/9/2015), rupiah sempat menyentuh level terendah yaitu Rp 14.711 per USD pada pukul 09.05 WIB.
Melansir data Bloomberg index, rupiah kembali turun pukul 03.15 WIB menjadi Rp 14.694 per USD. Rupiah menyentuh titik terkuatnya pukul 11.30 WIB yaitu Rp 14.653 per USD.

Nilai tukar Rupiah ini terus melemah jika dibandingkan kemarin, Kamis (24/9/2015), dimana rupiah berada di Rp 14.684 per USD.

Pelemahan rupiah terhadap USD terus memukul situasi perekonomian di negeri ini. Kondisi perekonomian yang tak menggembirakan ini, juga ramai diperbincangkan di media sosial, Twitter.

Berdasarkan pantauan, hastag # JokowiTurunRupiahPulih sempat menjadi trending topic di Twitter dengan mencapai angka 14.000 tweet. Bahkan, Tommy Soeharto melalui akun Twitter pribadinya pun meramaikan hastag # JokowiTurunRupiahPulih.

"pendukungnya Jokowi jgn keburu emosi Lihat data statistik dilapangan gmn hasil realnya Loyalis blh tp logika dipake #JokowiTurunRupiahPulih," kicau @Tommy_Soeharto1.

Selain itu, ada juga akun SiBonekaKayu #ABBA dengan menggunakan latarbelakang foto Jokowi saat mengunjungi kebakaran hutan beberapa waktu yang lalu. Tak tanggung-tanggung, dalam ilustrasi foto tersebut, tertulis pesan Rupiah semakin gosong Mereka ternyata benar, memang lebih ngenes jaman ku

Rupiah semakin gosong saja - #JokowiTurunRupiahPulih, tulis @SiBonekaKayu.

Terlepas dari itu, beberapa waktu yang lalu seperti dilansir merdeka com, Presiden RI Jokowi melalui Twitter mengatakan, pelemahan rupiah sudah diluar kebiasaan, sehingga dirinya mengajak dunia usaha bersama pemerintah melakukan terobosan. Bahkan, dirinya mengajak masyarakat Indonesia untuk berbondong-bondong membeli produk lokal sebagai cara penurunan rupiah.

"Ayo bahu membahu atasi pelemahan rupiah dengan cara beli produk lokal Jkw," ujarnya. (RED)

BANDUNG SIAP SAMBUT KAA KE-60

KAA

BANDUNG (MaI.com) Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menjelaskan dari 109 negara yang diundang, hingga hari ini (23/4/2015), baru 80 negara yang sudah menyatakan kesiapannya untuk menghadiri acara peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 pada 24 April 2015.

“KAA semakin dekat dan tamu undangan yang siap hadir akan bertambah banyak,” kata Ridwan saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin, 23 Maret 2015.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, enggan menjelaskan negara apa saja yang belum merespons undangan tersebut. Dia mengatakan, Cina dan Jepang menjadi dua negara yang paling antusias datang pada konferensi ini.

Emil meminta para kepala negara untuk tidak menilai KAA tahun ini sebagai perayaan belaka. Ada beberapa acara internasional yang mesti dihadiri seluruh kepala negara. Emil mencontohkan karnaval budaya Asia-Afrika, Smart City Summit, Konferensi Pemuda Asia Afrika, dan Workshop Hak Asasi Manusia bersama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selain acara-acara itu, Kota Bandung juga telah menyiapkan 30 acara lainnya. Acara-acara tersebut bertemakan Asia dan Afrika dengan melibatkan seluruh masyarakat Kota Bandung.

Emil mengklaim persiapan infrastruktur KAA di Bandung hingga saat ini belum mengalami kendala. “Hanya setiap hujan, saya cemas. Takut semen enggak kering,” ujar Emil.

KAA ke-60 akan diperingati pada 24 April 2015. Di Bandung, seluruh kepala negara akan mengikuti Historical Walk, pidato kenegaraan, salat Jumat, hingga makan siang di rumah dinas Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Para kepala negara itu hanya sehari berada di Bandung. (RED)

Image
Maklumat Independen adalah berita online yang menyajikan informasi hangat seputar peristiwa dan perkembangan Ekopolisosbud. Di sini Anda bisa mendapatkan berita terbaru dari seluruh dunia dengan cepat.