April 20, 2021

PERSIAPAN PELAKSANAAN KAA KE-60

gedung merdeka

JAKARTA (MaI.com) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengatakan persiapan pelaksanaan peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika di Jakarta dan Bandung sudah mencapai 80 persen.

"Kendala yang substantif tidak ada. Bisa dikatakan sudah mencapai 80 persen," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo Freddy H Tulung di Jakarta, Selasa (14/4).

Namun, Kemkominfo masih memerlukan koordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) selaku penyelenggara Asia-Africa Business Summit yang akan dilangsungkan di Jakarta 21-22 April 2015. "Belum ada informasi tentang bagaimana peliputan di business summit itu. Kalau bisa memakai ID yang sama," kata Freddy.

Panitia KAA 2015 hanya akan mengakomodasi sebanyak 1.000 jurnalis dari dalam dan luar negeri untuk peliputan.

Kemkominfo menyediakan fasilitas media center di Jakarta, yang mengambil tempat di Exhibition Hall B, Jakarta Convention Center, bisa menampung sebanyak 1.000 jurnalis, sementara di Bandung, yang terbagi di empat titik, hanya bisa mengakomodasi sebanyak 600 jurnalis.

Media Center di Exhibition Hall B JCC, Jakarta akan beroperasi dari tanggal 22-23 April dari jam 07.30 hingga 21.00 WIB.

Sebanyak 250 komputer dan 250 koneksi LAN disediakan di Media Center Jakarta dengan sambungan internet mencapai 2 Gbps.

Tempat parkir untuk kendaraan para jurnalis disediakan di area parkir Gedung TVRI. "Jadi hanya boleh drop saja di JCC" kata Freddy.

Sedangkan sejumlah media center di Bandung akan mengakomodasi para jurnalis pada tanggal 24 April dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Media Center di Bandung tersebar di empat titik yaitu di Gedung PGN, Jalan Braga Panjang, Hotel Ibis-Style Braga di Jalan Braga, Gedung New Majestic, bersebelahan dengan Gedung Merdeka dan Gedung Kimia Farma.

Plenary Session akan tertutup bagi para awak media sehingga pihak penyelenggara akan menggunakan host broadcaster dan host photographer untuk menyediakan materi berita kepada jurnalis.

Kominfo juga menyediakan 10 bus bagi 200 jurnalis yang akan menuju ke Bandung dari Jakarta untuk melakukan peliputan.

Sepuluh bus akan diberangkatkan pada pukul 04.30 WIB dari Jakarta mengingat para jurnalis diharuskan sampai di area peliputan KAA selambat-lambatnya pukul 06.30 WIB.

Sebanyak 3.000 personel Brimob Mabes Polri akan dikerahkan untuk pengamanan KAA 2015 di Jakarta. Sementara 1.015 personel dari Polda Jabar dan 400 Brimob dari Polda Metro Jaya akan dikerahkan untuk pengamanan KAA 2015 di Bandung.

Peringatan 60 tahun KAA akan berlangsung dari 19-24 April 2015. Pada 19 April akan dilangsungkan pertemuan pejabat tinggi (SOM) di Jakarta dan Pertemuan Tingkat Menteri pada 20 April.

Sedangkan Konferensi Tingkat Tinggi KAA akan berlangsung di Jakarta pada 22-23 April.

Rangkaian peringatan 60 tahun KAA akan berakhir pada 24 April di Bandung di mana para kepala negara akan melakukan historical walk dari Hotel Savoy Homman ke Gedung Merdeka.

KTT KAA tahun ini diharapkan menghasilkan tiga dokumen yaitu Bandung Message, Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategis Asia dan Afrika (NAASP) dan deklarasi mendukung kemerdekaan Palestina. (RED)

 

PENUTUPAN SITUS ISLAM IDE KEMENKOMINFO

SITUS

JAKARTA (MaI.com) Pemerintah dihujani kecaman menyusul pemblokiran belasan situs online mengenai Islam yang dituduh menyebarkan ajaran radikal. Meski mengaku memberi rekomendasi, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) membantah menjadi biang kerok masalah.

"Pemblokiran itu murni ide dari Kominfo," ujar Kepala BNPT Komjen Saud Usman Nasution, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2015).

Saud mengaku BNPT memberi rekomendasi pemblokiran beberapa situs online yang isinya dinilai negatif. Situs termasuk kategori negati adalah yang muatannya yang mengarah kepada masalah SARA, terorisme dan kafiriah.

Rekomendasi pemblokiran itu BNPT sampaikan kepada Kemenkominfo sebagai bagian upaya mengatasi ‎permasalahan terorisme dan radikalisme yang banyak diekspose melalui sosial media. Langkah ini berdasarkan aturan dan UU yang berlaku.

"Ini bentuk jihad dari BNPT untuk melindungi bangsa dan negara, remaja dan generasi muda Indonesia dari konten yang sifatnya radikalisme. Situs yang berkonten negatif itu banyak sekali," papar Saud. (red)

PESAWAT AIR ASIA HILANG KONTAK

pesawat air asia

Jakarta (MaI.com) Pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura dilaporkan hilang kontak di sekitar Kepulauan Kalimantan, Tanjung Pandan. Pesawat tersebut dipiloti Captain Irianto dan Co Pilot Reni Immanuel.

Pesawat Air Asia tersebut membawa 155 penumpang terdiri 138 orang dewasa, 16 anak-anak dan 1 bayi, dan 7 awak pesawat

Sementara cuaca di Kalimantan, cuaca mendung dan hujan rintik-rintik.Sementara tim Basarnas hingga kini belum bisa mendeteksi dimana pesawat tersebut jatuh. Namun hingga kini, Tim Basarnas masih terus melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk mengetahu peristiwa tersebut.

"Pesawat itu selain membawa penumpang juga mengangkut 1.305 kg barang," kata General Manager PT Angkasa Pura I Juanda, Trikora Hardjo, Minggu (28/12/2014).

Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara, Djoko Murjatmodjo, dalam konferensi pers, di Jakarta, menjelaskan seputar kronologis hilangnya pesawat Air Asia.

Pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura, hilang kontak sejak pukul 06.17 WIB.

Pesawat jenis Airbus A320-200 sudah menghilang d antara Tanjung Pandan dan Pontianak.

Terakhir pihak pesawat memberikan laporannya pada pukul 06.12 WIB. Saat itu pilot minta pesawat bergeser ke kiri untuk naik ke ketinggian 38 ribu kaki untuk menghindari awan.

Namun pesawat tersebut resmi dinyatakan hilang pada pukul 07.36 WIB di ketinggian 30 ribu kaki dengan mengikuti jalur penerbangan M635. Kondisi cuaca di lokasi hilangnya pesawat, sedang tidak baik.

Pesawat tersebut mengangkut 155 penumpang terdiri, 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, 1 penumpang bayi. (RED/Berbagai Sumber)

HUKUMAN MATI BANDAR NARKOBA SUDAH SIAP

HUKUMAN MATI

JAKARTA (Galamedianews/MaI.com) Jaksa Agung M. Prasetyo menegaskan Persiapan pelaksaan eksekusi mati terhadap 10 narapidana dalam waktu dekat sudah hampir 100 persen dan kini tinggal melakukan evakuasi terhadap ke 10 narapidana mati tersebut ke Nusakambangan.Demikan dikatakan Jaksa Agung M.Prasetyo di Sasana baharudin Lopa ,Kejaksaan Agung ,Jakarta. Selasa (3//3/2015).

"Kita laksanakan tunggu persiapan sudah benar-benar selesai, ada beberapa hal yang harus disempurnakan. 95 persen sudah tinggal 5 persen lagi evakuasi," kata Prasetyo di Sasana Baharuddin Lopa, Kejaksaan Agung, Jakarta , seperti yang dilansir merdeka.com. Selasa (3/3/2015).

Dikatakan, bahwa pihaknya  tidak akan membiarkan para terpidana untuk menunggu terlalu lama proses eksekusi matinya .

"Sesuai ketentuan mereka akan dikumpulkan di sel isolasi. Evakuasi pekan ini. Sekarang ini masih mencar ada di Lapas Kerobokan, Madiun dan Yogya akan dikumpulkan di Nusakambangan," ujarnya.

Ditegaskan, bahwa acuan melaksanakan eksekusi mati  tersebut mengacu kepada putusan grasi Presiden. Sehingga upaya hukum apapun dari narapidana tidak akan bisa menghapus hukuman mati mereka.

"Sementara acuan kita grasi kita ketahui si terpidana sudah mengaku bersalah dan menerima putusan dan minta ampun ke Presiden sudah mengajukan grasi tidak bisa dan tidak perlu lagi apapun," tandasnya.

Pada gelombang kedua narapidana yang akan dieksekuksi mati antara lain, Mary Jane Fiesta Veloso (WN Filipina), Myuran Sukumaran alias Mark (WN Australia), Serge Areski Atlaoui (WN Perancis), Martin Anderson alias Belo (WN Ghana), Zainal Abidin (WN Indonesia), Raheem Agbaje Salami (WN Spanyol), Rodrigo Gularte (WN Brazil), Andrew Chan (WN Australia), Silvester Obiekwe Nwolise (WN Nigeria), Okwudili Oyatanze (WN Nigeria). (RED)

PERMINTAAN MENUNDA PENETAPAN UMK 2015 DI JABAR

Aher

BANDUNG (MaI.com) Kalangan DPRD Jabar meminta Gubernur Jawa Barat untuk menunda penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2015 pada 21 November 2014 mendatang. Hal itu disebabkan dengan bersamaan waktunya dengan keputusan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Kalau BBM naik kebutuhan masyarakat juga akan naik. Artinya KHL harus dhitung ulang oleh kawan-kawan buruh dan dewan pengupahan. Itu membutuhkan waktu, kami meminta ke Pak Gubernur untuk menunda penetapan UMK," ucap Sunatra, anggota komisi III DPRD Jabar, Selasa (18/11/2014).

"Kita sudah membahas dengan anggota dewan lainnya terkait dampak kenaikan BBM akibat penetapan UMK ini. Tentu KHL harus dikaji kembali," lanjutnya.

Sementara Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengungkapkan, saat ini belum seluruh kabupaten/kota menyerahkan laporan UMK 2015. Padahal, seharusnya laporan tersebut sudah disampaikan ke provinsi pada 7-8 November lalu.

Masih menurut Ahmad Heryawan, "Yang masuk baru 14 (kabupaten/kota) dari kawasan Timur Jawa Barat.

"Penetapan UMK di Jabar tidak mengalami pengunduran," jelas dia.

Sementara itu, Koordinator Wilayah KASBI Jabar, Sutaryanto meminta kenaikan BBM yang diputuskan Presiden Jokowi semalam tidak seimbang dengan apa yang dirasakan buruh sekarang.

"BBM sudah naik 30 persen, buruh minta 10 persen. Itu tidak seimbang dengan apa yang dirasakan buruh," tutur dia. (RED)


Image
Maklumat Independen adalah berita online yang menyajikan informasi hangat seputar peristiwa dan perkembangan Ekopolisosbud. Di sini Anda bisa mendapatkan berita terbaru dari seluruh dunia dengan cepat.