April 20, 2021

PENGRUSAKAN BALIGO CALEG PDIP

logo

SOREANG (MaI.com) Salah seorang calon legislatof (Caleg) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPC Kabupaten Bandung, terpaksa diamakan pihak kepolisian. Pasalnya, pelaku yang berinisial DS telah merusak sebuah baligo milik Yadi sri Mulyadi, calon anggota DPR RI dari partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di depan markas PAC PDIP Pasirjambu Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, Kamis (26/9/2013) malam.

Palaku datang bersama satu orang temannya dalam keadaan mabuk berat. Menurut salah seorang saksi mata, Yosef Supriadi (43), pelaku datang berboncengan dengan seorang temannya dari arah Ciwidey dan berhenti depan markas PAC PDIP Pasirjambu. Secara tiba-tiba pelaku merobek-robek baliho berukuran 2x3 meter tersebut.

"Dia datang tiba-tiba dan marah lalu merobek-robek baliho pak Yadi. Kami yang saat itu tengah berada di dalam PAC memburunya keluar. Namun pelaku, menyerang Ketua PAC Asep Ahmad dengan tangan kosong, tapi untungnya bisa ditangkis," ujar Yosef pada wartawan di PAC PDIP Pasirjambu, Kab. Bandung, Jumat (27/9/2013) siang.

Usai menyerang ketau PAC, lanjut dia, pelaku sempat mendobrak pintu PAC dan memaki-maki salah seorang kader PDIP yang ada di PAC, sebelum meninggalkan tempat dengan kata-kata kurang pantas. Karena takut terjadi apa-apa, kata Yosef, anggota PAC segera mencari perlindungan ke Polsek Pasirjambu, yang hanya berjarak sekitar 20 meter dari markas PAC.

"Meski pelaku datang cuma berdua, tapi kami takut terjadi apa-apa, sehingga kami cepat-cepat saja meminta perlindungan ke Polsek Pasirjambu," ujarnya. (Red)

 

BURUH TOLAK RANCANGAN INPRES PEMBATASAN UMK

 

SOREANGSPN (MaI.com) - Lebih dari 5.000 buruh yang tergabung Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional (DPC SPN) Kab. Bandung  melakukan aksi unjuk rasa ke Pemkab Bandung, Rabu (18/9). Mereka menolak pengesahan rancangan inpres pedoman penetapan upah minimum terkait pembatasan kenaikan upah minimum antara 5-10 persen.

Aksi akan dilanjutkan ke Pemprov Jabar Jabar dan pusat. Mereka pun akan mendatangani Gedung DPR RI dan Istana Negara di Jakarta. Diharapkan berharap Pemkab Bandung mengeluarkan reko­men­dasi penolakan atau pembatalan rancangan inpres tersebut. Aksi serupa akan dilakukan serikat pekerja lainnya di kota dan kabupaten di Jabar, Ka­mis (19/9).

Ketua DPC SPN Kab. Bandung, Ade Suryatna didampingi wakilnya, Ade Sumarno menegaskan, jika inpres ditetapkan nasib para buruh terancam sema­kin terpuruk. "Apalagi jika berlaku secara nasional," kata Suryatna kepada MaI.com, Selasa (17/9).

Selain pembatasan kenaikan upah minimum, sur­vei kebutuhan hidup layak (KHL) di lapangan pun akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS). Termasuk penetapan UMK, akan ditinjau setiap dua ta­hun sekali.

Hal itu dinilai para buruh bertentangan dengan UU No. 13/2013 tentang Ketenagakerjaan karena terjadi tumpang tindih. Aturan saat ini, peninjauan dan penetapan UMK dilakukan dewan pengupahan dan pemerintah kabupaten/kota setiap satu tahun sekali.

Pengesahan inpres juga berimbas pada pengebirian dewan pengupahan. "Berdasarkan informasi di lapangan, rancangan inpres tersebut akan disahkan pada Oktober mendatang. Sebelum disahkan, para buruh akan terus menolak melalui unjuk rasa," katanya.

Pengesahan inpres juga dikhawatirkan akan menjadi dasar hukum penetapan UMK 2014. Untuk itu, para buruh akan berusaha untuk menolaknya.

Pihaknya menduga rancangan inpres itu titipan dari kaum kapitalis. "Kita khawatir dalam pembuatan rancangan inpres itu ada main mata antara pihak tertentu dengan pemerintah. Untuk itu, Kemen­terian Tenaga Kerja dan Transmigrasi harus meng­ambil sikap dan menunjukkan keberpihaknya kepada kaum buruh," katanya.

Ade menegaskan, pemerintah harus menyadari kondisi para buruh dengan banyaknya persoalan hubungan industrial. Sementara mereka bagian dari pembangunan nasional. (Red)

TOKOH ORMAS ISLAM TOLAK MISS WORLD

HTI

JAKARTA (MaI.com) Tokoh-tokoh ormas Islam dengan tegas menolak dan menuntut pembatalan kontes ratu kecantikan sejagad, Miss World.

“Kita menolak Miss World, acara ini kalau pakai cadar, pakai jilbab pun tetap haram! Karena ini perang peradaban sebelum sampai perang sesungguhnya!” tegas Jubir Jamaah Ansharu Tauhid (JAT) Sonhadi saat konferensi pers Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bersama Tokoh Ormas Islam Menolak Miss World, Kamis (29/8) di Kantor DPP HTI, Crown Palace, Soepomo, Jakarta Selatan.

Menurut Jubir HTI Muhammad Ismail Yusanto, Indonesia menjadi target liberalisasi mulai dari Irsyad Manji, Lady Gaga, sekarang Miss World. Artinya, ini liberalisasi Indonesia sebagai negeri Muslim terbesar di dunia terencana dan sistematis. Persoalan Miss World bukan sekedar bikini tapi ajang eksploitasi perempuan untuk kepentingan industri seksual, kosmetik dan fashion. “Ini merendahkan perempuan!” tegasnya.

Kriteria kecerdasan, kebaikan tingkah laku hanya lips service. “Bagaimana mengukur semua hanya dalam beberapa hari? Dengan Miss World, Indonesia ingin dijadikan pusat liberalisasi budaya di dunia Islam,” ungkapnya.

Senada dengan yang lainnya, Pengurus Besar Parmusi, Taufikurrahman, menyatakan penyelenggaraan Miss World bisa diartikan sebagai legitimasi terhadap westernisasi sehingga harus ditolak. “Miss World akan menjadi titik masuk westernisasi yang lebih besar lagi!” prediksinya.

Ini merupakan test case, ungkap Wakil Sekjen Al Irsyad Bachtiar, karena Miss World ini punya pengaruh besar pada opini publik sebagai pembenaran diterimanya budaya barat.

Karena itu, Ketua Biro Humas Hidayatullah, Mahladi pun dengan tegas menolak kontes umbar aurat tersebut. “Saya mengingatkan kepada warga Hidayatullah di mana pun berada untuk mengopinikan penolakan Miss World di tengah-tengah masyarakat,” serunya.

Begitu juga dengan Syarikat Islam, dengan tegas Ketua Umum SI Djauhari Syamsuddin menyatakan penolakannya. “SI meminta pemerintah dalam hal ini kepolisian untuk tidak memberikan izin penyelenggaraan Miss Wolrd!” tegasnya.

Makan Babi

Sedangkan mantan anggota DPR Mashadi bukan hanya mengutuk dengan keras tetapi menyamakan penyelenggaraan Miss World di negeri yang mayoritas Muslim ini dengan memaksa umat Islam memakan daging babi.

“MNC, Hari Tanu, istrinya sama dengan menyuruh kaum Muslim Indonesia memakan daging babi!” hardiknya.

Ketua DPD Al Ittihadiyah Jakarta Sabil Raun mengamini pernyataan tokoh ormas lainnya dengan menyatakan seluruh ormas Islam, yang besar maupun yang kecil menolak Miss World. “Saya sependapat dengan Pak Mashadi, menyelenggarakan Miss World sama saja dengan menyuruh umat Islam memakan daging babi mentah-mentah!”  tegasnya.

Dalam konferensi pers tersebut hadir pula Pengamat Pemerintahan Josmardin. Ia dengan pedas mengkritik pemerintah yang memberikan lampu hijau terhadap kontes maksiat tersebut.

“Pembiaran ini menunjukkan pemerintah tidak peduli terhadap ancaman liberalisasi,” tudingnya.

Ia juga menyatakan pembiaran kemaksiatan di bidang budaya sebagai cermin kegagalan paradigma pengelolaan negara yang liberal dan sekuler  dari berbagai sektor mulai dari politik, ekonomi, militer dan termasuk sosial budaya.

Sedangkan, Ketua Taruna Muslim Indonesia Alfian Tanjung mengingatkan ormas Islam dan umat jangan sampai kehabisan nafas dalam melawan liberalisasi ini. “Karena Miss World ini percikan kecil dari peperangan budaya,” tegasnya. (Red)

SOLIDARITAS ITB'88 GELAR REUNI 25 TAHUN

itb

BANDUNG (MaI) Di usia yang ke- 25 tahun, Solidaritas ITB’88 gelar acara ulang tahunnya di Lapangan Basket ITB , Kampus ITB, Jl. Ganeca No. 10 Kota Bandung (31/8). Dengan mengusung tema peduli pendidikan, peduli lingkungan dan peduli kawan, acara ini menghadirkan berbagai acara yang berkaitan dengan kepedulian. Acara puncak yang digelar pada akhir pekan ini dimeriahkan dengan berbagai grup musik yang beraliran rock.

Tampak seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mengenakan seragam berwarna orange. Acara puncak pada tengah malam akan diisi dengan penampilan spesial dari Java Jive yang membawakan album barunya.

Selain acara musik, ada beberapa agenda yang menjadi rangkaian kegiatan solidaritas ITB’88 dalam memperingati ulang tahunnya yang ke-25. Diantaranya Road show ITB’88 peduli pendidikan dengan pelatihan matematika untuk guru SD/MI oleh Ir. Koeshartati Saptorini. Kemudian sepedaisasi dan serah terima pohon keliling shelter. Tidak hanya itu, Solidaritas ITB’88 pun peduli lingkungan dengan aksi penanaman pohon di yayasan Al-Ghazali Ciparay dan di kawasan konservasi gunung kareumbi kabupaten Bandung.

Acara juga dimeriahkan dengan berbagai stan makanan yang tersedia dalam berbagai jenis. Selain itu juga ada pameran foto dari berbagai kegiatan peserta Solidaritas ITB’88. (Desti/MaI.com)

AKSI SOLIDARITAS PMII KAB. BANDUNG

pmii

BANDUNG (MaI) Puluhan aktivis dari elemen PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kab. Bandung Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung melakukan aksi unjuk rasa di Jl. AH Nasution, Bandung (28/8).

Aksi yang bersamaan dengan kedatangan Preisden SBY ke Jatinangor dalam rangka melantik Praja IPDN tersebut dipimpin oleh Fajri Idhatul Akbar.

Aksi aktivis mahasiswa tersebut dilakukan dalam rangka solidaritas terhadap kekerasan dan penahanan anggota Serikat Tani dan PC PMII Kab. Indramayu.

Massa berangkat dari Kampus UIN hendak menuju Mapolda Jabar, namun ditahan oleh satu peleton Dalmas Polda Jabar. Selanjutnya massa melanjutkan aksinya di Jl. AH Nasution, Kec. Cinunuk, Kab. Bandung.

Adapun Pernyataan sikap yang disampaikan, yaitu: Menolak dengan tegas pembangunan waduk Bubur Gadung dan membiarkan masyarakat menggarapnya. Segera bebaskan kader PMII dan petani yang ditahan. Usut tuntas tindak kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam aksi penolakan tersebut serta mendesak Kapolda Jabar untuk mencopot Kapolres Indramayu.

Selesai melakukan aksi massa kembali ke kampus UIN Sunan Gunung Djati. (Wanisar/MaI)

Image
Maklumat Independen adalah berita online yang menyajikan informasi hangat seputar peristiwa dan perkembangan Ekopolisosbud. Di sini Anda bisa mendapatkan berita terbaru dari seluruh dunia dengan cepat.